TerJebak Ikatan Pernikahan Dengan Musuh

TerJebak Ikatan Pernikahan Dengan Musuh
eps17


__ADS_3

_________


Jian dan semua orang yang ada di panti duduk barengan di ruang keluarga,mereka semua saling berbincang-bincang bersama sama kecuali Jiwon dan Kevin .mereka berdua saling menatap satu sama lain dengan tatapan seperti membunuh ,melihat hal itu Jian tersenyum tipis iya lalu mempunyai sebuah ide "Bu Yuni "apa semua barang-barang yang aku beli tadi sudah di kasih pada anak-anak?"tanya Jian penasaran


"ahh...ibu lupa " ibu bagiin sekarang ya !". ucap Bu Yuni dan langsung berdiri dari duduknya , saat Bu Yuni beranjak dari duduknya tiba-tiba jian meraih tangan Bu Yuni


"tunggu bu,biar Jiwon dan Kevin saja yang membawanya"iyakan ?".ucap Jian sembari melirik ke arah Jiwon dan Kevin


"i-iya-iya,kami akan membawanya ke sini!"ucap mereka berdua kompak dan langsung pergi


Setelah melihat mereka berdua pergi dengan kesal Jian merasa puas "rasakan itu ,encok - encok deh tu pinggang hahah....ucap Jian dalam hati kecilnya "bu sambil nunggu mending makan eskrim yang ku beli tadi !"


"iya bener juga ,kalo gitu ibu ambil dulu ya eskrimnya!"


______


Disisilain Jiwon dan kevin membawa satu persatu mainan-mainan yang ada di luar ke dalam dengan mengeluh "ini semua salah mu!" ucap Kevin kesal pada Jiwon ,Jiwon hanya diam dengan tatapan dingin Sembari mengangkut-ngangkut semua mainan ,melihat jiwon yang dingin Kevin hanya bisa diam menahan kesal iya lantas melanjutkan aktivitas nya . tiba-tiba terdengar suara telpon dari saku celana Jiwon ,Jiwon lantas mengangkatnya dengan wajah yang dingin


"ada apa ?" tanyanya


"ini aku bos galu!"


"iya aku tau ,cepat bilang ada apa?"aku sedang sibuk!"


"bos inii..ada nona Nina di kantor,dia mencari bos katanya bos tidak menghubunginya sama sekali dari pas ketemu di kape sampai sekarang !"jadi gimana bos?"


"sial aku lupa tentang dia ,cepat berikan henponya pada dia !"


"baik bos ,Nina ini bos mau bicara!" ucap galu pada Nina yang sedang duduk ,Nina pun menghampiri galu dan merebut henpon galu dengan tatapan sombong ,hal itu membuat galu sangat kesal


"halo Jiwon ,kenapa kamu tidak menghubungiku ,aku sangat ingin di telpon olehmu!" ucap Nina dengan kesal

__ADS_1


"maaf Nina aku lupa,aku sangat sibuk!"


"sekarang kamu dimana ?"


"aku ada di panti ,aku sedang....


"dimana itu ?"aku kesana sekarang!".potong Nina


"baiklah aku akan serlok lokasinya!"


"oke!" ucap Nina dengan cepat dan langsung mematikan teleponnya dan melempar ke arah galu dan lantas pergi begitu saja ,hal itu membuat galu sangat kesal ,galu langsung mengutuk Nina dalam hatinya "dasar wanita kampret,semoga bos tidak jadi menikah dengan mu heh ....


_______


" tidak apa-apalah menyuruh Nina kesini ,lagian Jian juga membawa Kevin ,mana mungkin aku kalah dengan wanita itu ,TIDAK MUNGKIN!" Ucap jiwon dengan tegas dan langsung melanjutkan kerjanya.Selang beberapa lama Jiwon dan Kevin sidah selesai memasukan semua barang-barang ke dalam ,mereka lantas duduk karna kecapean di lantai


"sial...berat banget nih barang-barang ,banyak lagi huh...huh...huh....!"keluh Kevin dalam hati sembari terengah-engah


"heh apa kau tidak lihat kami berdua sangat cape ,setidaknya kamu beri kami air!"kesal jiwon


