Teleportasi Ke Dunia Lain

Teleportasi Ke Dunia Lain
Eps 16


__ADS_3

Raja arthor, setelah mendengar berita, bahwa kelompok kerajaan, di serang dalam perjalanan menuju ke wilayah barat, tempat arena lomba berkuda.


bastian sedang menghadap ke raja. menjelaskan tentang kejadian nya.


bastian juga mengusul kan, apa yang putri stella katakan ketika di perjalanan, tentang para penjaga yang harus bermain pedang.


maharaja yang mendengar usulan itu pun menyetujui nya.


hari ini putri stella berada di lapangan belakang istana, dengan para penjaga yang hampir semua di kumpul kan, hanya beberapa orang saja yang masih menjalan kan tugas-tugas nya.


putri stella sedang berada di depan orang-orang, putri stella akan menjadi guru berpedang para penjaga, dan putri claire juga ikut belajar.


”ha? kenapa aku disini?” pikir putri stella.


”aku memang yang memberikan ide ini, tapi bukan ini maksud ku, kalian harus mencari seseorang yang pandai bermain pedang. bukan aku!” putri stella yang mengeluh pada diri nya sendiri.


”kalo harus ngurusin beginian, bagaimana dengan rencana besar ku” gumam putri stella pelan.


”ada apa stella?” tanya putri claire yang melihat putri stella terus menunduk ke bawah dengan wajah lusu nya.


”tidak ada, lebih baik ayo segera berlatih supaya cepat selesai” ucap putri stella tanpa semangat.


”ha? kau guru nya, sedari tadi kami menunggu mu untuk memulai nya” kata putri claire.


putri stella mengangkat wajah nya. benar saja dari tadi semua nya sudah siap, stella sendiri yang tenggelam dalam pikiran nya.


”ah iya benar juga, baik lah ayo kita segera lakukan, yoshhh....semangat semangat semangat” putri stella menampar-nampar wajah nya memberi semangat pada diri nya sendiri.


”semua nya! angkat pedang kalian ke atas lurus seperti ini” putri stella, mempraktek kan nya dan semua orang yang hadir mengikuti intruksi nya.


”kalian!harus membiasakan diri untuk mengayun-ngayun kan pedang nya, seperti ini.” putri stella mengayun kan pedang nya dari atas ke bawah, di ayun kan lagi pedang itu lurus ke depan, lalu tubuh putri stella berputar, pedang di ayun kan ke atas, dan dengan cepat memposisikan pedang sejajar dengan jatung manusiia. dan ”sratt” pedang tepat di depan dada putri claire.


semua orang yang melihat putri stella sangat terkejut dan kagum. permainan pedang yang sangat indah..


”waw keren.” teriak salah satu penjaga. ”hebat!” “prokk prok prokk” suara tepuk tangan para penjaga.


”waahh putri stella kau keren, kau seperti akan menusuk ku ” ucap putri claire tersenyum bangga.


”aah.. bukan apa-apa kak” sahut putri stella.


”sekarang, kalian semua belajar cara membiasa kan memegang pegang, sebelum kita belajar ke tahap selanjut nya.


kalian! harus terbiasa, mengayun kan pedang ketika dalam keadaan mendesak.


”aku melihat, masih banyak yang kaku ketika memgang pedang. besok kita akan lanjut kan latihan nya lagi.


mulai sekarang, semua orang harus selalu membawa pedang bersama nya.” ucap putri stella mengakhiri latihan nya.

__ADS_1


setelah selesai memberikan arahan.


putri stella pun kembali ke kamar nya.


”bruk” putri stella menjatuh kan diri nya ke atas kasur,


”aahh kenapa seperti ini? aku harus terjebak dengan para penjaga?bagaimana bisa ?huaa......” putri stella memukul-mukul kasur nya.


berbaring di tempat tidur dengan meratapi nasib nya yang malang.


”hahh-_-?? harus berapa lama lagi aku disini?” gumam putri stella menatap lurus ke depan dengan tubuh terbaring di kasur.


