The First And Last Love (Revisi)

The First And Last Love (Revisi)
20


__ADS_3

"kita sudah sampai tuan muda "ucap asisten fai dan hanya di jawab anggukan saja oleh rifal


Asisten fai turun terlebih dahulu untuk membuka kan pintu mobil rifal.


Mereka berdua berjalan ke arah villa. Rifal memutuskan untuk mandi terlebih dahulu sebelum ia merebahkan tubuh nya ke kasur empuk milik nya.


Karena mereka sampai sudah sangat larut malam mereka memutuskan untuk langsung beristirahat.


***


Mentari sudah menempatkan diri nya di tempat yang seharusnya, terlihat seorang pemuda tampan yang masih bergulung dengan selimut nya, karena perjalanan panjang yang ia alami semalam.


Dia adalah rifal. Rifal yang masih enggan untuk bangun dari tidur nya karena rasa lelalh yang mendalam. Ponsel nya yang terus berdering yang memaksa kan dirinya untuk bangun.


Rifal : hallo


Jessica : hay rifal


Rifal : Jessica (rifal yang mengenal suara itu pun langsung menebak siapa yang menelpon nya


Jessica : ternyata kau masih ingat dengan ku


Rifal : ada apa kau menelpon ku haa?


Jessica : aku akan menyusul mu, aku akan membawa mu pulang ke negara Z, bukankah kita akan menikah rifal?


Rifal : itu tidak akan pernah terjadi


Sambungan pun di putus oleh rifal.


"sial!!! Kenapa wanita s*alan itu bisa menelpon ku" gerutu rifal


"aku harus membicarakan ini dengan faisal" lanjut nya lagi


Rifal pun bergegas untuk membersihkan tubuh nya agar bisa langsung membicarakan masalah Jessica dengan nya.


***


Ratu Jessica diningrat


Ia adalah wanita yang di jodohkan oleh kedua orang tua nya dan kedua orang tua rifal dengan rifal. Rifal yang tidak terima dengan keputusan itu pun langsung pergi dari rumah itu dan menetep disini.


Jessica yang cantik tetapi ia sangat licik. Itu hanya di ketahui oleh rifal saja. Kedua orang tua nya menilai bahwa Jessica adalah gadis yang cantik dan baik. Maka dari itu kedua orang tua rifal menjodohkan nya dnegan Jessica.


Jessica yang sangat tergila-gila kepada rifal bisa melakukan apa saja yang ia inginkan. Karena prinsip Jessica adalah, apapun milik nya harus tetap jadi milik nya jika ia tidak bisa mendapatkan nya maka orang lain pun tidak bisa mendapatkan nya.

__ADS_1


****


Tepat pukul 2 siang waktu setempat, ketiga sahabat itu sudah berjanji untuk bertemu di cafe Z untuk sekedar makan makan saja. Karena mereka jarang sekali berkumpul bertiga setelah intan mengalami kecelakaan waktu itu.


Dan disini lah mereka sedang berkumpul bersama, jika mereka sudah berkumpul tempat itu akan menjadi ramai.


"eh tau ga kalean kalean, semalem gue abis dinner bersama sang kekasih "


" udah tau" jawab kai dan al secara bersamaan


"ko nyebelin banget si lo lo pada. Lo ngasih tau si al ya kai kalau gue mau dinner? " selidik intan


" laki lo yang datang ke gue buat dekor tuh atap supaya jadi bagus dan indah mana dia minta diskon lagi sama gue" ceplos al


"what!!! Ape lo bilang minta diskon? Wah wah parah si parah beud dah hahaha" kata kai dan intan hanya mengerucutkan bibir nya saja


"iya parah banget kan dia. Tapi ga gue kasih sih. Sama gue di kasih dua pilihan, lebih milih diskon dan dekor biasa aja apa milih ga diskon tapi dekor waw. Eh syukur nya dia milih yang kedua haha padahal kalau pun dia milih yang pertama juga gue bakal kasih dekor yang waw, secara gue ga mau ngecewain sahabat gue yang mau dinner ahahaha " tawa al dan kai pecah


" noh berarti laki gue kaga diskon kan, gue masih bisa pamer. Dari pada kalean kalean nge jomblo terus seumur hidup "ledek intan


" meningan kita ya kai, jomblo bebas, dari pada itu punya laki dua tapi malah bikin ribet hahaha" kata al


"hahahaha bener banget tuh al" kata kai dan lagi-lagi membuat intan diam


"kek nya gue masuk jebakan batman nih hari ini" kata intan


" ogah" kata intan


"yee harus dong, harus modal dong. Lo harus bayar usaha kita ye ga al" kata kai


"bener banget tuh" kata al


"kaga punya duit gue" kata intan


"ketahuan banget boong nya lo, lo kan dari keluarga terkaya, laki aja ada dua masa iya kaga punya duit sih mustahil tau ga lo" kata al


"yee gue kan belum punya usaha kek kalian, kalian si udah megang duit sendiri lah gue mah si belum. Malu lah gue kalau harus minta ama orang tua gue. Terus kalau gue minta ama laki gue, bisa di bilang matrealistis gue"


"hahahah percuma banget lo punya laki dua kalau dompet tipis" kata al


"hahaha ngakak sumpah gue ga boong" kata kai


Pletak... Intan menjitak kepala kai dan al


"ett s*e beud sah lo s*alan!! " ketus al

__ADS_1


"kurang asem" kata kai


"bodo wle" kata intan sambil menjulur kan lidah nya ke arah al dan kai


"eh by the way kuliah kalian gimana lancar jaya? " tanya al


"aman terkendali" jawab intan


"lurus lurus aja sih gue mah" kata kai


"bagus bagus anak pintar " kata al


" eh iya al. Hubungan lo sama si rifki beneran udah beres? " tanya intan dan hanya di jawab anggukan saja oleh al


" ko lo ga cerita-cerita sih sama gue" kata intan


"lo sibuk pacaran mulu kampr*t" kata al


"tau lo. Lo sendiri yang sibuk sama cowo elo itu" kata kai


"lo tau kai? " tanya intan


" tau lah gila. Sekarang kan cewe nya lagi bunting" ceplos kai


"haaaa"kata intan sambil melebar kan mulut nya


"awas ada lalat masuk baru nyaho lo" kata al


"ko bisa bunting sih al, di apain? " tanya polos intan


" lo nanya ke gue, gue bunting juga kaga. Lu tanya aja sono ke si rifki di apain" kata al


"iya juga sih. Bener-bener apa kata lo" kata intan sambil manggut-manggut


"yaiyalah gue bener. Lu nya aja yang *on" kata kai


"t*y*l dasar "kata intan


" eh tapi sekarang rifki masih ngejar-ngejar lo ga al? " tanya intan


" masih lah, lo liat aja ponsel gue, banyak banget panggilan dari dia" kata al


"bagus lo harus jual mahal al" kata intan


"ye lah. Nah terus nasib hubungan lu sama si rifal gimana? " tanya balik al

__ADS_1


" gue juga bingung guys gue harus gimana" kata intan


"udah si ntan, pertemuin aja mereka. Lo beresin masalah nya, jangan lu diemin kaya gini" kata al


__ADS_2