
Jian berhadapan dengan Momo gadis kecil yang mempunyai keterbatasan mental karna keluarganya "hai Momo apa kamu mau berteman dengan ku?".tanya Jian sembari perlahan-lahan mendekatinya
"Momo mau bermain Momo suka main !".ucapnya kegirangan.
tiba-tiba Momo berlari ke arah Jian dan memeluknya dengan erat .Jian sangat terkejut saat Momo memeluknya tapi tiba-tiba rasa takutnya pudar iya langsung memeluk balik Momo "kenapa Momo apa ada masalah?"tanya Jian sembari mengelus rambut Momo yang kusut Karana jarang di urus
"Momo ingin pulang ,Momo tidak suka tempat itu ,Momo ingin punya teman seperti kakak!".ucap Momo dengan pelan
"emm ,kalo boleh tau umur Momo berapa ?".
"umur Momo sembilan belas tahun !".ucapnya dengan cepat
Mendengar ucapan Momo yang nyambung Jian merasa Momo bukan orang gila atau anak yang punya keterbatasan mental iya merasa Momo hanya pura-pura menjadi gila.
Jian lantas memeluk Momo dengan erat dan mendekatkan bibirnya ke arah telinga Momo
"Momo ,apa kamu hanya pura-pura gila?".tanya Jian pelan
Mendengar hal itu Momo sangat terkejut iya lantas menatap mata Jian yang sayu saat melihatnya "ke-ke Napa anda tau?."kagetnya tak karuan sampai gemetar
mendengar jawaban Momo Jian merasa tenang iya lantas meraih tangan Momo dan membawanya ke hadapan Jiwon .saat Jiwon melihat Jian yang sangat dekat dengan Momo iya merasa heran "kenapa gadis ini bisa dekat dengan orang gila? apa dia ini juga gila? dia sangat aneh! .ucap jiwon sedikit keras sampai terdengar oleh Jian yang sedang menuju ke hadapannya
mendengar ucapan Jiwon ,Jian sangat kesal iya langsung menginjak kaki Jiwon keras saat sudah dekat dengannya.karna ulah Jian ,Jiwon merintih kesakitan "kenapa kau menginjak kakiku?" kesalnya
"sudah diam ,ayo kita kerumah sakit !".ucap Jian pada Jiwon senabri menggenggam tangan jiwon menggunakan tangan yang satunya
"untuk apa? untuk membawa orang gila ini pergi kerumah sakit jiwa?merekakan ada untuk apa kita mengantarnya!".ucap jiwon terus menerus
"bukan rumah sakit jiwa ,kita antar ke rumah sakit biasa saja ,kita akan memeriksa mentalnya !".ucap Jian jutek
"untuk apa?"
"kamu jangan banyak bicara ,ayo ikut saja LAKI-LAKi kok bawel banget sih!".ucap Jian dengan kesal dan langsung menarik Jiwon ke dalam mobil
____________
tak lama mobil pun berjalan.semua orang di sana masih membeku tak percaya dengan kehebatan seorang wanita.seketika pikiran merekapun kembali "bos pasien kita dibawa mereka bos....!".teriak salah satu petugas rumah sakit jiwa
__ADS_1
"ahhh bagai mana ini ,kenapa kita membiarkan mereka pergi!".
"apa kita harus mengejarnya bos?"
"Heh sudah - sudah bos jiwon ku dan nona Jian ku itu pasti membawa orang itu ke tempat yang aman, kalian jangan hawatir ,dan sekarang kalian lebih baik pergi sana .huh tidak berguna !".ucap galu dengan sinisnya
"cih kau juga tidak berguna ,lemah !."ucap para satpam
"heh apa kalian mau ku pecat?".ancam galu pada satpam-satpam itu
"kami tidak takut ,anda hanya asisten bos Jiwon saja huh !".ucap salah satu satpam lebih sinis
mendengar ucapan mereka galu seperti hantam jangka kapal yang sangat besar ,ingin rasanya Inya bersembunyi di mana saja yang tidak kelihatan
RUMAH SAKIT
"bagaimana dok keadaan wanita itu?".tanya Jian pada sang dokter
"dia gadis normal dan dia itu tidak gila !".jawab sang dokter apa adanya
"jangan dengarkan dia dok !dok apa saya bisa melihat dia sekarang?".tanya Jian sudah tidak sabar
"boleh nona ,silahkan !".
setelah mendapat ijin Jian dan Jiwon segera menghampiri Momo yang sedang berbaring di ranjang sembari gemetar karna ketakutan
"Momo apa kamu baik-baik saja,tidak usah takut kami orang baik !".
