
Sebulan sudah berakhir semenjak Sima hidup didunia manusia.Gael selalu pergi ke apartemen Atta,untuk mengecek keadaan Sima.meskipun saat ini hubungan diantara keduanya kurang baik karena sama-sama memperebutkan Sima.
Atta yang selalu berusaha untuk mengetahui identitas asli Sima.ia selalu memperhatikan gerak-gerik Gael saat pergi berkunjung ke apartemennya.
Sementara Gael selalu mencoba mencari waktu agar ia bisa membawa Sima kembali kerumahnya.namun ia selalu diganggu dengan kehadiran Cintia.
Saat ini Gael sedang terlihat bersiap-siap,ntah mau pergi kemana tapi ia terlihat sangat bahagia.ia berpakaian rapi sembari tersenyum-senyum sendiri didepan cermin.
"Pak apa tempatnya sudah siap,,"ucapnya yang terlihat sedang berbicara ditelepon. "Iya bagus pak,itu yang aku mau.."ucapnya setelah mendapat jawaban dari orang yang meneleponnya...
"Sima, tunggu kedatanganku aku akan mengungkapkan rasa cintaku padamu dan memperkenalkanmu kepada publik,,meskipun setelahnya aku akan mengalami masalah yang berat...tapi jika semua itu membuatku bisa selalu bersamamu bahkan 1001 masalahpun siap untuk kuhadapi,,"ucapnya...
Kemudian ia keluar dari kamarnya,hingga saat ia tepat berada didepan kamarnya dan hendak menuruni anak tangga.terlihat Reni yang sedang membawa nampan yang berisi secangkir teh sambil tersenyum.
Ia mulai menatap Gael,ia sedikit heran mengapa anaknya itu terlihat sangat rapi dan nampak bahagia."wah udah keliatan rapi aja nih mau kemana"tanya Reni..
"Ehh mama,,,ada dong ma,,"sahut Gael mengedipkan matanya..
"Ohh udah main rahasia-rahasiaan sekarang,,,"goda Reni..
__ADS_1
"Iya ngga maa(menggaruk tengkuknya yang tidak gatal),tapi Gael mau mengatakan sesuatu yang istimewa nih pada mama?"ucapnya..
"Hal istimewa apa,yang bisa membuat anak mama ini tersenyum-senyum sendiri.."sahut Reni.
Kemudian Gael mendekati ibunya dan berbisik, "Gael akan menemui seseorang yang paling istimewa di dalam perasaan Gael,,mama tau Gael akan menyatakan rasa cinta Gael padanya..,,"kemudian Reni tersenyum dan bertanya..
"Hmmm,, sepertinya mama tidak sabar ingin tau siapa Orang yang paling istimewa itu,"sahut Reni..
"Hemmm mama,apa yang mama bawa?,"tanya Gael ketika melihat sesuatu yang dibawa ibunya,..
"Ini teh,tadi papamu yang minta,,"sahut Reni..
"Ngga papa kok,mama sengaja mau buatinnya sendiri,,selain istirahat mama juga perlu sedikit bergerak Gael,,,"ucap Reni,
"Hmm tapi ingat ya mama juga harus tetap istirahat,,kalau gitu Gael pergi dulu yaa ma,,Gael sayang mama.."ucap Gael mencium ibunya kemudian berlari menuruni anak tangga..
"Hati-hati Gael nanti jatuh.."teriak Reni yang menggelengkan kepalanya..
Kemudian terlihat Hendra yang keluar dari kamarnya dan menghampiri Reni..
__ADS_1
"Ada apa maa,Sampek teriak-teriak gitu.."tanya Hendra..
"Ehh papa,ini mama barusaja mau bawain papa teh,,,itu anak kita katanya mau keluar sempat-sempatnya dia menggerjai mama,,"sahut Reni mengalihkan pandangannya kearah Hendra..
"Mau pergi kemana tu anak?"tanya Hendra..
"Mama sih ngga tau pasti paa,tapi dia hanya pergi untuk menemui seseorang"ucap Reni yang terlihat mencoba menyembunyikan sesuatu karena tidak mau Hendra tau bahwa Gael pergi menemui seseorang wanita. kemudian ia mengalihkan perhatiannya dengan menyodorkan secangkir teh yang dibawanya tadi kepada suaminya
"Lalu mama mengizinkannya?"tanya Hendra tanpa curiga sedikitpun mengambil secangkir teh yang diberikan istrinya.,,,
"Iya bagaimana lagi,,"ucap Reni menggeleng-gelengkan kepalanya...
"Papa hanya berharap kalo Gael tidak berbuat sesuatu yang aneh-aneh.."ucap Hendra kemudian beranjak kembali ke kamarnya,dan Reni mengikutinya.
Sementara disisi lain...
"Apa yang terjadi padaku,,ada apa dengan perasaanku,,,kenapa disini aku menjadi sangat emosional sejak kapan aku mulai mencintai seseorang kembali..siapa yang kucintai kenapa kedua pria itu(Atta dan Gael) membuat perasaanku menjadi tidak menentu..ayolah Sima mereka berdua seorang manusia dan kau tidak boleh sampai jatuh cinta pada mereka.."gumam Sima,yang terlihat sedang berada dikamarnya..
Terlihat ponsel Sima sedang berdering ia mendapatkan panggilan dari seseorang.kemudian Sima mengambil ponselnya,dan segera menjawab panggilannya...
__ADS_1