Terjebak 1001 Hari(Dunia Ilusiku Sendiri)

Terjebak 1001 Hari(Dunia Ilusiku Sendiri)
bab 2, Terjebak


__ADS_3

Beberapa saat kemudian cahaya itu perlahan menghilang. Siya dan Suka mendekat,namun Sima masih terdiam ditempat yang sama karena terkejut. melihat Sima hanya berdiam diri,maka Suka menarik tangannya dan membawanya bersama mereka.Sima yang tidak tahu harus berbuat apa,ia hanya menurut.


"Lihatlah Sima,ini adalah sebuah benda yang sangat ajaib." ucap Suka.


"Benda apa itu kakak,aku tidak pernah melihatnya?"tanya Sima


"Ini adalah sebuah benda,yang bisa menunjukan kita tentang keberadaan dunia lain.ada banyak lagi dunia selain didunia kita ini." tutur Suka


"Benarkah,kenapa sebelumnya aku tidak tahu benda ini"sahut Sima


"Karena memang tidak ada yang membahas ini sebelumnya."ucap Siya.


"Lalu kenapa kakak menunjukan ini padaku?" Tanya Sima


"Iya karena kami juga ingin kau tau, ini sangat menarik." sahut Siya.


Kemudian Suka mengeluarkan jurus pamungkasnya,ia memperlihatkan segala kekuatan sihirnya untuk membuka benda itu.perlahan benda terbuka dan memperlihatkan sebuah gambaran kehidupan.


Ketiganya mulai memperhatikan benda itu.sungguh keajaiban yang sangat luar biasa,sehingga mereka bisa menyaksikan pemandangan ini.terutama Sima ia terlihat sangat tertarik dengan kehidupan yang dilihatnya.ia mulai memperhatikan setiap sudut gambaran bumi yang ada disana.


"Itu adalah bumi,manusia hidup disana dan setiap manusia hidup dengan sangat rukun.selain manusia tersedia pemandangan yang lebih menakjubkan dibandingkan dari dunia kita."tutur Suka.


"Benar kak,disana sangat indah.andai saja aku bisa berkunjung kesana itu pasti sangat menyenangkan."sahut Sima.


"Jika kau mau,kau bisa tinggal disana."ucap Siya.


"Tidak kak itu sangat mustahil, daripada aku bersenang-senang disana akan lebih baik jika aku tinggal disini bersama dengan keluarga kita."sahut Sima.

__ADS_1


"Kau bodoh sekali Sima,jika kita mau kesana kita bisa pergi hanya sebentar.dan itu tidak masalah bukan."sahut Siya.


"Tetapi kak,apa itu tidak bahaya?"Tanya Sima,karena sebenarnya ia juga ingin pergi kesana.


"Apa kau tidak percaya pada kami,kau meragukan kami?"tanya Suka.


"Bukan,aku bukannya tidak percaya tapi aku hanya ingin memastikannya saja."Ucap Sima.


"Baguslah nanti malam kami tunggu kau disini, datanglah pastikan tidak ada yang tahu bahwa kau pergi kesini."ucap Suka.


"Bukankah ayah sudah mengizinkan kita pergi kesini,lalu kenapa aku harus bersembunyi."Ucap Sima yang mulai curiga.


"Bukan itu maksud kami,memang ayahanda mengizinkan kita tapi apa kau mau kita ketahuan oleh ibunda.nanti dia tidak akan mengizinkan kita pergi,kau tau kan dia sangat menyayangimu bahkan ibunda melupakan kami karena menyayangimu."Sahut Suka.


"apa yang kakak katakan,ibunda juga menyayangi kakak.ibunda tidak pernah membeda-bedakan kasih sayangnya pada kita."Sahut Sima,karena ia tidak suka kakaknya menganggap ibunda mereka seperti itu.


"Baiklah aku akan usahakan datang."ucap Sima yang kemudian pergi.


////////////////


Hari sudah larut, diam-diam Sima pergi menemui kedua saudarinya tanpa diketahui siapapun.sesampai disana mereka terlihat sedang mendiskusikan sesuatu.


