
"Hai kak Ayumi!! Lagi mikirin apa nih?? Jangan-jangan mikirin oppa kemaren yah yang mirip banget Jimin BTS!" ucapan Rini yang membuat Ayumi kaget setengah mati,di saat ia sedang memikirkan surat kaleng.
"Ih apaan sih Rini bikin aku kaget aja tau gak!!" sambil mengelus dadanya pelan kemudian memberikan tatapan kesalnya.
"Maaf kak!!" ucapnya tulus sambil meraih tangan Ayumi dan sedikit mengelusnya.
"Bukan karena laki-laki,tapi ini ada surat kaleng yang bilang kalau aku di angkat jadi sekertaris Presdir. Kan gak lucu prank nya. Siapa yang bikin gak ada kerjaan banget fiks!!" jelas Ayumi sambil memberikan kertas yang tadi dia baca.
"Mana gak ada cap resmi nya. Tanda tangannya pun berbeda." timpal Rini dengan asumsinya yang sama-sama tidak percaya.
"Mbak Wiwit mana?" tanya Ayumi sambil menoleh ke kanan kiri.
"Anaknya sakit makanya izin tadi sama aku di izinin ke manager." ucap Rini sambil mengambil kursinya untuk duduk.
"Oh!!" Ayumi pun ikut duduk dan memulai pekerjaannya.
***
Tanpa terasa waktu pulang kerja pun tiba,semua karyawan pun bersiap untuk pulang. Begitu juga dengan Ayumi dan Rini
"Kak yang kemaren jemput kak Ayumi siapa?Cowok kak Ayumi?" tanya Rini yang mendadak kepo.
"Emm nanti deh aku kasih tau,untuk sekarang kayaknya masih Deket aja pdkt doang!" jelas Ayumi yang tidak terlalu ingin masalah pribadinya di ketahui orang.
"Tuh dia datang kak!!" sambil menunjuk dengan dagunya .
Ayumi pun berbalik dan ternyata Jimmy tengah menunggunya di pintu lobby. Rini pun pamit lebih dulu meninggalkan Ayumi yang masih terpaku menatap Jimmy.
Tak lama pun Ayumi mendatangi Jimmy dan mereka pun berjalan menuju mobil Jimmy yang terparkir di depan lobby.
Jimmy membukakan pintu mobilnya,tak lama pun Ayumi masuk dan Jimmy menutup kembali pintunya pelan. Kemudian ia berjalan memutar dan masuk ke bagian kanan .
"Aku akan bawa kamu ke tempat yang indah. Aku udah minta izin Om Tante tadi. Kamu gak papa?" tanya Jimmy sambil memasang seat belt nya.
"Aku gak papa!" sambil memasang sabuk pengaman.
Jimmy pun tersenyum senang karena sore ini adalah kencan pertama mereka setelah resmi berpacaran. Ayumi pun tersenyum.
__ADS_1
Mereka pun menyusuri jalan menuju tempat yang Jimmy janjikan,kurang dari satu jam mereka sudah sampai. Ayumi tertegun melihat pantai yang mereka datangi ini.
Pantai yang sama seperti empat tahun terakhir bersama orang yang berbeda. Ini kali pertamanya lagi Ayumi datang ke pantai ini sejak terakhir empat tahun lalu bersama Gara.
Jimmy yang sejak tadi membuka pintu pun terlihat bingung,karena Ayumi malah melamun sambil menelisik tepi pantai. Iya dia menemukan ayunan yang sama.
"Ayo turun Ayumi!!" seru Jimmy yang sejak tadi menunggu Ayumi turun.
"Ah iya maaf!! Sudah lama aku gak ke pantai makanya aku ingat-ingat kapan terakhir aku kesini. Kayaknya gak berubah yah?" ucapnya yang lalu kemudian turun dari mobil Jimmy.
"Iya aku kesini dulu mungkin lima atau empat tahun yang lalu. Gak ada yang berbeda ataupun berubah. Hanya sepertinya bertambah pedagang saja." jawabnya sambil menelisik sekitar pantai kemudian menggenggam tangan Ayumi dan mulai berjalan.
"Eh!" Ayumi kaget karena Jimmy menggenggam tangannya erat dan sedang membawanya berjalan berdampingan.
"Kalau kamu pegal dengan wedges kamu bisa lepas dan hanya bertelanjang kaki saja." ucap Jimmy sambil memperhatikan wedges yang di pakai Ayumi.
