Teleportasi Ke Dunia Lain

Teleportasi Ke Dunia Lain
Eps 18


__ADS_3

Sudah sebulan, sejak putri stella mengajar kan pedang di istana kerajaan.


pangeran philip, akhir-akhir ini selalu datang ke istana kerajaan. untuk ikut berlatih pedang.


dan grand duke edward selalu menjadi pasangan putri claire berlatih pedang.


"pangeran philip, kenapa anda tidak mencoba bertarung dengan putri stella, biar kami bisa melihat siapa yang lebih hebat di antara kalian?" ucap grand duke edward.


sontak semua penjaga yang sedang berlatih berhenti dan melirik ke arah grand duke edward.


"ha? aku melawan pangeran? ahh.. lelucon apa lagi ini!! aku hanya ingin latihan ini segera berakhir. lagi pula, pangeran juga tidak akan membuang-buang waktu nya untuk meladeni ku." pikir putri stella.


"hmm.. kau benar grand duke, aku ingin mencoba bertarung dengan putri stella" pangeran philip melirik ke arah putri stella.


begitu juga dengan yang lain nya, semua orang melirik ke arah putri stella.


"haaaaa??! hufttt" helaan nafas putri stella.


"baik laahh" jawaban putri stella lemas.


seluruh para penjaga pun segera menyingkir dari arena lapangan, dan duduk mengelilingi lapangan tempat dimana putri stella dan pangeran philip akan bertarung.


"kalian siap?" tanya grand duke edward.


"yaa," sahut pangeran philip.


"hmm" jawah putri stella.


"3,2,1, mulai!!" teriak grand duke edward.


"praang, sratt, sreett" pedang pun mulai saling bersentuhan..


putri stella memutar kan tubuh nya, dengan mengayun kan pedang ke arah pangeran philip.


"jrangg" pangeran philip mampu menepis pedang stella.


putri stella mulai melakukan serangan balik, "sratt"


"hampir saja" gumam pangeran Philip, ketika pedang putri stella hampir menyentuh pundak nya.


pertarungan antara tuan putri stella dan pangeran philip pun masih berlanjut....


30 menit kemudian.


"sratt" pedang pangeran berada tepat di atas leher putri stella.


dan itu pertanda kemenangan di raih oleh pangeran philip.


semua orang yang melihat pun bertepuk tangan dan bersorak.


"huh ternyata ada hebat juga pangeran" putri stella menyanjung nya.


"anda juga sangat hebat tuan putri, " balas pangeran philip.


"minum lah" putri claire memberikan sebotol minuman. dengan segera putri stella pun meminum nya.

__ADS_1


setelah beristirahat 15 menit, putri stella menyuruh semua para penjaga untuk berkumpul, setelah semua orang berdiri di depan nya. putri stella memberi pengumuman.


"semua nya ! terima kasih, karena kalian sudah bekerja keras untuk berlatih pedang.


aku sudah mengajar kan kalian semampu ku, kalian sudah mempelajari tentang dasar-dasar bermain pedang, dan juga, sudah tahu cara bertarung menggunakan pedang.


latihan kita selesai sampai hari ini. seterusnya kalian bisa berlatih sendiri untuk diri kalian, agar bisa menjadi lebih kuat, kerja keras kalian tidak akan menghinati hasil," ucap putri stella yang melihat semua para penjaga nya.


"terima kasih tuan putri" para penjaga yang satu persatu berterima kasih kepada putri stella.


setelah semua nya selesai, putri stella pun pamit dan pergi dari sana.


*


waktu menunjukkan hari sore.


"Annie, apakah kamar mandi ku sudah siap?" tanya putri stella.


"sudah tuan putri" sahut annie.


"yosshh... aku ingin berendam, sudah lama sejak aku sibuk mengajar semua orang ber pedang" kata putri stella.


"iyaa tuan putri anda sudah boleh masuk ke kamar mandi nya, kalo begitu saya akan mempersiapkan untuk pakaian ganti anda." ucap annie.


"okee!! sangkyu!!" putri stella melambaikan tangan, lalu segera masuk ke kamar mandi, dan berendam di bak air yang sudah di isi bunga-bunga. yang menjadikan air nya wangi dan terasa segar.


