Terpaksa Menikahinya

Terpaksa Menikahinya
25.rosi dan kafka


__ADS_3

kini diandra berdiri sedikit menjauh dari kafka.


"maaf,aku datang kesini bukan untuk itu."ucap diandra.


"lalu...."


"kafka,ada seseorang yg peduli dan menyayangimu,ku mohon lupakan aku,dia adalah gadis yg baik,aku mengenalnya mulai dia masih kecil."sahut diandra.diandra sangat berharap dengan kehadiran rosi,semoga kafka akan melupakan dirinya dan bisa mencintai rosi.


"aku tidak yakin,apa kau pikir cinta itu mainan."jawab kafka.


ia menatap diandra tajam dan tak mengerti dengan tujuan diandra.kafka hanya mencintai diandra,dan tak ada wanita lain di sisinya.


ia berharap hanya diandra yg akan menjadi pendamping hidupnya.


"kafka,aku tidak bilang begitu,ku mohon mengertilah,bersikaplah dewasa.apa kau mengenal rosi."tanya diandra.ia masih berdiri dan menatap kafka lekat.berharap kafka masih ingat dengan sahabatnya.


"iya,aku pernah bertemu sekali dengannya.ada apa dengannya."


"dia adalah sahabatku,dia menyukaimu,gadis itu gadis yg baik.dia pantas untukmu kafka,ku mohon lupakan kan aku dan belajarlah mencintai orang lain.demi aku,ku mohon mengertilah posisiku.aku sudah menikah dan tak akan pernah meninggalkan suamiku demi orang lain."ucap diandra tegas.


kafka hanya diam dan menatap diandra tajam,matanya berkaca mendengar ucapan diandra.ia berharap diandra akan membalas cintanya,tapi ternyata dia salah,diandra lebih memilih raffa daripada dirinya.hatinya kini terasa sakit dan hancur lebur.


"gadis itu ada di depan,dia menunggumu."ucap diandra lalu pergi meningglkan kafka.


kini diandra sudah ada di depan rosi.


ia tersenyum tipis dan menatap rosi sendu.


menghela napas panjang dan mengeluarkan pelan.


"rosi,dia menunggumu,masuklah."ucap diandra pelan.


"apa dia sudah punya pacar,apa dia akan menyukaiku?"tanya rosi penasaran.dia berharap kafka akan menyukainya


"heem,,,dia belum punya pacar,rebutlah hatinya dan berjuanglah.aku harus pergi menemui suamiku."jawab diandra lalu menepuk bahu rosi pelan.


diandra pergi meninggalkan rosi dengan hati yg sangat gundah.hatinya menangis,ia sudah memanfaatkan rosi untuk menghindari kafka.hanya itu jalan satu satunya supaya kafka akan melupakan dirinya.ia berharap tuhan akan membantunya.


rosi masuk ruangan kafka.ia melihat kafka duduk di sofa.ia berdiri di depan pintu dengan menenteng paperbag di tanggannya.


"siang kak."sapa rosi lembut.


kafka mendongakkan pandangannya dan menatap rosi pelan.


"siang,duduklah"jawab kafka lalu mempersilahkan rosi duduk di sampingnya.


kafka masih dengan hatinya yg terluka,ia hanya berpura baik di hadapan rosi.


mungkin benar kata diandra,ia harus bisa melupakan diandra.namun ia tak yakin jika ia mampu melupakan diandra dalam sesingkat mungkin.


"kak ini untukmu."ucap rosi lalu membuka isi paperbag yg ia bawa.ia berharap kafka akan menyukainya.


kafka melihatnya dan tersenyum tipis.


kue berbentuk hati dan ada tulisan kafka di atasnya.


"terima kasih,kamu tak perlu repot repot."jawab kafka.

__ADS_1


"tidak,aku tidak repot.ini aku buat khusus untuk kakak."balas rosi.


"apa kakak mau mencobanya?"tanya rosi.


kafka mengangguk.


rosi membuka lalu memotong kue itu .ia menaruh potongan kue di atas piring kecil lalu memberikannya ke kafka.


"cobalah kak,ini aku buat sendiri."ucap rosi.rosi memang pandai membuat kue.


kafka mengambilnya lalu menyendoknya.


satu suapan pertama dan mengunyahnya anggun.


"enak."ucap kafka jujur.kue buatan rosi memang enak,apa lagi ia membuatnya dengan sepenuh hati dan rasa cinta yg berlimpah.


"terima kasih."jawab rosi.


rosi melirik kafka pelan lalu tersenyum tipis.


ia merasa lega dan bahagia,ternyata kafka menyukai kue buatannya.


