Terjebak Di Dua Hati

Terjebak Di Dua Hati
Bantuan apa???


__ADS_3

Suga hanya bisa terdiam, ya mungkin memang lebih baik jika Ayumi tidak memilih keduanya. Tapi hati kecilnya berharap Ayumi memilihnya kadang begitu ingin egois.


"Hyung Lo tau Ayumi memang masih mencintai Hyung, tapi dia juga gak mau menyakiti Jimmy Hyung. Hyung paham kan situasi Ayumi??" ucap Jekey yang seperti oase di gurun pasir bagi Suga.


"Lo tau Jekey, apa yang harus gue hadapi saat memulai bekerja keras hingga menghasilkan seperti ini? Terkadang rasa sakit penolakan dan rasa sakit di hianati begitu masih terasa. Tapi kalau memang Ayumi bukan jodoh gue, gue bisa apa? Gue cuma berharap Ayumi tidak salah dalam mengambil keputusan dan selalu bahagia dengan keputusannya." jawab Suga panjang lebar sambil meraih sloki yang ada di hadapannya lalu meminum isinya.


"Ya Hyung benar!!" Jekey pun ikut terdiam lalu mengisi sloki yang kosong dan tak lama ia pun ikut meneguknya.


...***...


"Ayumi!!" panggil seseorang dari arah belakang, Ayumi pun menoleh.


"Ya!!" jawab Ayumi sambil menatap Thyme dengan tatapan yang segan.


"Bisa kita bicara?" ucap Thyme kemudian.


"Kalau masalah pekerjaan bisa Pak, tapi jika menyangkut pribadi mungkin selesai kerja." jawab Ayumi santai.


"Baiklah jam istirahat saya tunggu di ruangan saya!!" ucapnya lalu berbalik tanpa mendengar jawaban dari Ayumi langsung menuju ke ruangannya.


Tanpa Ayumi sadari bahwa Kinar tengah menguping pembicaraan antara Thyme dan Ayumi sejak tadi. Ia hanya bersembunyi di balik pilar besar yang berada di sana.


"Kenapa wanita itu selalu saja mendapatkan apa yang gue ingin? Kemarin ada yang nanyain dia mana ganteng-ganteng banget lagi, sekarang Thyme meminta dia ke ruangan dengan alasan pribadi. Gue harus kasih peringatan ke Ayumi!!" lirih Kinar dalam hati sambil mengepalkan tangannya dan menggeram pelan.


Ayumi pun melewati pekerjaannya hari ini dengan baik hingga menjelang jam istirahat, Kinar mendatanginya dengan menggebrakkan meja dengan keras.


BRAKK


"Lo ada urusan apa sama boss Thyme? Kenapa dia meminta Lo berbicara sama dia? Apa Lo udah merayu dia?" sarkas Kinar bertubi-tubi sambil melotot kan matanya menatap Ayumi.


"Kakak bikin aku kaget!! Maksud kak Kinar apa ya? siapa yang merayu boss Thyme!!" Ayumi benar-benar tidak mengerti kenapa Kinar berkata demikian.


"Jangan pura-pura polos deh Lo, murahan aja bangga!! Dia itu calon cowok gue Lo tau? Jadi katakan ada apa Lo sama dia??" tanyanya semakin nyolot.


"Aku sama Tuan Thyme gak ada apa-apanya. Kalaupun ada dia adalah seorang yang dulu kenal waktu jaman sekolah menengah." jelas Ayumi yang jujur dan Kinar hanya melongo tak percaya.

__ADS_1


"Cuma itu aja?? Yakin Lo?" jawab Kinar sedikit pelan.


"Yakin tanya saja sama dia!! Aku ke ruangan tuan Thyme dulu, permisi!!" ucap Ayumi sambil bergegas pergi dari hadapan Kinar yang entah sejak kapan tersenyum kecil.


.


.


.


Di ruangan Thyme Ayumi pun mengetuk pintunya, dan terdengar suara Thyme menyuruh Ayumi masuk. Ayumi pun masuk dan duduk di hadapan Thyme.


"Masalah kemarin__" belum meneruskan perkataannya, Ayumi lebih dulu memotongnya.


"Apapun yang terjadi di hidup kamu, itu urusan kamu Thyme, tapi kalau bisa berubahlah menjadi lebih baik. Kalau kamu nyaman hidup seperti itu, jalani saja seperti biasanya." ucap Ayumi panjang lebar sambil menatap Thyme lembut.


