
Jiwon masuk ke dalam kamar hotel dengan Jian yang berada di tangannya .iya mengendong jian sampai di ranjang hotel yang sangat mewah dan juga sangat besar ,Jiwon langsung membaringkan badan Jian yang ramping dengan lembut agar Jian tidak terbangun lalu menyelimutinya dengan selimut yang tebal. setelah membaringkan Jian ,Jiwon kemudian memandangi Jian terus menerus dengan tatapan sayu
"wanita ini sebenarnya makan apa ?kenapa kurus sekali ,padahal iya makan sangat banyak .jika di lihat-lihat dia sudah besar juga tapi semakin kamu besar kau malah makin menyebalkan,andai kamu tidak menyebalkan mungkin aku bisa menyetujui perjodohan ini !".ucap jiwon dalam hati kecilnya dan langsung berbaring di sebelah Jian . iya mencoba membuat jarak dengan Jian menggunakan sebuah guling di antara mereka dan iya mulai menutup matanya
Saat Jiwon mulai tertidur tiba-tiba ada ketukan keras dari luar kamar yaitu menejer hotel sembari membawa makanan yang di pesan Jiwon tadi "tuan muda makanannya sudah siap!".panggilnya sedikit kencang dari luar kamar .karna hal tersebut jiwon langsung beranjak dari tidurnya dan membuka pintu" krekkk"
"tuan muda ini makanannya!".ucap menejer itu sembari menyodorkan makanan yang iya bawa tadu
"bawa saja makanannya Jian masih tidur !".suruh Jiwon dengan dingin
"emmm baik tuan !".ucap menejer hotel itu dan beranjak pergi meninggalkan kamar Jiwon dan kemudian Jiwon menutup pintu itu dengan keras .melihat itu menejer hotel menggelengkan kepalanya sembari mengelus dadanya merasa lega.iya lalu mengambil henponya dan menghubungi seseorang yang misterius
📞"tuan sepertinya saya tidak bisa melakukan ini ,saya minta maaf ,saya tidak mungkin mencelakai nona Jian dengan racun yang anda berikan ini ,maaf saya akan mengembalikan uang yang anda kasih untuk saya itu dan jangan suruh saya lagi untuk melakukan ini ,mungkin ini hari terakhir kita saling berhubungan.jika anda menelepon saya lagi tak segan-segan saya bisa mengadu pada tuan Jiwon ,sekali lagi saya minta maaf !".ucap sang menejer hotel dan langsung menutup teleponnya
"maafkan aku nona Jian Karna aku mungkin kamu tidak akan selamat ,aku sangat menyesal pernah menyetujui keinginan dia ,aku di butakan uang padahal bos Jiwon sangat baik padaku aku sungguh minta maaf .mendengar ucapan si menejer hotel itu, seseorang dalam telepon itu sangat kesal iya langsung membanting henponya sampai hancur berkeping - keping
"BRENGSEK !! teriaknya sangat keras
__________________***********_________________
Kamar Jian dan Jiwon
Jiwon berbaring lagi di ranjang sebelah Jian sembari memandang Jian dengan tatapan teduh .Tanpa di duga niatannya untuk menjaga jarak dengan Jian pudar begitu saja dan tapa disadari iya langsung menyingkirkan penghalang yang iya pasang sendiri dan langsung memeluk Jian dengan lembut "aku tidak tau aku kenapa,mungkin ini pelukan terakhirku ,biarkan aku memelukmu untuk menghilangkan rasa yang tak bisa di artikan ini!".ucap jiwon dekat telinga Jian .Tanpa di sadari Jian mendengarkan ucapan Jiwon ,ternyata iya hanya pura-pura tertidur sedari tadi.iya tersenyum di dekapan Jiwon tapi juga merasa sedikit sedih "baiklah ini terakhir!".ucap Jian dalam hati dan langsung tertidur
\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*
__ADS_1
pagi hari Jiwon sudah bangun terlebih dahulu iya sudah menyiapkan makanan di meja untuk Jian dan iya duduk di sopa sambil membaca sebuah koran tentang dirinya sendiri dan juga perusahaan sembari menunggu Jian ter bangun ."huh ternyata aku sangat tampan dalam koran ini ,kenapa aku baru menyadarinya !".ucap jiwon membanggakan dirinya sendiri dalam koran itu
tak lama Jian bangun dari tidurnya iya melihat jiwon yang duduk di sopa sembari membaca koran ,iyapun beranjak dari tidurnya lalu pergi menghampiri Jiwon .melihat Jian yang sudah bangun Jiwon menaruh korannya sembari berkata"baru bangun ?"dasar pemalas!".ucap jiwon dingin sembari menyindir
mendengar perkataan Jiwon ,Jian sangat kesal iya lantas mengabaikan Jiwon dan langsung duduk di sopa bersebelahan dengan jiwon lalu mengambil makanan yang ada dimeja. setelah itu iya memakannya dengan lahap Tampa melirik Jiwon sama sekali
"cih dasar wanita!".ucap jiwon dalam hati"makan itu yang bener jangan buru-buru!".tegur Jiwon dengan keras
"tapi aku lapar..
