Terjebak 1001 Hari(Dunia Ilusiku Sendiri)

Terjebak 1001 Hari(Dunia Ilusiku Sendiri)
bab 6


__ADS_3

"Udah,ayo cepat makan rasanya emang begitu karena ini adalah bubur khusus orang sakit,mungkin sangat beda dari dikerajaanmu tetapi ini sangat sehat kau harus memakannya."Gael berusaha meyakinkan Sima agar mau memakan buburnya namun Sima selalu saja menolak,Gael merasa geram kali ini ia mencoba untuk menakut-nakuti Sima.


"Baiklah jika kau menolak,hmm aku rasa hawa disini cukup panas,,tapi aku tidak bisa keluar karena harus menemanimu disini karena kau tidak mau makan,,aku rasa aku harus membuka bajuku,itu akan mengurangi rasa panasku."


Sima bungkam setelah mendengar perkataan Gael,ia takut hal sebelumnya terulang lagi.ia juga tidak mungkin bisa melawan Gael dikondisinya saat ini.


"Ehh apa yang kau lakukan,hmm baiklah aku akan memakan bubur itu,,tetapi habis ini biarkan aku istirahat sendiri,"raut wajah Sima terlihat sangat takut,meskipun ia berusaha menyembunyikannya namun masih terlihat sangat jelas.


"Baiklah,aku akan membiarkanmu istirahat,tapi makan dulu,Aaaa"


Ngap


Ngap



Ngap


Sima terpaksa melahap menghabiskan semua bubur itu,meskipun menurutnya rasa bubur itu sangat hambar. Biarlah aku makan bubur ini daripada harus berurusan dengan penyihir sepertinya,batin Sima.

__ADS_1


Gael tersenyum puas karena sudah berhasil mengerjai Sima.ia tersenyum menatap wajah lugu perempuan yang saat ini ada didepannya itu.


"Baiklah, sekarang kau bisa istirahat,,aku permisi,,daahh sayang."ucap Gael langsung meninggalkan Sima yang masih duduk dengan ekspresi kesal diwajahnya.


"Dasar penyihir,kalau tidak sakit aku tidak mungkin mau tinggal disini."


"Aku merindukan ayahanda dan juga ibunda dikerajaan,,kenapa kakak tega untuk menjebak diriku,,kenapa mereka membenci diriku."


"Mungkin dia iri denganmu."ucap Gael datang dari balik pintu.


"Kau,sudahku bilang aku mau istirahat,,dan tidak sopan menguping pembicaraan orang lain,"Sima menoleh dan sudah melihat Gael bersandar didepan pintu,Sima merasa kesal lagi-lagi Gael mengganggunya.


"Itu baju ibuku,aku rasa kau bisa memakainya,,"


"Tadi kau bilang sesuatu, Geer apa itu,"Sima lagi-lagi mendengar bahasa yang sangat asing menurutnya.


"Bukan geer,tapi ge'er itu aja ngga tau,"


"Apa itu Ge'er,"

__ADS_1


"Ge'er itu kayak perlakuanku tadi terlalu percaya diri,"ujar Gael.


"Percaya diri,iya aku memang percaya diri berarti aku Ge'er dong,,horeeeee aku ge'err yeyyyyyy"Lugunya Sima bahkan jika dirinya dibilang Ge'er pun dia sangat senang,eh bukan lugu tetapi tidak tahu.


"Dasar gadis aneh,dibilang Ge'er aja senang,untung cantik kalau ngga udah gw lempar lho kejurang,"batin Gael. Ia sangat jengkel dengan sifat yang dimiliki Sima,namun disamping itu ia juga sedikit merasa terhibur ketika ada Sima dirumahnya.meskipun saat ini ia tidak dapat keinginannya saat membawa Sima kerumah ini.


"Ini baju apaan sangat terbuka,tidak aku tidak mau memakainya,"Sima melihat-lihat pakaian yang diberikan oleh Gael,namun ia menolak untuk memakainya.sekali lagi hal itu membuat Gael menepuk keningnya heran.


"Sima,itu namanya fashion,semua wanita bisa memakai baju seperti itu saat ini,jadi kau pakai saja tidak ada baju yang lain lagi untukmu,"ucap Gael.


Sima terpaksa menerima hal itu,karena baju yang dipakainya saat ini benar-benar kotor,,dia juga tidak punya kekuatan sihir lagi untuk mendapatkan baju yang ia inginkan.


"Sudah selesai bukan,cepatlah ganti pakaian kalau kau mau kau bisa menonton tv dibawah denganku,kalau tidak kau istirahat saja."ujar Gael.


Lagi-lagi Sima bingung dengan perkataan yang diucapkan Gael. "Tv apa itu?"


"Sangat susah menjelaskannya padamu, sekarang lebih baik kau ganti pakaianmu,,habis itu kau bisa turun jika kau ingin tau."Gael mulai merasa kesal dengan semua pertanyaan gadis itu,bagaimana mungkin ia bisa menjelaskan semua itu saat Sima tidak henti-hentinya bertanya pada dirinya.


"bagaimana caranya aku bahkan tidak bisa berdiri dengan benar,lalu kalau aku ingin melihat tv itu aku juga tidak bisa turun bukan."ujar Sima,Gael menggaruk-garuk kepalanya mendengar ucapan Sima, apa lagi yang diinginkan gadis ini,apa aku harus mengganti bajunya juga,batin Gael,

__ADS_1


__ADS_2