Terjebak Di Dua Hati

Terjebak Di Dua Hati
Kekesalan Virgo


__ADS_3

Mereka berdua benar-benar menunggu di sana hingga pagi tiba. Jekey dan Virgo pun sudah terbangun setelah beberapa jam tertidur di dalam mobil.


Tak lama mereka pun melihat Ayumi dan Lisa keluar dari area kost-an dengan tas selempang mereka masing-masing.


"Hyung tuh bener kan gue bilang, Luna pasti ada di sana. Ayo kita ikuti!!" ucap Jekey sambil menunjuk ke arah Ayumi.


"Ah Lo lebih pintar dari Suga Hyung dan Jimmy, gak salah kalau Lo di sebut sebagai golden maknae." jawab Virgo sambil menghidupkan mesin mobilnya dan perlahan mengikuti Ayumi.


"Tentu saja!! Mereka berdua pasti lagi mikir dan galau berat, terlebih Suga Hyung. Suga Hyung terus minum tanpa peduli diri sendiri." sambil menatap Virgo yang kini mengemudikan mobilnya.


...***...


"Ayumi, kamu udah hubungi keluarga kamu?" tanya Lisa tiba-tiba sambil menatap ke arah depan.


"Belum!! Nanti aja deh kalau udah sebulan. Aku masih belum siap menjawab kemarahan mereka karena aku memutuskan sepihak perjodohan aku sama anak temannya ayah." jawab Ayumi jujur karena Ayumi sudah menjelaskan sebelumnya ke Lisa tentang masalahnya.


"Apa dia jelek? Sehingga kamu bingung lebih memilih kekasih lama kamu atau dia?" jawab Lisa asal sambil tersenyum.


"Justru dia tampan, dia punya daya tarik tersendiri di banding kekasih lamaku. Dia seperti memiliki magnet tersendiri dari mata dan senyumnya.Kamu mau lihat fotonya?" tanya Ayumi pada Lisa.


"Memngnya boleh?" tanya Lisa kemudian.


"Boleh sekalian dengan kekasih lama ku. Bentar aku buka galeri dulu!!" sambil merogoh ponsel dan mulai mengotak-atik ponselnya dan mencari gambar Jimmy dan Suga.


"Nih ini Jimmy yang di jodohkan dengan aku, kalau yang satunya dia kekasih lama ku." sambil menunjukkan gambar yang ada di ponsel ke tangan Lisa dan melihatnya.



Jimmy.



GARA

__ADS_1


"Daebak!!! Ganteng-ganteng ternyata. Pantes aja kamu bingung pilih yang mana." sambil menggulirkan potonya ke kanan kiri lalu tersenyum tak percaya.


"Bukan masalah ganteng apa enggak, tapi perasaan gak bisa bohong. Aku masih benar-benar mencintai Gara, bukannya Jimmy enggak aku suka tapi dia terlalu baik buat aku yang masih mencintai pria lain." jawabnya sambil menerawang ke depan.


Tiba-tiba langkah mereka terhenti karena kedatangan dua cowok tampan yang tersenyum begitu manis. Ayumi terpaku melihat kedatangan keduanya, Lisa yang melihat keanehan Ayumi yang langsung terhenti lantas menoleh ke depan.Begitu terkejutnya Lisa melihat dua lelaki tampan tersebut.


"Luna!!" ucap Jekey kini memasang wajah tegas.


"Kalian lagi apa di sini?" Ayumi pura-pura polos


"Jemput kamu lah Ayumi,kasian Suga dan Jimmy kamu gantung!!" jawab Virgo terlihat sedikit ketus.


"Aku kan udah gak milih keduanya makanya aku bersikap seperti sekarang ini. Dan bilang maaf pada mereka dan kalian." jawab Ayumi lalu meraih tangan Lisa berharap bisa melarikan diri dari situasi tersebut, namun sayang Jekey lebih dulu mencekalnya.


"Jangan kayak gini dong Luna!! Setidaknya selesaikan dulu baru pergi." ucap Jekey menegaskan.


"Gara ahh maksudku Suga sudah mengerti kok waktu itu udah aku bilangin. Dan untuk Jimmy harusnya udah jelas kalau aku gak bisa meneruskan ini__" jawab Ayumi yang tidak di teruskan karena Virgo menyela ucapannya.