"iya aku tau kamu lapar, tapi jangan buru-buru juga,nanti tersedak taurasa!
" tapi aku ingin cepat pergi dari tempat ini heh.
"dari kamuu lah ,siapa lagi !"
"cihh ,yasudah makan sampe keselek ,aku tidak akan menolongmu sama sekali!". kesal jiwon
"baik!".Jian melanjutkan makanya dengan cepat tiba-tiba iya tersedak"uhukk,uhukk jiwon airr!".teriak Jian
melihat Jian yang tersedak Jiwon lansung memberikan Jian air dengan wajah dinginnya itu dan jian langsung meminumnya "sudah ku bilang ,dasar keras kepala!".ejek Jiwon
"kamu pasti mengharapkan aku tersedak kan,cepat mengaku !".ucap Jian curiga
"kau ini makin aneh ya , bisa-bisanya menuduhku Tampa bukti !".kesal jiwon
__ADS_1
",sudah mengaku saja kau pasti mengharapkan aku tersedak kan?.
"aku tidak Sejahat itu ya ,walau wajahku dingin dan seperti tidak peduli ,tapi aku tidak mungkin mengharapkanmu untuk tersedak .Walau kau wanita menyebalkan dan keras kepala tapi aku itu peduli padamu!".ucap jiwon dengan lantang
mendengar ucapan Jiwon itu Jian membeku sembari menatap mata Jiwon yang seperti orang jujur.
"kamu seperti orang jujur saja hahahah,tapi aku tidak percaya huh !".ucap Jian sembari tertawa dan melanjutkan makannya
mendengar itu Jiwon mengerutkan dahinya "sial kenapa aku menemukan wanita yang tidak peka seperti ini ?aku pikir iya akan kaget karna aku berkata seperti itu ,dasar wanita aneh baru kali ini aku melihat wanita sangat tidak peka seperti ini .kalo bisa aku ingin memakannya sekarang heh!".kesal jiwon dalam hati nya .
"terserah kau saja aku pergi dulu keluar ,makan tuh sampe kenyang biar keselek heh!".ucap jiwon kesal dan langsung keluar dari kamar "wanita gak peka heh!".ucap jiwon di balik pintu
"heh LAKI-LAKi aneh !"eh tapi apa perkataan nya tadi sungguhan?.aku sudah dag-dig-dug ser tadi ,"tapi itu tidak mungkin dia pasti berbohong mana mungkin Jiwon sang cowok dingin dan menyebalkan itu peduli padaku ,itu pasti trik liciknya,dari dulu dia memang seperti itu !. ucap jian tak percaya dan langsung m lanjut kan makannya
__
Disisi lain Jiwon sedang berjalan di lorong hotel dengan wajah yang kesal "ehhh wanita sama saja sangat menyebalkan , wanita tidak pekaa !".ucap jiwon lantang di lorong sepi itu
saat Jiwon sedang mengumet karna kesal tiba-tiba dari belakang ada orang yang memanggil Jiwon "boss...!".teriak seorang itu .Jiwonpun langsung membalikkan badannya kebelakang alangkah terkejutnya iya melihat seseorang yang iya kenal
"**kau?
bersambung......
like ,komen agar ATHOR semangat update**
__ADS_1