"Sima kita bertiga akan pergi,tetapi kita tidak bisa pergi dengan mudah.kita harus menemukan seorang penyihir digoa dekat bukit,kita akan meminta bantuan beliau Disana." Ucap Suka.


"penyihir kak,bukankah itu seorang penyihir jahat yang sangat berbahaya bahkan ayahanda sudah melarang kita untuk mendekati penyihir itu."Sima kaget karena hal yang dikatakan Suka.


"ayolah Sima beliau seorang penyihir hebat,kita tidak akan pergi seperti ini kita akan menyamar."Ucap Siya.

__ADS_1


"apa ini semua akan baik-baik saja?"tanya Sima yang sudah mulai khawatir.


"percayakan ini semua pada kami,semua akan baik-baik saja."sahut Suka,Sima menghela nafas dan mengangguk meski hatinya sedang merasa sangat khawatir.


mereka bergegas pergi menuju goa,suasana dihutan sekitaran sana terlihat sangat menakutkan. Sima terlihat cemas dan gelisah, akan tetapi ntah kenapa ia tidak bisa menolak ajakan kakaknya.rasa penasaran dan ilusi dalam pikirannya saat ini membutakan dirinya karena terbuai akan keindahan dan kehidupan dibumi.


saat ini mereka sudah sampai didepan goa, terlihat batu besar didepan mulut goa yang membuat mereka tidak bisa masuk kedalam.belum menunggu lama ketika mereka bertiga mencoba menyingkirkan batu itu dengan sihirnya,ternyata batu itu terbuka dengan sendirinya.


tanpa pikir panjang mereka langsung masuk kedalam.disana mereka melihat seorang wanita paruh baya dengan pakaian usang terduduk disebuah batu besar.tempat itu sangat gelap,sehingga mereka menggunakan sihir mereka untuk menerangi tempat itu.


karena cahaya yang mereka buat si penyihir terbangun dan marah.itu merupakan kesempatan besar bagi Siya dan Suka,mereka mendorong Sima hingga terjatuh lantas mereka lari keluar dari tempat itu.


Sima menjadi tidak berdaya kakinya luka akibat dorongan tadi.ia menjadi sangat panik,saat ia mencoba menggunakan kekuatan sihirnya tiba-tiba kekuatannya tidak berfungsi lagi.


"hai kau anak muda apa yang kau lakukan disini?"ucap si penyihir membuka matanya. "kau telah mengganggu waktu istirahat ku,"lanjutnya.


"maafkan aku wahai sang penyihir kami tidak sengaja mengganggumu,-"Belum selesai saat Sima ingin menjawab pertanyaan penyihir, tetapi si penyihir itu memotong pembicaraanku.


"Kami?,(tertawa keras)kau hanya sendirian disini anak muda.kami?,ha ha ha ha."gelak si penyihir


"mereka telah membohongiku,apa yang harus aku lakukan."batin Sima.


"karena kau telah menggangguku,maka aku akan mengutukmu.kau akan tinggal didunia manusia selama 1001 hari,kau akan jauh dari keluargamu selama itu.itu karena kau sudah berani mengangguk."Teriak penyihir itu,yang diikuti sebuah cahaya mengkilap.terlihat sebuah pintu gerbang menuju ke dimensi lain terbuka,pintu itu menarik Sima kedalamnya.Sima berteriak,namun apa daya dia tidak bisa selamat dari kutukan itu.


***pesan yang terkandung:


seorang saudara seharusnya bisa saling menyayangi,berbagi suka dan duka.kita tidak boleh tamak karena itu pasti akan menghancurkan hidup kita.selain itu ketamakan bisa menghancurkan hubungan apapun dengan siapapun.rasa persaudaraan yang tinggi,dan rasa cinta kasih terhadap saudara justru akan membuat kehidupan kita menjadi lebih harmonis.bagaimanapun saudara juga salah satu orang yang akan kita temui saat kita dalam masalah***:).

__ADS_1


__ADS_2