"Tapi aku udah gak nyaman Ayumi, tapi sangat susah untuk menghindar dari dia. Dia sangat posesif dan keras kepala." jawab Thyme jujur sambil menatap balik Ayumi.


"Ya susah kalau kamu gak nyoba jelasin dengan baik!! Kalau kamu jelasin baik-baik mungkin lambat lain dia akan mengerti dan membiarkan kamu mendapatkan kebahagiaan kamu." jawab Ayumi sambil tersenyum.


"Bantu apa?" tanya Ayumi bingung.


"Jadilah pacar pura-pura ku!! Dan apapun yang kamu minta aku akan berikan!!" jawab Thyme enteng.


"Tapi Thyme, aku udah punya kekasih!! Ehhh" Ayumi lupa, kalau kini dia telah memutuskan Gara dan memutuskan hubungan pertunangannya dengan Jimmy.


"Hanya pura-pura di hadapan Win saja!! Nanti aku jelaskan sama pacar kamu!!" jawab Thyme sambil meraih tangan Ayumi,tapi Ayumi lebih dulu menjauhkan tangannya.


"Baiklah nanti aku coba!!" jawab Ayumi yang masih tampak ragu dengan permintaan Thyme. Thyme pun hanya tersenyum.


.


.


.

__ADS_1


.


"Jadi kakak sudah menemukan kak Ayumi?" tanya Kaito pada Jekey yang saat itu mengajaknya bertemu di salah satu cafe.


"Ya Kai, tapi Luna belum mau pulang. Sepertinya menunggu untuk bisa tenang." jawab Jekey pelan sambil mengambil cangkir kopinya.


"Ini semua gara-gara ibu, coba aja ibu gak berlebihan maka gak akan ada kejadian seperti ini. Kak Gara padahal lelaki yang baik, walupun kk Jimmy juga baik, tapi kasian waktu itu ibu maki-maki dan hina dia diam aja. Gak sakit hati juga." ucap Kaito sambil menerawang setiap kebaikan Suga .


"Mungkin sedikit kesal ada, tapi tidak membenci. Dia juga dulu gak pernah berkata keras dan kasar sama siapapun termasuk aku. Tapi mungkin kemarin nyaho karena mabuk karena pikirannya lagi kacau dia sempat membentakku dan berlaku kasar. Aku yakin hati Luna mencintai Suga Hyung,tapi dia mungkin memikirkan perasaan Jimmy Hyung karena Jimmy Hyung juga terlalu baik untuk di sakiti." ucap Jekey panjang lebar setelah itu meneguk kopi dalam cangkir yang sejak tadi di genggamnya.


"Berikan saja nama cafenya, nanti Kai coba kesana buat bujuk dan bawa pulang kak Ayumi." pinta Kai sambil menatap ke arah Jekey.


"Bright cafe!!" jawab Jekey singkat sambil menatap balik Kaito.


"Terima kasih kak!!"


.


.


.


.


"Apa Lo mau kesana? Nanti dia juga jelasin ke Lo kok dia bilang ke gue kayak gitu. Mending Lo cari cewek lain aja kayak dulu Lo patah hati tinggal cari lagi." ucap Virgo sambil merangkul Jimmy yang sedang duduk di sofa rumah Jimmy.


"Gak semudah itu V, jauh beda dulu gue belum berkomitmen serius. Sekarang gue udah berkomitmen tapi__" belum selesai bicara Virgo lebih dulu memotong pembicaraannya Jimmy.


"Tapi Lo malah jadi kayak gini. Lo bersaing dengan sahabat yang udah Lo anggap kakak sendiri bro'! " ucap Virgo sarkas sambil menatap ke arah Jimmy yang kini merenungi nasibnya.


"Tapi kalau seandainya Ayumi memilih Suga Hyung juga gue gak apa-apa,gue ikhlas!!" sambil menepuk pelan dadanya.


"Bibir Lo bisa ngomong kayak gitu, hati Lo?? Lo yakin ikhlas??" ucapan Virgo yang seperti silet menyayat perasaan Jimmy, ya Jimmy tau hatinya tidak sesuai dengan ucapannya.


"Gue bakalan coba!!" ucap Jimmy sambil menatap tegas wajah Virgo.

__ADS_1


__ADS_2