
"Jiwon?." kaget Jian saat melihat jiwon yang memegang tangannya erat.iya langsung menepis tangan jiwon dengan kesal
"kenapa kamu disinih?
"Jian aku..
"ah.... kau pasti mengikutiku dari tadikan saat aku bersama?."potong Jian
"Jian aku ingin mengobrol sebentar dengan mu!. ucap jiwon dengan tatapan sayu
"heh untuk apa? bukannya kamu jijik dengan ku ? seorang wanita jelek!. ucap Jian sembari memalingkan pandangannya
"apa maksudmu? kenapa kamu tiba-tiba berkata hal seperti itu?" tanya Jiwon bingung tanpa iya sadari bahwa iya yang menguntungkan nya pada Nina
"ah sudah lupan itu.kamu ingin berbicara apa? cepat bilang!.
"ayo!. tiba-tiba Jiwon menarik Jian kedalam mobilnya
"kau mau membawaku kemana?
"kita mengobrol di taman!. ucap jiwon dingin dan langsung menekan pedal gas
Mobil Kevin
Kevin terus memikirkan kegiatan romantis dengan Jian yang tak mungkin iya lupan. iya terus tersenyum cengengesan seperti orang gila "ahhhh sial, aku sangat bahagi!. teriak nya dalam mobil "ini adalah hari paling istimewa, Tuhan terimakasih...! Teriak nya lagi sangat keras sehingga membuat orang yang ada di jalan sedikit kaget
"dasar anak muda!.
Disisilain Jian dan Jiwon sedah sampai di taman, mereka berdua langsung duduk di kursi kayu yang cukup panjang
"cepat kamu bau bilang apa?" tanya Jian jutek
"Jian, kenapa perasaanku sangat aneh sekarang?.
__ADS_1
"ya mana aku tau, pikir saja sendiri!.
"huh, apa kamu punya perasaan yang sama denganku?
"tidak!.
karna ucapan Jian yang terlalu singkat membuat Jiwon kesal, iya lantas memegang tangan Jian dan menggenggam nya dengan erat . hal itu membuat Jian mengerutkan dahinya "Jiwon lepaskan ? kenapa kau ini? kesal Jian
"Jian apa kamu benar-benar tidak memiliki sedikit perasaan aneh dengan pernikahan ini?
"sudah ku bilang tidak, sekarang lepaskan !. berontak Jian . saat Jian memberontak Jiwon langsung mencium Jian hal itu membuat Jian mematung seketika, tiba-tiba perasaan aneh datang dalam dirinya. hatinya tiba-tiba menggejolak tak karuan.
"bagai mana apa kamu merasakan perasaan aneh?" tanya Jiwon selepas melepaskan ciumannya
Seketika Jian langsung tersadar. iya langsung memukul pipi Jiwon dengan keras.
"beraninya kamu menciumku? aku sudah punya calon suami !. dan kau juga sudah punya calon istri Jiwon !. bentak Jian
"kenapa? aku pernah menciummu waktu kecil walau itu tidak di sengaja!.
"tapi aku selalu mengganggap mu masih kecil!.
"ehh..kenapa kau sangat nyebelin !.kesal jian
"kenapa kamu melakukan itu? apa kamu mulai mempunyai perasaan pada ku?" ucapnya lagi
Mendengar ucapan Jian seketika hatinya kacau balau, Jian langsung duduk di kursi sembari memegang kepalanya yang pusing.
"arghh..aku bingung!. Teriak nya dengan keras
karna Jian masih marah dengan kejadian tadi, iya langsung pergi meninggalkan Jiwon sendirian di taman dan pergi menyusuri sisi jalan untuk pergi ke rumahnya . saat di perjalanan pulang, iya mulai memikirkan jiwon yang tiba-tiba timbul dalam pikirannya.iya terus memikirkan perkataan jiwon, sekaligus memikirkan perasaan nya sendiri
"argh Jiwon sangat nyebelin !. teriaknya dengan kesar di jalan yang sepi. tiba-tiba kedua matanya mengeluarkan air yang begitu deras seketika iya menangis sekencang-kencangnya. iya tidak bisa menutupi perasaannya sendiri yang begitu aneh tentang jiwon. "kenapa ? aku bingung , aku bingung siapa sebenarnya yang aku cintai! aku binggung heheh!. tangisnya sembari memegang kedua lututnya di sisi jalan yang sepi itu
__ADS_1
Tiba-tiba dari kejauhan terlihat mobil berhenti di dekat jian, yaitu mobil milik jiwon. Jiwon keluar dari mobil dan langsung menghampiri Jian yang sedang menangis sendirian di jalanan yang rawan kejahatan.
"Jian,ayo pulang!. ucap jiwon sembari mengulurkan tangannya. Jian langsung menoleh ke atas dengan mata yang sudah merah . seketika iya langsung memeluk Jiwon dan menangis di dekapannya
"he..he.... Aku bingung,aku bingung dengan diriku sendiri!. tangisnya dengan keras
"sudah lupakan itu. aku akan mengantarmu pulang !. ucap jiwon sembari mengusap pipi Jian yang basah
Saat di dalam mobil, Jian hanya diam sembari melihat ke luar jendela Sembari menahan tangis
"Jian maafkan aku soal yang tadi!. ucap jiwon .tapi Jian tak menjawabnya sama sekali!.
Rumah Jian
"terimakasih sudah mengantarku pulang !. ucap Jian sembari menunduk kaku
"......"
"karna tidak ada jawaban sedikitpun Jian langsung masuk kedalam rumahnya tanpa melihat Jiwon sedikitpun
Setelah melihat Jian yang sudah pergi.Jiwon langsung menggambil henponya dan langsung menelepon galu
"galu!.
iya bos,ada yang saya bisa bantu?!
"temui aku di bar!.
loh kenapa ke sana bos?
temani aku minum,jangan banyak tanya!. ucap jiwon dan langsung menutup teleponnya
"wah sepertinya bos punya masalah besar sekarang!.
__ADS_1
Bersambung.....
maaf jika menunggu, ATHOR baru isi kuota🤗