Terjebak Di Dua Hati

Terjebak Di Dua Hati
Bertemu teman lama


__ADS_3

"Siapa?" tanya Ayumi sambil menatap ke arah Lisa.


"Tuan Thyme!!" ucap Lisa takut-takut Ayumi membuat kesalahan.


"Oh iya aku kesana sekarang!" sambil tersenyum Ayumi beranjak dari duduknya lalu berlaku meninggalkan Lisa yang menunjukkan ekspresi yang entahlah.


Di ruangan Thyme, Thyme duduk di kursi kebesarannya. Tiba-tiba ada suara ketukan dan dia pun mempersilahkan masuk.


"Masuklah!!" ucap Thyme sambil tersenyum.


Ayumi pun masuk dan berdiri di hadapan Thyme sambil tersenyum. "Kamu panggil aku? Ada apa?" tanya Ayumi sambil menatap Thyme.


"Duduklah!!" sambil menunjuk sebuah kursi di depan mejanya.Ayumi pun duduk dan kemudian bersandar di kursi yang di tunjuk Thyme.


"Kenapa kamu bisa ada di sini? Bukankah kamu putri seorang pengusaha?" tanya Thyme to the point.


"Ayahku bangkrut sejak tiga tahun lalu, dan baru bangkit sedikit demi sedikit setahun belakangan ini." cerita Ayumi sambil tersenyum getir.


"Ah begitu!! Ayahku juga pernah bangkrut dan sekarang beliau sudah meninggal. Aku baru merintis usaha cafe ini sejak beberapa bulan setelah ayahku meninggal." cerita Thyme sambil menerawang.


"Ah turut berduka kalau begitu. Apa sudah menikah saat ini?" tanya Ayumi sambil menatap Thyme.


"Belum!! Malah aku terperangkap zona terlarang." ungkap Thyme sambil tersenyum miris.


"Maksud kamu apa?" Ayumi yang tidak mengerti pun bertanya kembali.


"Aku sekarang seorang ..." Thyme menggantung ucapannya sambil mengangkat tangannya dan memberi kode lewat jarinya yang di gerakan absurd.


"Kamu g**?" ucap Ayumi ragu-ragu sambil mendekat ke arah Thyme.


"Benar!!" sebelum menyelesaikan kata-katanya,pintu terbuka tiba-tiba dan otomatis keduanya terhenti dan menoleh bersamaan ke arah pintu.


"Kamu sibuk bee?" ucap seorang pria yang tak kalah tampan dari Thyme dan bertubuh tinggi mendekat ke arah Thyme dan Ayumi.


"Oh sorry!! aku kira gak ada tamu." ucap si pria yang bernama Win tersebut.


"Kalau gitu saya permisi Tuan!" Ayumi pun sadar ia pun bergegas berdiri dan pergi dari tempat tersebut.

__ADS_1


"Iya silakan!!" jawab Thyme lalu menatap Win sang kekasih sesamanya.


Win pun hanya menatap Ayumi sedikit sinis, entah aura dari mana Win merasa tak suka dengan kehadiran Ayumi, walaupun ia belum mengetahui nama Ayumi.


Meninggalkan pasangan itu, Ayumi merasa sesak sendiri.Bukan sesak karena cemburu atau apa,lebih ke merasa pelarian Thyme terlalu jauh untuk lelaki baik seperti Thyme.


"Kamu kenapa Ayumi?" tanya Lisa sambil menatap Ayumi yang bersandar dekat WIC (walk in cooler)-ruang pendingin bahan makanan seperti kulkas tapi berbentuk ruangan-.


"Aku gak apa-apa kok Lis!!" sambil menatap mata Lisa .


"Hei kalian bukannya kerja malah gosip!! Gue laporin ke manager dan pemiliknya kalau kalian gak kerja sekarang!!" teriak Kinar sambil menunjuk ke arah Ayumi dan Lisa kemudian pergi.


"Kita kerja dulu!" ucap Ayumi sambil mengelus tangan Lisa kemudian berlalu.


...***...


Setelah mendapatkan nama dan alamat milik teman-teman Ayumi dulu, Kaito pun mengirimkannya ke nomor Jimmy.


"Mungkin lebih efektif jika yang mencarinya orang-orang dengan kekuasaan yang tinggi." gumam Kaito sambil mengotak-atik ponselnya.


Tiba-tiba ibu Yury masuk dan duduk di dekat Kai, Kai pun hanya menoleh tanpa berkata-kata.


"Sudah Bu, Kai udah kirim ke kak Jimmy." singkat tanpa tambahan apapun lagi tanpa menoleh lagi ibunya.