"ahh siall !! sepertinya, seluruh tubuh ku terkena encok.


gara-gara aku mengajar pedang hampir setiap hari. aku tidak bisa menyusun rencana ku, karena tidak memiliki waktu yang cukup!!"


"cihhh,!!! sepertinya dari sekarang, aku harus mulai memikirkan nya lagi hufttt." helaan nafas stella.


*


Hari ini putri stella sedang duduk di kamar nya.


pagi-pagi putri stella sudah meminta annie untuk membeli kan barang-barang yang dia butuh kan.


*


Annie sedang berada di pasar.


"kenapa tuan putri stella begitu sibuk, ini masih pagi hari, dan dia menyuruh ku untuk membeli barang-barang aneh,


tali, pisau kecil, kain panjang? sebenarnya untuk apa semua ini?" Annie bertanya-tanya pada diri nya sendiri, yang sedang membawa sekantong plastik belanjaan di tangan nya.


"tok.. tok.. tok.." suara ketokan dari luar pintu.


"tuan putri stella, annie sudah disini" annie yang berada di depan pintu kamar nya putri stella.


dengan cepat putri stella membukakan pintu nya. "ahh annie! mana pesanan ku?" pinta putri stella.


"ini tuan putri" annie menyerah kan kantong plastik belanjaan nya.


"untuk apa anda membutuh kan ini tuan putri?" tanya Annie.

__ADS_1


"aahhh rahasia." bisik putri stella di kuping annie.


"kalo begitu bye!! sangkyu !!" ucap putri stella.


"brukk" pintu pun tertutup.


~ 1 minggu kemudian ~


Putri stella sedang terbaring di kamar nya.


"aahh aku lelahh, tidak ada yang bisa di harap kan huftt" gumam nya, merentang kan kedua tangan nya di atas kasur.


"tok.. tok tok" suara pintu di ketuk dari luar kamar nya.


"putri stella, ini aku, putri claire. bisakah kau membuka kan pintu nya" teriak putri claire.


aku yang mendengar suara putri claire, bergegas bangun, dan segera merapikan kamar ku yang terlihat berantakan.


semua barang yang ber ceceran di lantai, segera aku masukan plastik dan ku letakan di bawah tempat tidur ku.


"aaah..!! yaa..!! hoaamm, tunggu sebentar, aku sedang memakai pakaian" teriak putri stella yang berpura-pura baru bangun tidur.


aku segera membuka kan pintu kamar ku.


"hoaam ada apa kak?" tanya ku.


"apa yang sedang kau lakukan? " tanya putri claire.


"aku baru bangun tidur, ada apa kak? " tanya ku lagi.


"apa kau sakit?" tanya putri claire.


"hah? tidak, aku baik-baik saja" aku yang sedang duduk di kasur.


"benar kah? Annie mengatakan pada ku, selama seminggu kau tidak keluar dari kamar mu, kecuali ketika waktu makan. " tanya putri claire.


"annie mengkhawatirkan mu." lanjut nya lagi.


"ahh karena aku tidak ingin, aku hanya merasa malas saja" bohong ku.


"maaf annie sudah membuat mu khawatir," aku mengelus pundak annie.


"akhir-akhir ini kau selalu memakai syal, ada apa? apa kau kedinginan?" tanya putri claire dengan wajah khawatir.


"aahh i-iyaa seperti itu lahh, kakak tau kan, sekarang sudah memasuki musim dingin" kata ku.


"aishh cepat lah kalian pergi, aku kepanasan" pikir ku dalam hati.


"tentu aja aku harus menggunakan syal untuk menutupi leher ku." batin ku.


"baik lah kalo kau baik-baik saja, jika ada sesuatu yang kau pikir kan, kau boleh bertanya pada ku." ucap putri claire


"hmmm baik, terimakasih kak" aku yang berusaha tersenyum.


tidak lama kemudian annie dan putri claire pun meninggalkan ruangan ku.

__ADS_1


"aahh panas hah hah baru memakai syal sebentar saja leher ku sudah berkeringat" aku yang segera melepas kan syal yang menempel di leher ku. dan melempar kan nya ke lantai.


"hampir saja" gumam ku.


__ADS_2