
Annie berjalan melewati tangga ke atas lantai dua restoran itu. Dengan membawa dua nampan makanan di tangannya.
Sesampainya di atas, Annie melihat tuan Putri nya dan segera menghampiri mejanya.
Annie terkejut, melihat tuan Putri Diana sedang bersama Pangeran Philip tunangannya Tuan Putri Stella.
Annie tahu selama ini Putri Stella selalu merasa sedih setiap melihat Putri Diana bersama Pangeran Philip. Tapi Putri Stella tidak bisa berbuat apapun, selain hanya bisa menyaksikan mereka bersama.
”Hei Annie! apa yang kau lamunkan? sudahlah abaikan saja dua manusia itu," ucapku dengan menggerakkan tangan yang menunjuk ke belakang kursi tempat Pangeran Philip berada.
"Mereka sangat tidak penting!” kataku dan segera menarik makanan yang ada di depan Annie dan segera memasukannya ke dalam mulutku.
”Le...mbih baik kit...euaa segera ma...nyamkan saja! (lebih baik kita segera makan saja) Lanjutku lagi.
"Tidak buruk," batinku.
Aku sedang menikmati makanan yang sudah Annie pesankan, ternyata makanan disini tidak buruk juga, ini enak walaupun baru pertamakali Aku mencobanya mereka cocok di lidahku.
”Tuan Putri, makanlah dengan perlahan kita sedang tidak terburu-buru!” ucap Annie.
Putri Stella hanya melambai-lambaikan tangan ke atas dengan mulut yang masih mengunyah makanan.
Annie sesekali melirik ke arah Putri Diana dan Pangeran Philip. Putri Diana adalah seorang bangsawan dengan gelar Marquess, Putri Diana juga menyukai Pangeran Philip.
Putri Diana seorang Putri yang jahat! setiap kali bertemu dengan Putri Stella, Putri Diana selalu mencari masalah dan membuat Putri Stella seakan-akan bersalah.
Rumor mengatakan para rakyat ketakutan setiap bertemu dengan Putri Stella. Tentu saja itu rumor yang di buat-buat oleh Putri Diana yang iri pada Putri Stella.
Putri Diana juga sering melakukan hal-hal yang membuat Pangeran Philip membenci Putri Stella. Walaupun Putri Stella tidak bersalah, semua orang tidak mempercayainya.
Putri Stella sendiri tidak bisa membantah, dia selalu mengalah dan membiarkan semua orang membencinya. Putri Stella sangat lemah sehingga tidak berani melawan siapapun yang mencari masalah dengannya. Pada akhirnya, rumor pun menyala seperti api.
”Eeh, Annie-chan! mengapa semua orang terlihat takut kepadaku,“ tanya Stella.
"Ha? A-annie-chan? mengapa anda memanggil saya seperti itu?" tanya Annie yang merasa malu karena panggilannya terasa sangat imut.
"Sudahlah jawab saja pertanyaanku!" Putri Stella yang mengabaikan pertanyaan Annie.
”Tuan Putri ingatkah anda dulu Putri Diana menjatuhkan diri dengan berpura-pura bahwa anda mendorongnya," bisik Annie dengan suara pelan.
”Haa? kenapa begitu?” tanya Putri Stella.
__ADS_1
”Putri Diana sangat licik, dia bisa membalikkan fakta! karena itulah mungkin Pangeran Philip tidak menyukai anda Tuan Putri,” jawab Annie, menatap khawatir wajah Putri Stella.
Setelah kejadian itu, semua orang yang melihat Putri Stella mulai bergosip tentang keburukan Putri Stella.
”Ah, begitu ternyata!” sahut Putri Stella.
Siang itu restorang cukup ramai. Dari meja sana terlihat Pangeran Philip yang sedang memperhatikan Putri Stella.
Apa yang salah dengannya? biasanya setiap kali bertemu, dia selalu menyapaku. Tapi hari ini dia bahkan mengabaikanku! waktu pesta juga, dia bahkan tidak melirikku. Apakah dia sudah tidak menyukaiku lagi?
Tidak! apa yang aku pikirkan? bukankah itu bagus, selama ini aku selalu bersikap kasar padanya, dan mengabaikannya karena itu mengangguku. Ada apa denganku? kenapa aku seperti merasa kesepian! Pangeran Philip yang masih berdebat dengan pikirannya.
”Pangeran! apakah anda ingin memakan ini?” ucap Putri Diana dengan menunjukkan ke arah makanannya.
”Ah! ya?” sahut Pangeran yang terkejut sekaligus tersadar dari lamunannya.
”Tidak perlu Putri Diana, saya sudah selesai dengan makanannya,” jawab Pangeran Philip.