"Mereka berdua tampak kacau apakah kau tau? Suga Hyung terlihat begitu kacau dan Jimmy terlihat rapuh. Setidaknya jika ingin meninggalkan mereka kamu temui mereka dan jelaskan ke mereka kalau kamu tidak memilih salah satu dari kalian!!" sarkas Virgo yang sedikit tersulut emosi mendengar apa yang di ucapkan Ayumi.


"Nanti aku pulang kalau sudah siap dengan hati aku. Nanti aku kabari kalian kalau aku sudah bisa menenangkan hati aku." ucapnya sambil melengos pergi sambil menarik Lisa dan meninggalkan Jekey dan Virgo begitu saja.


"Apa-apaan ini!! Kenapa dia begitu egois? Harusnya dulu jika masih mencintai Suga Hyung,untuk apa menerima perjodohan dengan Jimmy? Kalau hanya untuk menyakiti keduanya!!" emosi Virgo langsung naik begitu saja saat Ayumi masih belum mau menemui dua sahabatnya.


"V Hyung, kita pulang dulu dan kabari mereka. Ah jangan mereka, lebih baik keluarganya dulu. Biar Kaito yang mengurus Ayumi. Ayo pulang!!" sambil berlalu meninggalkan Virgo yang masih terlihat emosi.


Virgo yang tersadar Jekey sudah menuju mobilnya pun menyusul dengan segala kekesalannya.


...***...


"Siapa mereka??" tanya Lisa kemudian sambil sesekali melihat ke belakang.


"Mereka temannya Gara dan Jimmy!! Temanku juga yang satunya, yang satu lagi aku baru di kenalkan saat pertunangan aku." jawab Ayumi sekenanya sambil berjalan cepat.

__ADS_1


"Oh!!" ucap Lisa kemudian mereka berjalan cepat tanpa pembicaraan lagi.


Sesampainya di cafe, Kinar yang sudah datang kini melipat kedua tangannya di dadanya. Dia pun menghampiri Lisa dan Ayumi. Terlihat karyawan lain sudah datang dan tengah berbenah.


"Bagus kalian!! Difikir ini cafe nenek moyang Lo apa?? Gue laporin sama boss baru tau rasa Lo berdua." sarkasnya lalu melepaskan tangannya kemudian menunjuk bergantian pada Ayumi dan Lisa.


"Tapi kak kinar__" belum sempat Lisa meneruskan kata-katanya, Kinar lebih dulu menyela dengan kata-kata yang lebih pedas.


"Gak ada tapi tapi.. Nanti Lo berdua bersihin gudang pas pulang kerja titik!!" titahnya sembari berlalu.


"Lisa maaf ya gara-gara aku kamu jadi di hukum juga!!" ucap Ayumi merasa bersalah sambil sedikit menunduk.


"Bukan salah kamu kok!! Ya udah kita mulai kerja!!" ajak Lisa sambil membawa Ayumi ke ruang loker tempat mereka menyimpan barang saat bekerja.


...***...


"Suga Hyung!! Gue udah ketemu Ayumi!!" ucap Jekey setelah dia mengabari Kai lewat telpon.


"Benarkah?? Mana dia??" sambil beranjak dari duduknya dan mencari ke kanan dan ke kiri.


"Dia belum mau pulang!! Dia nanti akan pulang kalau sudah siap!!" lanjut Jekey sambil menatap mata Suga.


"Kenapa begitu? Apa dia sedang memikirkan akan memilih siapa? Lalu dia bilang dia pilih siapa?" tanya Suga lagi sambil menatap tajam Jekey.


"Gak memilih siapapun!! Dia gak bilang pilih siapa, kayaknya kalau netral juga lebih baik!!" ucap Jekey sambil tersenyum penuh arti.


"Apa maksud Lo?" sambil menarik kerah baju yang di pakai Jekey sedikit erat.


"Tenang Hyung, jika itu pilihannya maka itu lebih baik kan??" jawab Jekey santai.


Suga pun melepas tangan miliknya dari baju Jekey dan berbalik menuju sofa kemudian terduduk di sana. Dalam keadaan sedikit mabuk Suga pun menyandarkan kepalanya di sandaran sofa di ruang kerjanya.


Jekey pun hanya menatap penuh iba, bukan ini yang dia tau dari Suga. Suga yang dia kenal adalah Suga yang dingin yang cuek sama cewek, gak pernah seperti sekarang.

__ADS_1


maaf yaaa sibuk di dunia nyata,gak sempet nulis.. silaturahim dengan keluarga dulu.💜💜💜💜


__ADS_2