Tentara Dan Cintaku

Tentara Dan Cintaku
Sampai Disini


__ADS_3

Andre yang melihat keadaan sekitarnya ingin marah dan sedih. Melihat Alana ada dipelukan Hardhan dengan pilu.


“Kalau ibu dan Amel tetap seperti ini tingkahnya saat ini. Andre tak peduli lagi kalau Kapten Hardhan memenjarakan kalian berdua” tegas Andre.


“Kamu anak durhaka Andre. Kamu membela cewek sialan itu dari pada ibumu ini!!” Teriak Bu Heni.


“Keluar kalian sekarang!!! Kalian semua tidak ada urusan dengan ini. Keluar!!!” Teriak Hardhan sangat keras di luar ruangan Excel.


“Saya tidak terima dengan kelakuan kalian. Anak saya tidak tau apa-apa menjadi korban saat ini!! Tegas Hardhan. Hardhan mengangkat handphone dan menelepon bawahannya.


“Edi!! Hanif!!” Panggil Hardhan pada anak buahnya.


“Siap kapten!!”


“Bawa mereka semua dari sini!!!” Tegas Hardhan.


“Ijin kapten.. termasuk pak andre?” Tanya Hanif.

__ADS_1


“Semua bawa!!!” Bentak Hardhan dengan amarah.


“Kau apa-apaan suruh kami pergi!!!” Teriak bu Heni tidak terima perlakuan dari Hardhan.


“Kamu enggak bisa gini pak Hardhan. Excel itu anakku” kesal Andre


“Pergi dari sini bang, abang sudah tidak ada hak lagi untuk Alana. Alana ingin cerai resmi dari abang sekarang!!” Tegas Alana.


“Jangan bilang gitu dek, abang masih sayang sama kamu” ucap Andre penuh permohonan. Ia jujur masih mencintai Alana.


“Alana enggak mau hidup seperti ini lagi. Ini sungguh menyiksa untuk Alana. Alana takut bang,Alana enggak mau kehilangan anak Alana juga!” Ucap sedih Alana membuat perasaan Andre dan Hardhan begitu iba pada Alana.


- -


“Papa lama menunggu adek! Papa nantikan hadirnya kamu di dunia ini. Tapi papa harus bilang apa? Mungkin cerita papa dan bundamu harus berakhir sampai disini saja. Tumbuhlah kamu menjadi anak yang kuat dan tegar jangan seperti papa. Jangan pernah menyakiti hati wanita seperti papamu ini dek” kata Andre.


Cukup lama Andre menyentuh tangan Excel yang dipasang infus yang berbalut perban juga disana.

__ADS_1


“Selamanya papa adalah ayah kandungmu. Suatu saat adek pasti tau bagaimana sayangnya papa sama adek” ucap Andre sekuat menahan isak tangis yang membuat hatinya sangat sakit.


Andre menatap Alana dengan lekat.


“Abang akan urus penceraian resmi kita secepatnya!! Katanya dengan perasaan yang masih terasa nyeri.


“Malam ini abang talak kamu Alana. Abang tidak ingin kamu tersakiti karena keegoisan abang yang ingin tetap mempertahanmu dan ulah ibu abang pada kamu” ucap Andre dengan sadar.


“Mulai detik ini Alana Admaja binti Putra Admadja. Saya talak kamu saat ini, kamu bukanlah istriku lagi” tegas Andre


Jelas terdengar suara itu ditelinga Alana. Ingatannya kembali saat masa-masa indah bersama Andre dulu, saat Andre menyayangi Alana tanpa tau akan bagaimana akhirnya. Badannya seketika tak sadarkan diri menimpa Hardhan.


Hardhan panik melihat Alana sudah tidak sadarkan diri. Jantungnya berdegup kencang menyentuh Alana yang sudah ditalak Andre.


Andre memejamkan matanya. Sungguh sesak dadanya saat ini dengan apa yang dialaminya saat ini. Ia ingin sekali memeluk Alana tapi ia harus menerima kenyataan ini. Alana sudah bukan istri bagi dirinya.


“Saya titip Alana dan anak saya sama pak Hardhan. Jaga mereka berdua baik-baik. Mereka adalah harta yang paling kucinta” ucapnya sambil meninggalkan Hardhan dan Alana didepan ruangan Excel.

__ADS_1


- -


“Maaf Alana, abang tidak bermaksud menyakiti hatimu dek. Abang memang tak berguna” sesalnya menghantui pikirannya.


__ADS_2