”Yoshh! kita sudah selesai makan Annie, mari kita kembali ke istana!” ucap Putri Stella dengan suara keras yang membuat Pangeran Philip dan Putri Diana melihat ke arahnya.
Ketika Putri Stella hendak berjalan tiba-tiba Putri Diana berjalan ke arahnya.
”Brukk!!” suara tubuh Putri Diana yang terjatuh ke lantai.
”Kenapa anda mendorong saya tuan Putri Stella” ucap Putri Diana dengan nada sedih.
Aku melihat Putri Diana terjatuh di depanku, jelas-jelas dia terjatuh sendiri, astaga aktingnya sangat buruk sekali, bahkan aku merasa ingin muntah melihatnya.
“Putri stella, apakah anda tidak akan meminta maaf setelah menabrak saya?”
Melihatnya membuatku merasa kesal saja, sejak kapan aku menabraknya? bersentuhan saja tidak! dasar wanita lemes!
"Kapan aku menabrakku? bersentuhan saja tidak! aku berdiri diam disini, lihatlah! tanganku bahkan bertolak pinggang! jadi kapan aku mendorongmu?"
"Anda jangan berpura-pura Putri! jelas-jelas anda mendorong saya!" Putri Diana memegang perutnya.
"Ah sakit! perut saya sakit karena terjatuh ke lantai" keluhnya
"benarkah?!" Aku menatap wajah Putri Diana.
"Apa susah nya meminta maaf Tuan Putri? saya tahu anda seorang Putri Raja tapi tidak seharusnya anda memperlakukan saya seperti ini," ucap Putri Diana.
__ADS_1
Melihat Putri Diana yang cukup giih untuk mempermalukanku, aku memanggil pelayan yang tadi lewat di sampingnya Putri Diana.
"Kamu tadi menyentuh tubuh putri diana bukan?" tanya ku pada wanita yang sedang membersihkan meja.
"Maafkan saya, saya tidak sengaja menyentuhnya, tapi saya tidak mendorongnya." Jawab wanita itu dengan ketakutan.
"Tidak...! Tidak...,! tenang saja kamu tidak salah," kataku berusaha menenangkan pelayan wanita itu.
"Lihatlah! yang menyentuh tubuh mu wanita itu! tapi dia tidak mendorongmu. Dia hanya tidak sengaja berjalan di sampingmu, lalu kenapa kamu menuduhku mendorongmu?"
"K-kamu!"
Aku hanya menatap Putri Diana yang terlihat kesal.
"Cih! menyebalkan!" gumamku.
"Sudah cukup Putri Diana!" tiba-tiba Pangeran Philip membuka suara.
"Apa kamu merasa tidak malu? duduk di lantai seperti itu, berhenti bertengkar semua orang sedang menatapmu," lanjut Pangeran Philip.
"B-baiklah jika anda menyuruh saya untuk duduk," jawab Putri Diana dengan segera berdiri dan kembali duduk di bangkunya.
Putri Stella dan Annie pun bergegas untuk pergi. Tiba-tiba, Putri Stella memberhentikan langkahnya sebelum menuruni tangga. Dia menoleh ke belakang melihat Pangeran Philip yang sedang menatapnya juga.
"Kau!" menunjuk ke arah Pangeran Philip.
"Jagalah wanita mu, jangan merendahkan diri di depan orang lain lagi! itu hanya mempermalukan dirinya sendiri, dan mempermalukanmu! sebagai pasangannya!" ejekku pada Pangeran, lalu pergi meninggalkan Pangeran Philip dan Putri Diana, menuruni tangga di ikuti dengan Annie di belakang ku.
Pangeran Philip menatap kepergian Putri Stella.
"Apakah dia benar-benar tidak menyukaiku lagi?" tanya nya dalam hati.
Seharusnya aku senang sekarang dia menjauhiku, tapi kenapa aku merasa sedih?kenapa hatiku merasa sepi?"
Ada apa denganku sebenarnya?
Dan juga, sifat nya yang dulu selalu ramah dan lembut padaku, sekarang berubah menjadi acuh tak acuh.
* * *
Setelah sikap Putri Stella yang akhir-akhir ini berubah pada Pangeran Philip, Pangeran merasa sedih dan tidak terima. Di hatinya dia berharap bahwa Putri Stella tetap mengejarnya, dan mengganggunya seperti biasa. Pangeran Philip juga tidak tahu mengapa dia seperti terobsesi pada perhatian Putri Stella?
__ADS_1
Padahal selama ini Putri Stella selalu menyukainya entah apapun respon yang aku berikan padanya.
Pikiran Pangeran Philip menjadi kacau semenjak Putri Stella bersikap acuh tak acuh kepadanya.