
"Iya mbak Kinar!!" ucap Ayumi kemudian.
Ayumi pun mulai merapikan pekerjaan yang harusnya di kerjakan oleh Kinar. Lisa hanya menggerutu kesal melihat Kinar berbuat semena-mena sama Ayumi.
"Biarkan saja pekerjaannya di kerjakan sendiri! Kamu gak usah peduliin dia Ayumi." ucap Lisa sambil menghampiri Ayumi.
"Gak apa-apa Lis, biar aja yang penting dia gak cerewet terus." sambil mengepel lantai.
Tiba-tiba pemilik cafe itu tiba, seperti biasa dia meminta di bawakan milk tea dingin. Karena Kinar yang biasanya mengantarnya,kini terpaksa Ayumi yang mengantarnya.
Lisa tengah berada di pantry ada beberapa pesanan tambahan dari salah satu VIP guest. Ayumi pun membuat sesuai takaran yang sudah di siapkan. Ayumi pun membawanya setelah membuat pesanan bosnya.
Tok Tok Tok
"Masuk!!" sahutnya dari dalam, Ayumi pun memutar handel pintu kemudian membukanya perlahan.
"Ini minumannya taruh di mana Tuan?" tanya Ayumi sambil menatap bosnya tersebut.
Pria di hadapannya ini begitu terkejut saat melihat wajah Ayumi, dan Ayumi pun sama terkejutnya. Karena sejak bekerja di sana Ayumi belum pernah bertatapan langsung dengan bos nya begitupun sebaliknya.
Karena setiap bosnya datang Ayumi berada di tempat lain mengurus tamu yang berdatangan di cafe tersebut.
"Kamu Ayumi kan?" tanya si pria itu sambil tersenyum.
"Iya Tuan Thyme kan?" tebak Ayumi sambil menyimpan nampan di meja kerja milik pria tersebut.
"Hmmm apa kabar sayang?" tanya Thyme sambil bangkit dari duduknya dan memeluk Ayumi tanpa canggung.
"Baik Thyme!! Kamu sendiri?" tanya balik Ayumi pada pria bernama Thyme tersebut.Dan membalas pelukannya.
"Sejak kapan kamu kerja di sini?" tanya Thyme setelah mengurai pelukan mereka.
"Sejak beberapa hari lalu hampir seminggu lah. Kamu udah sukses benerkan?" tanya Ayumi sambil tersenyum.
"Ya lumayan lah." sambil menatap Ayumi Lamat, wanita yang pernah di cintainya tapi karena saat itu Ayumi telah berpacaran dengan Gara, maka Ayumi menolaknya dengan halus.
__ADS_1
"Apa kamu sudah menikah?" tanya Thyme kemudian.
"Nanti saja ceritanya ya. Aku mau kerja dulu." alasan Ayumi sambil memindahkan gelas berisi milk tea dan mengambil nampannya.
"Gak apa-apa kan aku bos nya!!" sambil mengangkat sudut bibirnya.
"Aku masih baru di sini. Jangan mempersulit ku dengan itu. Aku pamit kerja!!" dengan tidak sopannya Ayumi keluar begitu saja.
"Dasar rubah kecil!!" ucap Thyme pelan sambil tersenyum.
...***...
Suga di hubungi Jimmy agar mereka bertemu di sebuah cafe yang ada di dekat kantor Suga. Suga pun menyanggupinya.
Di cafe tersebut mereka bertemu, setelah mereka memesan apa yang di inginkan mereka pun lanjut mengobrol.
"Gue baru di panggil ibu Yury ke rumahnya dan menyampaikan maaf karena Ayumi kabur dari rumah dan membatalkan perjodohan kami." ucap Jimmy menggantung dan pandangan lurus ke arah Suga.
"Terus?" datar Suga tanpa ekspresi.
"Mereka juga bilang kalau, pernah menghina Hyung dan mereka mewakilkan meminta maaf sama Lo lewat gue." jeda Jimmy lagi sambil menatap Suga yang kini sedang mengaduk ice americano pelan.
"Emm Ayah dan Adiknya!!" jawab Jimmy jujur.
"Pasti begitu, gak mungkin Nyonya Yury yang terhormat meminta maaf padaku walaupun ia salah." ucap Suga sambil sedikit menyunggingkan senyum tipis bernada sinis.