"sebenarnya ka-kalian mau apain Momo ?".tanya Momo dengan gemetar hebat
melihat hal itu Jian segera memegang pundak Momo agar Momo bisa tenang "tenang saja aku hanya ingin kamu di tempatkan di tempat yang qman,tidak seperti di rumah sakit jiwa itu !".ucap Jian dengan jujur
"benarkah ?"apa kalian berjanji?"
"iya aku janji ,sekarang kamu ceritakan semua nya padaku ,kenapa kamu bisa sampai di tempat seperti itu?".tanya Jian dengan lembut
"saat usia Momo lima tahun Momo adalah anak yang ceria ,Momo tinggal bersama ibu dan ayah kami sangat saling menyayangi ,tapi kebahagian Momo dan keluarga hancur ,ibu Momo ketahuan sekamar bersama dengan adik kesayangan ayah .ayah Momo sangat marah iya melampiaskan semua pada Momo .iya sering memukul dan mengurung Momo di gudang .ibu Momo sudah mencoba berbagai cara agar Momo di lepaskan oleh ayah tetapi ayah tidak mau melepaskan momo,iya bilang Momo itu harus di jaga dan di didik oleh ayahh ,agar saat besar Momo tidak seperti ibu yang selingkuh di belakangnya .tapi waktu itu ibu Momo berhasil menemui Momo dengan susah payah ,iya bilang Momo harus pura-pura gila agar ayah Momo kasihan pada Momo dan setelah itu Momo tak pernah bertemu lagi dengan ibu karna ayah sudah mengetahui bahwa ibu menemui momo.dan karna saran ibu ,Momo jadi sering pura-pura gila di hadapan ayah ,karna ayah sering melihat Momo berbica sendiri dan tertawa sendiri iya merasa kasihan .setelah itu Momo di kirim ke rumah sakit itu ,setiap hari Momo harus pura-pura gila karna Momo di awasi oleh ayah dari kejauhan .jadi Momo ingin kabur agar jauh dari ayah !".ucap Momo panjang lebar
__ADS_1
mendengar ucapan Momo seketika Jian dan Jiwon saling memandang satu sama lain ,mereka berdua lantas berdiskusi agak lama
_________
"Momo apa kamu tinggal di panti asuhan ,di sana sangat nyaman kamu tenang saja !"
"benarkah?"ta-tapi Momo takut ayah dapat menemukan Momo di sana !"Momo tidak mau kembali lagi ke tempat itu !"
"tenang Jiwon akan mengurusnya ! iya kan Jiwon?".tanya Jian pada Jiwon yang sedang melihat-lihat obat
"iya.jawab Jiwon dengan dingin
"baiklah aku mau !".ucap Momo dengan wajah berbinar
"kalo begitu nanti ada orang yang menjemput mu kemari,namanya Bu Yuni !.
"apakah Bu Yuni baik?".
"tentu ,dia baik sekali!".
"iya ,makasih kak!".
"heheh iya ,kalo begitu kami berdua pulang dulu ya ,lain kali kakak akan menjenguk mu di sana!. ucap Jian dan berjalan pergi meninggalkan ruangan dengan jiwon yang ber
ada di sampingnya
__
"......?.ah aku belum menayakan nama nya"!. cemberut Momo
"namanya nona Jian !".ucap sang dokter yang tiba-tiba datang untuk memeriksa tekanan darah Momo
"Jian?".
like,komen , favorit, vote yuuuuu(☆▽☆)
Bersambung.......
__ADS_1