”hufttt ini melelah kan -_- ” kata putri stella sebelum memejam kan mata nya, beralih ke dunia mimpi nya.


*


putri stella telah bersiap pergi ke bawah untuk makan malam bersama maharaja dan yang lain nya.


*di ruang makan*


“bagaimana putri stella?, apakah para penjaga sudah ada perkembangan nya?” tanya maharaja.


“emm tentu saja belum ayahanda, bagaimana bisa ?mereka baru saja belajar memegang pedang agar terbiasa” jawab putri stella dengan mengunyah makanan nya.


“begitu kah? terimakasih putri stella, karena kamu mau mengajari para penjaga” kata maharaja.


yahh walau pun tidak banyak membantu juga sih.” kata putri stella.


”tentu saja, dengan kamu menjadi guru mereka, itu sudah cukup membantu keraja‘an”. ujar ibunda.ratu.


“hmm....”gumam putri stella.


“tapi stella, pedang nya begitu berat” putri claire angkat bicara.


”itu karena, kalian belum terbiasa.” kata putri stella.


“begitu ya, hmm.. baik lah. aku akan lebih belajar lagi agar terbiasa.” kata putri claire.


”okee...” sahut putri stella yang sibuk dengan makanan nya.


setelah selesai menikmati makan malam.


putri stella pun ijin pergi.


putri claire yang melihat putri stella yang tidak biasa, segera menyusul nya.


”apakah ada yang salah?” tanya putri stella.

__ADS_1


”hm? salah? tidak ada.” jawab putri stella.


“benar kah? kau tampak tidak seperti biasa nya?” tanya putri cliare.


”ahh, mungkin karena aku kelelahan, jadi tidak bersemangat ketika berbicara.” ujar putri stella.


”syukurr laahh kalo begitu“ kata putri calire.


”kalo begitu istirahat lah, aku akan pergi ke depan” kata putri claire lagi


“emm.. okee selamat malam,” kata putri stella.


“selamat malam juga“ sahut putri claire.


dan mereka pun berpisah, putri stella pergi berjalan menuju ke kamar nya.


selama beberapa waktu putri stella tidak melihat annie. semenjak pulang dari lomba berkuda, putri stella merasa ada yang salah dengan annie, dia berubah.


annie sudah jarang menghabis kan waktu bersama nya lagi.


annie akan datang ketika putri stella membutuh kan bantuan nya, tapi setelah selesai, annie tidak akan kembali muncul di samping nya lagi.


apalagi putri stella sekarang, sedang di sibuk kan dengan mengajari pedang.


“cihhh annie kau kemana lagi?”gumam putri stella.


putri stella berjalan ke arah kamar nya dengan pikiran yang berkecamuk tentang annie.


dalam perjalanan nya menuju ke kamar, ada sesuatu yang membuat putri stella tertarik.


putri stella melihat annie yang sedang mengendap-ngendap.


membawa sekantong plastik dan sebotol minuman, berjalan ke arah lapangan di belakang istana.


diam-diam putri stella mengikuti annie.


putri stella terkejut ternyata, annie membawa kan makanan dan minuman nya untuk bastian yang sedang berlatih pedang.


“ha? ftttt...” putri stella terkejut dan tertawa pelan.


“jadi ini, alasan annie berubah, kalo di pikir-pikir, pantas saja ketika di arena berkuda, annie seperti berbeda.


hmmm, ternyata mereka sedang kasmaran” gumam putri stella.


“heii kalian! kalo sudah selesai berlatih, kembali lah beristirahat, hari sudah malam!“ teriak putri stella.


mengagetkan annie yang sedang membuka kantong makanan nya dan bastian yang sedang beristirahat, mengelap keringat di tubuh nya. mereka berdua menoleh ke arah tuan putri stella.

__ADS_1


tapi putri stella mengabaikan nya, dan segera pergi, meninggal kan mereka berdua yang sedang terkejut. karena kepergok oleh putri stella.


__ADS_2