"kak,terima kasih kemaren kakak sudah menolongku."ucap rosi.


"he'em tidak masalah."jawab kafka singkat sembari memasukkan kue ke mulutny.


"apa kau sudah makan."tanya kafka


"belum."jawab rosi singkat.


"ikut denganku,temani aku makan."ucap kafka.rosi mengangguk bahagia.


semua karyawan kantor melihatnya kagum.ada pangeran tampan dan bidadari berjalan beriringan.mereka memang sangat cocok dan serasi.


itulah yg ingin di ungkapakan mereka para karyawan


____


diandra menemani suaminya makan siang di ruangan raffa.


diandra menatap wajah suaminya pelan,ia ingin membicarkan masalh kafka dan rosi.


namum ia ragu.


"sayang."panggil diandra lirih.


"iya,ada apa."jawab raffa.raffa sedikit mendongakkan pandangannya sembari mengunyah makannya yg tinggal sesendok itu..


"apa kamu masih ingat rosi."tanya diandra sembari menyunggingkan matanya.


"iya aku ingat,bukankah dia temanmu."


"iya,tadi rosi datang kekantor menemui kafka."ucap diandra.


"ada apa,apa kafka membuat masalah."


"tidak,aku tidak tau kapan mereka pernah bertemu,tapi rosi bilang kalau dia menyukai kafka."jawab diandra.

__ADS_1


"sayang,kau harus membantunya,supaya mereka bisa bersatu."pinta diandra memohon ke raffa supaya raffa mau membantunya. dengan begitu kafka akan melupakan dia dan meninggalkan dirinya.ia berharap rosi mampu membuat hati kafka luluh.


"tentu saja aku akan membantunya.jika memang itu baik untuk mereka."jawab raffa lalu mengusap rambut istrinya pelan.


diandra merasa lega mendengar jawaban suaminya.


ia bisa sedikit tersenyum.ia akan berusaha membuat mereka bersatu.


ini adalah kesempatan baik untuk diandra.


dia yakin jika rosi adalah gadis yg pantas untuk kafka.


"sayang,hari ini aku pulang duluan ya,aku pingin beli kue dan beberapa camilan.aku juga ada tugas kuliah yg harus aku kerjakan."ucap diandra sambil membereskan bekas makanan suaminya.


"iya,nanti aku akan pulang lebih cepat.pergilah dan hati hati di jalan."jawab raffa .


"ok,,beres sayangku."sahut diandra lalu memeluk suaminya dari samping dan mencium pipi suaminya.


raffa tertawa kecil lalu mengusap rambut istrinya pelan.


raffa sangat beruntung memiliki istri seperti diandra.ia merasa diandra adalah gadis yg sempurna di matanya.


diandra pergi meninggalkan ruangan suaminya dan melangkah pergi menuju parkiran.


ada sopir han yg setia menunggunya.


diandra bukan istri bos yg sombong.ia selalu membuka pintu mobil sendiri.ia tak suka ada orang yg memperlakukannya secara berlebihan.


diandra masuk mobil dan duduk tenang di bangku penumpang.


"pak jalan,nanti mampir ke toko kue ya pak."ucap diandra sopan.


"iya non."jawab sopir han.


selama dalam perjalanan diandra hanya diam semabari menikmati lagu yg di putar sopir han .


lagu itu terasa nyaman untuk di dengar.diandra mulai menghentakkan kakinya pelan dan manggut manggut mengikuti irama lagunya.


sopir han menghentikan mobilnya di depan toko kue.


diandra turun dan berjalan memasuki toko itu.


toko itu selalu rame pengunjung,selain murah harganya juga enak rasa kuenya.


diandra berdiri dan ikut mengantri.antrian masih panjang namun diandra rela demi bisa menikmati lezatnya kue buatan toko itu.diandra melihat lihat setiap sudut ruangan.di tembok toko itu ada beberapa gambar menu dan bentuk kue yg cantik dan lucu.hampir lima belas menit diandra mengantri.


tiba tiba seseorang memanggilany dari belakang.


"siang nona,apa kamu masih ingat denganku."sapa gadis itu.


diandra diam sejenak dan mengingat ngingat kembali wajah gadis itu,setelah beberapa saat,diandra mengingatnya dengan jelas siapa gadis itu.


"iya aku mengingatnya."jawab diandra sinis.


❤️❤️❤️


jangan lupa like,vote dan rate5.

__ADS_1


tinggalkan komen,kritik dan sarannya.


terima kasih 🙏🙏🙏


__ADS_2