"Semoga cepat ketemu!!" pinta Yury sambil mengusap air matanya.


Kai hanya mendengus pelan sambil memainkan ponselnya, ia mendengar tapi enggan menjawab atau berbicara. Ini semua sebab ibunya yang selalu mengatur segala hal tapi tidak dengan cara yang benar.


...***...


Setelah bekerja seharian, Ayumi dan Lisa berjalan untuk pulang. Karena jarak dari cafe dengan kost nya tidak terlalu jauh, mereka memutuskan untuk berjalan kaki.


"Tadi kenapa si boss manggil kamu?" tanya Lisa tanpa menghentikan jalannya.


"Dia itu temen waktu SMA. Eh gak nyangka aja ketemu lagi. Dan itu benar-benar kebetulan banget." jawab Ayumi sambil menatap Lisa sambil berjalan.


"Serius boss Thyme teman SMA kamu Ayumi?" tanya Lisa tak percaya.

__ADS_1


"Ya begitu lah!! Kamu tau siapa yang suka datang ke kantor seorang cowok?" tanya Ayumi penasaran.


"Cakep-cakep yah?" tanya Lisa sambil menggoda Ayumi.


*Bukan cuma tanya aja!! Ayo siapa?" tanya Ayumi yang sedikit kesal.


"Dia best friend bos Thyme!! Tuan Wintara!" jawab Lisa kemudian.


"Wintara?" gumam Ayumi pelan, dan setelah itu tak ada obrolan lagi pada keduanya hingga mereka berpisah memasuki kamar masing-masing.


Ayumi pun langsung mandi dan berganti pakaian lalu merebahkan diri di ranjang kecilnya. Ia pun menatap ponsel dan membukanya, menekan ikon galery dan langsung menatap potret dirinya tengah berdua dengan Gara.


Satu persatu ia gulir foto yang tersimpan hanyalah foto dirinya dan Gara. Air mata pun menetes tanpa di minta.


"Gara,kamu tau aku tuh gak akan pernah bisa lupain kamu. Walaupun Jimmy benar-benar baik padaku dan lembut, aku tetap gak bisa mencintainya seperti aku ke kamu. Aku hanya menyukainya karena dia baik dan tulus. Dia memang punya daya tarik yang kuat, tatapan matanya membuat semua wanita jatuh cinta padanya,tapi tetap aku gak bisa. Daripada harus memilih,lebih baik menjauh dan persahabatan kalian utuh." lirihnya dalam hati sambil memejamkan matanya.


...***...


"Ayumi,aku akan ikhlaskan jika kamu memilih Jimmy daripada aku. Aku tau aku benar-benar terlambat untuk menemukan kamu. Aku tau kamu gak pernah bisa melawan kata-kata orangtua kamu. Jika benar kamu pilih dia, maka aku akan menetap di Korea dan tak pernah kembali." lirih Suga sambil menatap sloki di depannya dan menggoyangkannya.


...***...


"Ayumi,aku benar-benar merasa jatuh cinta padamu,tapi sayang sekali kamu belum benar-benar berakhir dengan Suga Hyung. Aku akan terima keputusan kamu apapun itu. Jika sebagai teman hidup aku tak bisa bersamamu,maka aku akan menjadi saudara laki-laki mu. Yang akan melindungi mu jika Suga Hyung tidak ada.." gumam Jimmy sambil menatap kaca balkon rumahnya yang basah karena hujan.


...***...


Sementara itu Jekey dan Virgo tengah gencar mencari Ayumi, melalui media sosial dan melalui Jimmy yang memberi alamat dan nama teman-teman Ayumi yang mungkin dekat dan tau dimana Ayumi biasa menghabiskan waktu dengan teman-teman lama nya.


"Tinggal ini aja kayaknya, Lisa!! Lo yakin dia ngekos di sini?" tanya Virgo sambil menatap ke arah bangunan tingkat dua tersebut.


"Yakin Hyung!! Menurut orang suruhan gue dia ngekos di sini. Dan gue yakin kalau Luna juga di sini." jawab Jekey tegas sambil menaikan kacamata miliknya yang sejak tadi bertengger di tengah hidungnya.


"Kita masuk!!" ajak Virgo sambil menarik tangan Jekey.


"Hyung lihat!! Itu kosan cewek,cowok gak boleh masuk tau kan?" tanya Jekey sambil melepaskan paksa tangan Virgo.


"Ahh iya gue lupa!! Hehehe terus kita tunggu sampai kapan?" tanya Virgo lagi.

__ADS_1


"Pantau aja dulu sampai besok, gue yakin Luna bakal keluar besok." sambil menyenderkan punggungnya di mobil miliknya.


__ADS_2