"huh pemalas...!"ejek Jian


"ehh...Jian aku tidak pemalas,tadi aku ingin langsung membagikan mainannya tapi Jiwon menyuruhku duduk ,jadi aku terpaksa!"ucap Kevin tak mau kalah.mendengar hal itu Jiwon semakin marah "heh kau ,sejak kapan aku menyuruhmu duduk hah ,kau ingin mati?"bentak Jiwon


"Sudah -sudah kalian....!"teriak bu Yuni "Jian kamu jangan begitu mereka juga butuh minum ,lebih baik kalian minum dulu nih!"ucap bu Yuni sembari menyodorkan dua gelas minuman kepada Jiwon dan Kevin ,Jiwon dan Kevin menerimanya dan meminumnya ,sembari menunggu Jian di marahi oleh Bu Yuni .selang beberapa menit Bu Yuni langsung menjewer telinga Jian dengan keras ,hal itu membuat Jiwon dan jevin merasa puas"ahhhh sakit Bu....maaf,aku hanya bercanda!"lirih Jian


"huh rasakan itu!"ucap jiwon dan kevin dalam hati sembari meminum minuman yang di kasih Bu Yuni


_______


"Kevin!"panggil Jian dengan lembut

__ADS_1


"eh i-iya Jian !"jawab Kevin dengan senang sembari berdiri menghampiri Jian "ada apa jian?"


"apa kamu masih cape ,jika sudah tidak cape aayo kita bagikan semua barang-barang ini!"


"tentu "aku sangat bertenaga dan kuat ,mana mungkin aku cape ,ayo aku akan membagikannya !"ucapnya dengan antusias


"hehehh...ayo!".


Jian dan Kevin lantas pergi meninggalkan Jiwon sendirian ,melihat itu Jiwon merasa kesal "sepertinya aku memang tepat memanggil Nina kesini ,jika tidak aku akan jadi nyamuk mereka berdua !"


Jiwon lantas berdiri dari duduknya dan langsung berjalan menghampiri Jian dan Kevin dan langsung membatu membagikan semua barang-barang dan mainan kepada anak-anak


"jangan berebut ya !"


"ambil satu - satu jangan berebut !"


"Lulu ini boneka untuk mu!"


"makasih kak!"


"semuanya berbaris dengan rapih ya agar kakak Jian dan yang lainnya tidak pusing !" teriak Bu Yuni


,"baik buuu!" Teriak semua anak-anak panti dan langsung berdiri dan berbaris dengan rapih ke samping .setelah melihat anak - anak berbaris dengan rapih Bu Yuni tersenyum manis dan langsung pergi ke dapur ,lalu Jian danbyang lainnya melanjutkan kegiatannya yang tadi .selang beberapa lama barang-barang sudah habis dan semua anak - anak panti sudah mendapatkan mainannya masing-masing ,Jian dan yang lainnya duduk dan beristirahat dengan keringat yang bercucuran


"huh ternyata cape juga!"keluh Jian


mendengar itu Jiwon tersenyum sinis "cih baru segitu saja sudah cape ,apa kau tidak merasakan saat aku mengangkut barang itu lebih cape dari ini!"ejek Jiwon


mendengar ucapan Jiwon yang mengejek Jian sangat kesal iya lalu menghampiri Kevin dengan wajah cemberut ,melihat Jian yang cemberut Kevin mulai menenangkannya dengan memegang tangannya "sudah jangan cemberut begitu kamukan wanita pastinya mudah cape melakukan ini ,jadi jangan cemberut oke !"ucapnya dengan lembut


"kamu sangat pengertian Kevin ,tidak seperti dia huh !"ucap Jian sembari memandang Jiwon dengan sinis ,melihat itu Jiwon membalas Jian dengan tatapan sinis juga . tiba-tiba saat suasana sedang hening- heningnya ,ada seseorang yang mengetuk pintu dengan kecang berulangkali sampai membuat semua mata tertuju pada pintu itu, kemudian Jian langsung berdiri dari duduknya dan langsung menghampiri pintu dan membukanya "siapa?".alangkah terkejutnya iya melihat seorang yang iya kenal di luar "kauuuuu?

__ADS_1


bersambung.......


__ADS_2