TerJebak Ikatan Pernikahan Dengan Musuh

TerJebak Ikatan Pernikahan Dengan Musuh
Eps22


__ADS_3

"sayang"kenapa kamu ngelakuin ini tanpa sepengetahuan ku?."kamukan sudah janji bahwa kita akan menikahkan anak kita satu-satunya dengan jian ,apa kamu lupa dengan perkataan mu sendiri?".Tanya ayah Jiwon pada istrinya itu dengan nada kecewa yang mendalam .


"iya "kenapa kalian melakukan ini?"dan kamu sayang "kenapa kamu tidak memberitahuku padahal kita sering telponan setiap hari?".lanjut ayah Jian pada istrinya itu


"dengerin kami dulu ,kami berdua bisa menjelaskan semuanya.jangan berpikir aneh-aneh dulu !".ucap Rania membela diri


"iya ,dengerin dulu.jangan sampai marah tanpa sebab seperti ini !".lanjut Marisa tak mau kalah


"yasudah cepat bilang kenapa kalian berdua melakukan ini pada suami kalian sediri?.Apa mentang-mantang kami tidak ada di rumah kalian berdua bisa memutuskan ini tanpa persetujuan kami?".gertak ayah Jiwon


" tidak seperti itu !".dengerin dulu!".


"yasudah cepat bilang!".


"jadi begini..... .Rania menceritakan semua yang di alaminya selama suaminya pergi ,iya juga menceritakan tentang tantangan-tantangan yang iya berikan kepada anak-anak mereka itu yang sangat susah di atur ,dan sebab terjadinyA pernikahan yang tidak di inginkan mereka ini dengan detail dan jelas.


**********


"jadi begitu......!".ucap Rania sesudah menjelaskan semuanya


"Terus bagaimana dengan pernikahan ini ?apa kalian akan benar-benar menikahkan mereka berempat dengan calon yang berbeda dan membatalkan pernikahan anak kesayangan kita?".lanjut ayah Jian dengan wajah yang murung tak percaya


"tidak"kami melakukan ini juga pasti ada alasannya dan juga rencana!".lanjut Marisa meyakinkan suaminya


"Rencana apa?". bingung kedua laki-laki itu


"sini kami bisikan!.....


************


Disisilain Jian dan Jiwon saling memandang satu sama lain setelah orangtua mereka pergi untuk berdiskusi


"jiwon apa papah dan ayah Jiwon akan menyetujui pernikahan ini?"apa mereka akan kecewa?".tanya Jian dengan rasacemas yang menggejolak di hatinya


"di setujui atau tidak aku tidak peduli!.aku gak akan menikahimu walau mereka tidak merestui pernikahan ku dengan nina dan kau dengan Kevin !".ucap jiwon jutek dan dingin

__ADS_1


"heh kau pikir aku mau menikah denganmu?.tidak Sudi heh!".ucap Jian kesal dan langsung pergi meninggalkan Jiwon dan langsung menghampiri Kevin dan juga Nina yang sedang duduk di kursi VVIP .jian berjalan menghampiri Kevin dengan wajah kesal dan duduk di sampingnya .melihat itu Kevin bingung."ada apa jian kenapa kamu cemberut seperti itu apa ada masalah?. dan juga ayah mu kan sudah datang masa kamu sedih seperti ini!".tanya Kevin sembari merangkul Jian


"tidak Kevin aku hanya kesal pada LAKI-LAKi brengsek itu !".jawab Jian sembari menunjuk ke arah Jiwon yang sedang berdiri di belakang Kevin dengan wajah datarnya .melihat itu Jiwon kesal dan langsung duduk di sampingnya Nina dan langsung memeluk Nina mencoba memanasi Jian "Nina..!".ucap jiwon dengan manja .melihat hal itu Jian ,Kevin dan Nina sangat terkejut ,baru kini Jiwon ber


sikap manja pada seseorang tanpa melihat situasi dan tempat "ji-Jiwon kamu baik-baik saja?".tanya Nina dengan gugup di peluk Jiwon


