
Saat Sima mulai terseret kepintu gerbang dimensi lain yaitu bumi,ia terdampar disebuah tempat. tepatnya dipinggir danau perpencil.kepalanya terasa sangat pusing,sehingga keadaan disekitarnya menjadi tidak begitu terlihat jelas.
"huhhhh, aku dimana."Ucap Sima,sembari memegang kepalanya yang pusing.
Sejenak ia merenungkan diri akibat kejadian yang dialaminya. hatinya sangat terluka dan kecewa, karena ternyata kakak-kakaknya sangat membenci dirinya."kenapa mereka membenciku,apa kesalahanku."gumam Sima.
Karena ia sudah merasa sedikit tenang,ia mulai berjalan tanpa arah tujuan.kakinya terasa sangat lemas, beberapa kali ia coba menggunakan kekuatan sihirnya namun tidak berfungsi. kini dia terjebak dalam keadaan tidak berdaya,bahkan dalam dunia yang sebelumnya tidak pernah ia ketahui.
Sima merasa sangat lemas,karena ia sudah berjalan sangat jauh.panas matahari ditambah kebisingan kendaraan yang lewat membuatnya menjadi pusing hingga ia tidak sadarkan diri.
__ADS_1
Tidak satupun orang yang perduli ketika melihat Sima terpampang tidak sadarkan diri.mereka hanya sibuk dengan urusan mereka masing-masing.namun disisi lain pria dengan baju serba hitam datang dari arah yang berlawanan,ia berlari seakan-akan dirinya dikejar polisi.
Tidak sengaja pria itu menendang tubuh Sima,karena ia tidak melihat Sima yang sedang tidak sadarkan diri disana.ia terkejut,dan kembali membalikkan badannya.melihat seorang perempuan cantik yang sedang tidak sadarkan diri disana,pria itu lupa akan segalanya.ia malah mendekati perempuan itu dan mencoba menyadarkan dirinya.
segerombolan orang datang,dengan menyebut-nyebut nama seseorang seakan mereka sedang mengejar idola mereka.pria tadi berbalik bersembunyi dengan menundukan wajahnya.salah seseorang dari gerombolan tadi kemudian bertanya.
"Permisi pak,apa bapak melihat seorang berpakaian serba hitam lewat kesini.dia adalah idola kami,padahal kami hanya ingin meminta tanda tangan tapi dia pergi."
"kalau begitu terimakasih pak." dengan mudahnya orang tadi percaya,padahal yang ia cari adalah orang yang ia ajak bicara.ia tidak berpikir setelah melihat orang didepannya juga memakai pakaian serba hitam yang tidak lain adalah Idolanya sendiri, GAEL DANENDRA selebriti yang sedang naik daun saat ini.banyak orang yang mengidolakannya karena ketampanannya.namun sayang selebriti itu ternyata seorang playboy kelas kakap yang bisa menarik perhatian wanita untuk mendekatinya.wanita mana yang tidak waras menolak seorang selebriti tampan seperti Gael.
__ADS_1
Tanpa pikir panjang pria itu langsung mengangkat tubuh Sima dan berlari,karena ia tau orang tadi pasti akan kembali setelah menyadari keberadaannya.ia berlari secepat mungkin,dengan cepat ia menghentikan sebuah taxi dan masuk kedalam.
"ehh,orang tadi.aduhhh dia itu Gael Danendra kenapa aku sebodoh itu." orang tadi sudah menyadari keberadaan Gael,saat ia kembali ketempat tadi karena ingin bertemu Gael terlihat Gael sudah tidak berada disana.
"tuh kan hilang "ucapnya menepuk jidatnya.
Akhirnya Gael sampai dirumahnya.ia membaringkan Sima disofa kemudian ia menyuruh pelayan untuk mengambil segelas air. tidak lama kemudian pelayan itu datang membawakannya segelas air.
Ia memercikan air tadi pada muka Sima sehingga membuat dirinya tersadar.kepala Sima masih terasa benar-benar pusing,perlahan ia membuka matanya.awalnya pandangannya sempat rabun,namun pelan-pelan ia mulai bisa melihat semuanya dengan sangat jelas.betapa terkejutnya ia saat mengetahui seseorang yang asing baginya berada didepannya saat ini.
__ADS_1
"Siapa kau, kenapa kau membawaku kesini?"