
Satu bulan sudah berlalu kini usia kandungan Intan sudah menginjak usia 9 bulan, menurut dokter kandungan, Intan akan melahirkan dua minggu atau bisa sebelum dua minggu kedepan itu. Kini kedua keluarga dari Intan dan juga Rifal pun sedang berkumpul di rumah Tuan muda Permana, siapa lagi kalau bukan di rumah pasutri itu.
Kini mereka tengah berkumpul di ruang keluarga sambil mengobrol kan apa saja yang ada di benak mereka.
"Gimana nak apa kalian udah ada rencana buat nama anak kalian nanti?" Tanya sang mama.
"Sudah dong mah, semua udah kita siapin ko, dari baju buat persalinan nanti juga udah kita siapin semua" Jawab Intan.
"Allhamdulillah kalau gitu, tinggal nunggu launching nya si dede bayi aja nih" Ledek Mona.
"Iya nih" Jawab Rifal.
Mona pun sedang menyiapkan acara pernikahan nya dengan Miko.
"ka kita ke kamar aku aja yuk, ngobrol ngobrol" Ajak mona kepada intan.
"Yuk" Jawab Intan.
Mereka berdua pun beranjak dari duduk nya dan melangkah kan kaki nya menuju kamar Mona.
***
Di kamar
"Gimana hubungan kamu sama Miko, mon?" Tanya Intan ketika sudah sampai di kamar Mona.
"Allhamdulillah baik ka, serius deh aku bersyukur banget udah di pertemukan sama Miko, ya walaupun awal nya konflik dulu. Karena aku perhatiin semakin kesini Miko semakin perhatian sama aku, dia juga ga mau kalau aku ngurus pernikahan ini sendirian, jadi dia selalu bantu aku deh ka"
"Sosweet nya. Semoga kalian tetep terus kaya gini ya, saling percaya, saling jaga satu sama lain"
"Iya ka, lagian aku juga sayang banget ko ka sama Miko, ah pokok ya is the best deh"
__ADS_1
"Selamat ya sayang, semoga lancar loh sampai hari H"
"Amiiin"
"Oya, gimana sama si dede nih ka?" Lanjut Mona sambil mengelus perut sang kaka nya itu.
"Eh dia nendang ka hahaha" Ucap nya lagi.
"Allhamdulillah sehat, kamu ngerasain sendiri kan gimana tendangan dia, kenceng banget'
"Hahaha iya ka bener. Aduh jadi pengen cepet liat si dede nih ka "
"Doain aja ya semoga lancar"
"Amiin"
"Aku ke mas Rifal dulu ya" Ucap nya sambil beranjak dari duduknya.
"Iya ka ayo aku antar"
"Iya"
Intan dan Mona pun melangkah kan kaki nya untuk menuju kamar Intan, karena sudah di pastikan sang suami saat ini sudah berada di kamar nya.
1 langkah.
2 langkah.
__ADS_1
3 langkah..
4 langkah.
5 langkah.
"Aah" Ngeluh Intan.
Mendengar suara lirihan dari Intan, Mona pun langsung membopong tubuh kaka nya itu.
"Kaka kenapa?" Tanyanya.
"Aduh ko perut aku sakit banget Mon.. Aduh tolong aku Mon" Kata Intan.
"ka ada air di kaki kaka" Ucap mona sambil bingung itu air apa.
"Tolong panggil mas Rifal Mo"
"Iya Ka"
"Ka..."
"Ka Rifal, ka Intan kesakitan ini" Teriak Mona sekeras mungkin.
Mendengar teriakan dari Mona, semua keluarga yang tengah berkumpul pun lari ke arah suara Mona.
"Sayang, kamu kenapa?"
"Rifal ayo cepat bawa Intan nak, Intan mau melahirkan nak" Ucap mama intan dengan panik.
Rifal pun langsung mengangkat tubuh sang istri dan langsung membawa kerumah sakit milik keluarga Permana.
__ADS_1
"Mas sakit" Lirih Intan ketika di dalam perjalanan.
"Tahan ya sayang, sebentar lagi kita sampai" Jawab Rifal menenangkan.