"Dan mereka kaget saat tau Lo sekarang bukan Suga Hyung yang dulu, yang masih belum punya apa-apa yang dulu mereka hina ah tidak maksud gue bukan mereka, tapi ibu Yury. Sekarang telah menjadi lelaki sukses dan sangat berpengaruh di dunia bisnis." jelas Jimmy panjang lebar sambil menghayati ceritanya.
"Jadi maksud Lo ngajak gue ngomong karena hal apa? Apa hal itu saja?" tanya Suga seolah enggan membahas masalah itu.
"Bukan hanya itu, Gue juga cuma mau persahabatan kita kayak dulu. Terus tentang Ayumi, gue beneran pasrah sama keputusan Ayumi. Mau pilih lo atau gue terserah. Apapun keputusannya gue mesti siap dan Lo juga Hyung." terangnya sambil menatap mata Suga.
"Gue juga emang udah bilang sama Ayumi tentang perjodohannya. Gue bakal terima kalau dia memilih lelaki yang di jodohkan dengannya. Gue bakal mundur walau berat, karena selama ini alasan gue seperti ini karena dia. Tapi kalau harus begitu gue bisa apa?" sambil tersenyum miris.
"Apa sudah menemukan jejak Ayumi?" tanya Jimmy lagi.
__ADS_1
"Belum, mereka masih nyari!! Tidak meninggalkan jejak apapun." dan setelah berbicara begitu,kini langsung meminum ice americano miliknya.
"Hyung, seberapa besar Lo mencintainya?" tanya Jimmy sambil memainkan gelas miliknya.
"Sebesar apa gue juga gak tau. Tapi dia cinta pertama gue. Gadis yang membuat gue bukannya berhenti mencintai karena jarak yang jauh dan lama, malah cinta itu terasa bertambah dan menyiksa. Seperti itulah cinta gue buat dia." jawab Suga seraya tersenyum sambil membayangkan wajah Ayumi yang tersenyum manis.
"Begitu dalamnya cinta yang Hyung punya, gue mungkin gak ada apa-apanya. Kita saling mendukung saja bagaimana?" pinta Jimin yang kagum akan cinta yang di miliki Suga untuk Ayumi.
"Tentu saja kita harus saling mendukung. Kita tetap bersahabat bukan?" jawab Suga sambil tersenyum sambil menatap Jimmy yang sedang tersenyum juga.
"Hyung, apa ada yang akan mendukung seperti kita jika situasinya sama jika di alami orang lain?" tanya Jimmy lagi.
"Entahlah mungkin mereka lebih baik menjadi musuh atau gak tau juga, ini kali pertama gue dengar sahabat mencintai wanita yang sama." jawab Suga jujur.
"Bagaimana cara menemukan Ayumi ya?" tanya Jimmy sambil menatap ke arah luar.
"Lewat adiknya!! Ya mungkin itu jalan satu-satunya." jawab Suga.
"Gue telepon dulu adiknya kalau gitu." ucap Jimmy sambil membuka ponselnya yang sejak tadi berada di meja.
Entah apa yang di tanyakan Jimmy maupun yang di jawab oleh adik Ayumi hingga Jimmy meminta Kai mengirimkan nama dan alamat teman-teman lama Ayumi.
"Gimana?" tanya Suga saat Jimmy selesai menelepon adik Ayumi dan menunggu pesan dari Kaito.
"Nanti di kirim nama dan alamat teman-teman lama Ayumi katanya. Jekey beneran mencari Ayumi loh, liat ni chat dari dia sama statusnya tentang mencari Ayumi." sambil menunjukkan pesan dari Jekey buat Jimmy dan status wa nya. Maklum Suga kadang jarang view status wa orang.
"Gue juga belom ada kabar dari anak buah gue. Argh kalau gak ngilang kan bisa di bicarain baik-baik." ungkap Suga sambil mengusap wajahnya kasar.
...***...
Di tempat lain Ayumi sedang beristirahat setelah bertubi-tubi mengerjakan apa yang di perintahkan Kinar.
"Ahh lemes beneran badanku!! apa karena aku terbiasa kerja kantoran jadi giliran kerja gini payah!" ucap Ayumi dalam hati sambil memijit bagian kaki dan tangannya bergantian.
"Ayumi!!" seru Lisa sambil mendekat Ayumi.
__ADS_1
"Ya Lis??" jawab sambil mendongak ke arah Lisa.
"Ada yang cari kamu!!" ucap Lisa sambil menatap Ayumi lekat.