"hmm,Nina Jian sangat jahat dia memintaku dan menunjuk-nunjuk aku!".ucapnya sembari tersenyum sinis pada Jian .mendengar itu Nina langsung tersenyum seringai "tenang Jiwon kamu ada bersamaku ,Jian tidak akan berani mengganggu mu ataupun mendekatimu!".ucap Nina sembari memeluk jiwon balik dengan sangat erat.melihat tingkah Jiwon ,Jian sangat geram iya lantas berdiri dari duduknya dan langsung membentak Jiwon dengan kantang "heh Jiwon ,sejak kapan kamu bertingkah seperti ini dan memitnahku hah?".bentaknya sangat keras .mendengar itu Jiwon sedikit terkejut iya lantas melepas pelukannya pada Nina dan menatap Jian dengan tajam .Nina yang melihat jiwon yang di bentak - bentak Jian merasa kesal iya lantas berdiri dan membentak Jian balik mencoba membela Jiwon agar Jiwon simpati padanya "heh Jian beraninya kamu membentak calon suamiku ,jangan macam-macam kau !".bentak Nina pada Jian


"heh Nina dia yang mulai duluan !". bela Jian balik


"tidak "kamu pasti yang duluan !".


"tidak "dia duluan !".


mereka saling bertengkar tanpa henti .mereka berdua tidak ada satupun yang mau mengalah .melihat Jian dan Nina bertengkar Jiwon dan Kevin langsung memisahkan mereka berdua ,takutnya mereka berdua beradu jotos di butik itu


"Nina sudah!".ucap jiwon sembari memegang tangan Nina


"tidak !".ucap Nina sembari menepis tangan jiwon


"tapi Kevin dia yang salah aku tidak salah!".


"iya aku tau ayo duduk!".ucap Kevin mencoba menenangkan Jian . mendengar itu Jian murung .Jian langsung duduk di kursi sebelah Kevin iya langsung memeluk Kevin sembari menangis"huaa......Kevin!".tangisnya kencang menggema di butik tersebut


"sudah-sudah....!".bujuk Kevin


Mendengar tangisan Jian para pelayan butik mengintip tari kejauhan


"heh ,ada apa ini kenapa nona Jian menangis sekencang ini ?apa ada masalah?".bingung para pelayan butik


"iya padahal tadi kayak baik-baik saja!".ucap salah satu pelayan


"baiklah lebih baik kita keja saja ,takutnya bos liat kita di sini , bisa-bisa kita di pecat!".ucap lagi pelayan butik


"baik!".

__ADS_1


____


melihat Jian yang manja kepada Kevin membuat Nina iri ,iya lantas memeluk Jiwon dan langsung menangis pula di pelukan Jiwon "Hua.....Jiwon...!".rengek nya dengan keras


"su-sudah Nina jangan menangis !". ucap Jian sedikit risih di peluk Nina


"jiwon dia yang salah..,aku hanya ingin membelamu dari perempuan itu ..Hua....!".tangisnya lagi


"HUA.....!".MEREKA MENANGIS DENGAN KENCANG SEJADI JADINYA


*********


DIwaktu yang bersamaan .setelah memberitahu rencana Marisa dan Rania pada suami mereka masing -masing .suaminya sangat kagum dengan ide istri mereka itu "wah isteri-isteri kita sangat pintar iya kan pren?".ucap suami Marisa pada ayah Jiwon


"hemm ,benar isteri kita sangat pintar!".puji ayah Jiwon sembari melihat ke arah Rania yaitu istrinya dengan senyuman manis yang iya punya.melihat suaminya yang tersenyum manis padanya membuat pipinya merona .iya lantas memalingkan wajahnya menyembunyikan wajahnya yang merona itu


__________


"HUA.........!"


TANGIS JIAN DAN NINA DENGAN KENCANG .SAMPAI TERDEBGAR OLEH MARIS ADAN YANG LAINNYA dari jauh


"kenapa anak-anak?".bingung Marisa dan juga cemas


"apa terjadi sesuatu pada anak - anak kita?".lanjut Rania juga cemas


"Dari pada tebak-tebakan apa yang terjadi ,lebih baik kita lihat kesana untuk memastikan!".usul ayah Jiwon


"iya ayo cepat!".lajut Ayah Jian dan langsung pergi terlebih dahulu. karna menghawatirkan anak perempuannya itu.lalu di susul oleh ayah Jiwon ,Marisa dan Rania dari belakang .mengekori ayah Jian


BERSAMBUNG.........


JANGAN LUPA


LIKE,KOMEN, FAVORIT ☜ (↼_↼)

__ADS_1


MAKASIH ;)


__ADS_2