"Ah bentar,aku lepas dulu." berniat melepas sepatunya sendiri,tapi siapa sangka Jimmy lebih dulu berjongkok dan melepaskan sepatu yang di pakai Ayumi satu persatu.
"Ah Jimmy biar aku saja !!" hendak mengambil alih namun di patahkan Jimmy yang langsung membukanya.
"Selesai!!" ucap Jimmy yang langsung bangun dan mulai menggenggam kembali tangan Ayumi dan satu tangan lagi menjinjing wedges Ayumi.
"Sini aku yang bawa !!" pinta Ayumi sambil mengulurkan tangannya.
"Biar aku saja yang bawa!! Nanti tanganmu kotor!" sambil tersenyum tanpa memberikan sepatunya dan lebih memilih melanjutkan langkahnya.
'Maafkan aku Jim,kamu benar-benar pria baik hati dan sangat sopan. Dan aku malah menyakitinya dengan kepura-puraan ini. Apakah hati ini sudah mati? Masa Jimmy yang begitu sempurna aku tidak memiliki perasaan apapun selain karena terpaksa di jodohkan.'' lirih Ayumi sambil tersenyum dan terus berjalan beriringan.
"Kamu mau makan apa?" tanyanya sesaat tiba di salah satu kedai seafood di sana.
"Em aku cumi asam pedas dan Es jeruk aja deh!!" jawabnya sambil menatap menu yang ada di banner kedai.
"Baiklah!! Pa!" sesaat kemudian langsung memanggil pelayan kedai yang sedang merapikan meja bekas pelanggan.
Pelayan itu mendekati meja yang di duduki Ayumi dan Jimmy dan menyiapkan buku catatan siap untuk mencatat.
Setelah memesan makanan,si pelayan pun berlalu untuk menyiapkan pesanan. Sementara itu Jimmy dengan terang-terangan menatap Ayumi dan mulai mengambil ponsel untuk memfoto secara candid.
__ADS_1
"Jimmy!!" saat Ayumi menoleh ke arah Jimmy ,Jimmy pun menjadi kikuk sendiri.
"Ya!" jawabnya singkat.
"Emm aku ke toilet dulu ya!! Bentar kok!" sambil berdiri kemudian berjalan menuju toilet.
"Ah iya!" jawab Jimmy kemudian tersenyum lalu menatap kembali ponselnya yang berisi foto Ayumi yang di ambil ya diam-diam.
Kemudian ia melakukan panggilan telepon pada sahabatnya,dan yang di telfonnya adalah JK.
"Hai Jekey!! Sibuk?" tanya Jimmy sambil tersenyum kecil.
"Hyung, kalau kamu lagi bosan jangan random telepon orang-orang. Kamu tahu aku lagi ada kerjaan." jawab Jekey dengan nada kesal di sana.
"Aku bukan bosan makanya telepon kamu,justru aku mau kenalin kamu sama calon tunangan aku,lebih jelasnya sih pacar aku.Nah dia datang, sebentar jangan di matikan." paksa Jimmy dengan penekanan.
"Kamu nelepon siapa?" tanya Ayumi yang baru saja sampai di meja makan.
"Ini kenalin sahabat aku,dia Jekey. Sapalah sebentar." pinta Jimmy sambil memberikan ponselnya yang sudah dia alihkan menjadi video call.
"Tapi.." Jimmy pun sedikit memaksa dan Ayumi pun akhirnya menerimanya.
"Hai..Jekey!!" Ayumi pun langsung mengenalinya,ya dia adalah teman dekat waktu di kampung halamannya. Tentu saja Jimmy juga kaget kenapa mereka saling kenal.
"Luna!! Itu beneran kamu Ayumi Luna?" dengan raut tak percaya Jekey langsung memindai wajah Ayumi.
"Jadi kalian berteman?" tanya Ayumi pada Jimmy sambil memperlihatkan ponselnya.
"Iya dia sahabat termuda aku waktu kuliah di Korea. Kamu kenal dimana?" tanya Jimmy balik.
"Kami teman SMA satu kampung dulu. Wah gak nyangka ternyata sahabatku di jodohkan dengan teman dekatku? Benar-benar sulit di percaya.!" Jekey yang menjawab .
"Kalau begitu secepatnya kita harus ketemu!" ucap Ayumi kemudian.
"Minggu ini kalian datang ke acara pertunangan ku,kita ketemu di sana." jawab Jimmy sambil tersenyum.
Obrolan mereka terhenti saat pelayan mengantarkan makanan untuk mereka,Jimmy pun memutus sambungan videonya dan Jekey pun setuju.
__ADS_1