Terjebak 1001 Hari(Dunia Ilusiku Sendiri)

Terjebak 1001 Hari(Dunia Ilusiku Sendiri)
bab 3


__ADS_3

"Lepaskan tanganku,ini semua salah,,dikerajaanku semua ini dilarang."jawab Sima dengan gugup dan masih memejamkan matanya.


"Itu dilarang dikerajaanmu,tetapi bukan disini ,,kau tidak mau melihat dan mendekatiku bukan,, lihatlah sekarang kau sangat dekat denganku,,apa yang akan kau lakukan."bisik Gael,ia tersenyum smirk saat ia berhasil membuat Sima ketakutan,


"Akan ku pastikan kau menyesal melakukannya,kukira kau orang baik ternyata tidak,,"


"Menyesal,aku tidak akan menyesal,,kalau kau menganggapku jahat kenapa kau ikut bersamaku,"Gael semakin menggenggam erat tangan Sima,Sima semakin merasa ketakutan andai saja kekuatan sihirnya berfungsi saat ini,pasti dia sudah bisa melepaskan diri dari Gael.


"Mau tidak mau kau harus menurut padaku,kalau tidak kau mau tinggal dimana hah?"lanjut Gael.


"Aku tidak akan semudah itu menurut padamu,baiklah aku akan pergi dari sini,,percuma saja aku bicara dan tinggal dengan orang jahat sepertimu," Sima membuka matanya,dan menatap tajam kearah Gael,sambil terus berusaha melepaskan tangannya dari genggaman Gael.


Mendengar ucapan Sima,Gael bukannya marah akan tetapi ia merasa tersanjung karena keberanian Sima.karena Gael sangat menyukai tantangan seperti ini, seorang gadis seperti Sima tidak mudah untuk didapatkan ini memerlukan perjuangan yang sangat berat untuk mendapatkannya.kini Gael memutuskan untuk melepaskan tangan Sima.


"Aku sudah melepaskanmu,kau bisa pergi dari sini,,kau bisa kembali kapanpun yang kau mau aku akan selalu menantikanmu disini."


Lantas Sima pun berlari,hingga pundaknya pun tidak kelihatan lagi oleh Gael.namun Gael tidak hanya diam saja,dia memilih untuk mengikuti Sima diam-diam dengan berpakaian serba hitam yang biasa ia pakai untuk menghindari fansnya.

__ADS_1


Sima telah sampai didepan rumah Gael,tidak ada tanda penyesalan sedikitpun saat ia meninggalkan rumah itu.satu persatu langkahnya beralih menjauhi rumah yang saat ini ia anggap sebagai penyesalan karena sudah datang kesana,ia menggenggam tangannya sendiri.ia terus berjalan,saat ini ia sendiri tidak tau ia harus pergi kemana.


Sementara Gael terus memantaunya dari kejauhan,pandangannya hanya tertuju pada langkah Sima saat ini.


"Akan ku pastikan kau akan kembali kerumahku,aku mencintaimu,"gumam Gael, namun saat Sima membalikkan pandangannya kebelakang dengan sigap Gael bersembunyi dibelakang sebuah mobil yang ada disana.


Untuk pertama kali ini Gael mengatakan mencintai seseorang,ntah apa yang membuat dirinya jatuh cinta pada Sima.apakah itu benar-benar cinta atau hanya obsesi.karena sebelumnya Gael hanya menghabiskan waktu bersama wanita hanya untuk kesenangan dirinya.


Bahkan karena dia seorang selebriti,sebelumnya juga pernah ada humor tentang Gael yang menghabiskan waktu bersama dengan seorang wanita yang tidak diketahui identitasnya.


Sejak itu Gael memutuskan jika tidak pada saat jam kerjanya,dia memilih untuk menyamar demi menghindari para penggemarnya dan juga media masa yang ingin meliput dirinya.


Gadis bodoh kenapa dia ketempat seperti ini,gumam Gael ia merasa begitu muak mencium bau-bau sampah yang tidak enak.ia sempat ingin pergi dari tempat itu,tetapi ia kembali memikirkan Sima yang sudah masuk semakin dalam. 'aku ngga bisa pergi,kaki gadis itu terluka dan itu karena ku,"


Gael melanjutkan langkahnya menghampiri Sima,ia berusaha terus menahan rasa mualnya karena bau-bau sampah yang tidak enak.


"Lepaskan,tolong jangan sakiti aku siapa kalian,," Sima berteriak seakan-akan ada seseorang yang mengganggu dirinya,Gael yang mendengar hal tersebut langsung berlari menghampiri Sima.

__ADS_1


Dan yang benar saja Sima diganggu oleh beberapa orang remaja Laki-laki yang ada didaerah itu.mereka berusaha mendekati Sima,Sima menangis sejadi-jadinya dan berusaha menghindar dari laki-laki tersebut.


"Hei lepaskan dia,jika kalian tidak mau celaka,"ujar Gael, langsung berlari dan menghajar mereka.


"Dasar bodoh,kau tidak akan bisa menyakiti kami,,lebih baik kau pergi jangan ikut campur urusan kami,"ucap salah seorang kumpulan laki-laki itu.


"Jangan banyak omong kau,"satu-persatu orang dihajar oleh Gael,hingga semua orang dikumpulkan itu tergeletak kesakitan.Gael langsung menghampiri Sima dan memeluknya.


"Kau tidak apa-apa kan?"tanya Gael cemas.Sima sedikit terkejut dan kagum karena tiba-tiba Gael datang untuk menyelamatkannya.


"Kenapa kau mengikutiku,"Sima membalas pelukan Gael,kali ia tidak ragu melakukan hal itu seperti sebelumnya saat ia menolak untuk mendekati Gael.


Lalu salah seorang laki-laki bangkit,dan mengambil sebuah potongan kayu menuju kearah Gael.saat ia hendak memukul Gael dengan potongan kayu Sima melihat hal tersebut dengan Sigap ia memutar posisinya.hingga saat ini ia berada diposisi Gael, laki-laki tadi pun tak segan-segan memukul orang yang ada didepannya yang ternyata itu adalah Sima.


Sima yang terkena pukulan itu pun jatuh pingsan,pukulan tersebut mengenai bagian belakang kepalanya.


Gael terkejut, melihat Sima yang terkena pukulan akibat menolong dirinya.

__ADS_1


"Sima kau tidak papa kan,Sima,,"Gael merasa marah,ketika ia mengetahui Sima pingsan.karena marah dengan brutalnya ia menghajar kumpulan laki-laki tadi.mereka semua berlari akibat tidak bisa menahan serangan dari Gael.


__ADS_2