The First And Last Love (Revisi)

The First And Last Love (Revisi)
Bonus Chapter


__ADS_3

Satu setengah tahun sudah Intan dan Rifal menikah, mereka berdua menjadi keluarga yang sangat bahagia, di tambah lagi sekarang Intan sudah resmi mengandung sang buah hati tercinta nya bersama dengan Rifal. Usia kandungan Intan sudah memasuki usia 7 bulan, dimana Intan dan rifal sebentar lagi akan menjadi seorang ibu dan ayah.


Di kediaman Intan dan Rifal tepat nya di taman belakang rumah pasutri itu, sudah terlihat rapih dan sangat indah untuk merayakan acara "BABY SHOWER INTAN PRATIWI MAHARDIKA". Terlihat para sahabat dari Intan dan juga Rifal yang membantu menyiapkan acara ini.


Untuk ibu hamil itu sekarang sedang berada di mall bersama dengan Al dan juga Kai, ia sedang di berada di salah satu salon di dalam mall, Intan sedang di dandani oleh kedua sahabat nya itu, karena sebentar lagi acara baby shower adin akan di mulai.


"Ko gue di dandani kaya gini sih?" Tanya Intan kepada kedua sahabat nya itu, karena memang ia tidak tau bahwa akan ada acara baby shower di rumah nya.


"Biar cantik lah"


"Berarti selama ini gue ga cantik?"


"Iya" Jawab Al dan kai bersamaan.


"Sue emang"


"Hahaha" Tawa Kai dan Al bersamaan.


"Oya btw laki lo jemput kaga?" tanya Al pura pura gatau.


"Jemput lah"


"Yaudah kalau gitu kita balik duluan ya, gue ada urusan nih" Ucap al.


"Gue juga" Timpal Kai.


"Loh, terus gue disini sama siapa markonah?"


"Lah kan laki lu kata nya mau jemput"


"Lah iya, gue lupa" Jawab Adin.


"Yaudah kita tinggal ye, bae bae lo disini"


"Oke"


Al dan kai pun meninggalkan intan yang sedang di make up.


Setelah menghabiskan waktu yang cukup lama, akhirnya intan pun selesai di make up, betapa bagus hasil make up nya, ibu hamil itu terlihat sangat cantik dan semakin menggemaskan dengan pipi chuby dan perut besar nya itu.


Tak lama menunggu, akhir nya rifal pun sampai di mall tempat dimana intan sedang di make up, ia pun turun dari mobil nya dengan pakaian yang sudah rapih dan betapa tampan nya seorang rifal putra permana yang memakai kaos putih dengan di tambah memakai jas cream dan celana bahan cream.


Rifal pun turun dari mobil sport nya dan betapa tertegun nya ketika ia melihat istri cantiknya sudah menunggu nya di sofa tempat untuk tamu menunggu.


"Sayang" Panggil Rifal.


Intan yang mendengar suara sang suami pun tersenyum.


"Apa kamu udah nunggu lama?" Tanya Rifal.


"Belum begitu lama"


"Uuuuh wanita ku, istri ku, calon ibu dari anak-anak ku cantik sekali sih kamu sayang" Puji Rifal sambil mencubit pipi chuby sang istri tercinta nya itu.


"Hahaha, mas udah mas aku geli" Ucap Intan.


"Hehe, abis aku gemes banget sih sama kamu"


"Hay anak papah, apa kamu merindukan papah mu ini nak?" Tanya Rifal kepada anak yang ada di dalam perut istri nya itu.


Seraya mengerti dengan ucapan sang papah, anak yang ada di kandungan intan pun menendang perut intan.


Dug..


"Eh hehe, papah juga merindukan mu nak" Ucap Rifal sambil mencium perut Intan.

__ADS_1


Dug...


Dug...


Dug...


"Hahaha" Tawa intan dan rifal bersamaan setelah mendapatkan tendangan dari sang buah hati.


"Yaudah yuk sayang ikut aku" Ajak rifal kepada intan.


"Kemana?"


"Nanti juga kamu tau"


"Oke deh"


Mereka berdua pun berjalan ke arah mobil rifal dan meninggalkan mall tersebut.


Di tengah perjalanan, rifal menepikan mobil nya sebentar untuk menutup kedua mata intan menggunakan penutup mata agar ia tidak mengetahui hendak kemana mereka berdua.


"Sayang maaf, mata kamu harus di tutup"


"Loh, emang nya kenapa?"


"Ini rahasia sayang"


"Tapi ga bakal kenapa-kenapa kan?"


"Iya sayang ga bakal kenapa-kenapa kok, kan ada aku" Ucap rifal dan di jawab amggukan dan juga snyum manis dari intan.


Rifal pun menutup mata intan dan kembali melajukan mobil nya dengan kecepatan sedang.


***


"Sayang, ayo turun"


"Iya"


"Hati-hati sayang"


"Iya sayang"


"Kita dimana sih ini mas?" Timpal intan.


"Sebentar lagi juga kamu akan tau sayang"


"Baiklah"


Mereka berdua pun berjalan menuju taman belakang. Sesampainya di taman belakang rifal melepaskan pegangan tangan dari intan.


"Sayang, jangan tinggalin aku ini dimana?" Tanya intan ketika meraskan bahwa rifal melepaskan genggaman tangan nya.


"Sayang?" Panggil intan setelah tidak ada jawaban dari sang suami nya itu.


"Mas?"


"Sayang?"


"Mas?"


3


2


1

__ADS_1


"Suprise......." Teriak semua orang ketika adin membuka penutup mata nya.


Betapa terkejut nya adin ketika sudah membuka penutup mata nya, terlihat ada kedua orang tua nya, mertua nya dan para sahabat nya itu.


"Mas" Lirih intan ketika melihat sang suami mendekat ke arah nya. Ia pun langsung memeluk tubuh istri chuby nya itu.


"Maaf, udah buat kamu cemas saat beberapa detik yang lalu"


"Gapapa mas" Ucap intan.


Rifal pun melepaskan pelukan nya, dan intan pun beralih memeluk kedua orang tua nya dan juga yang lain.


Acara demi acara sudah di lewati, sekarang saat nya acara game, adin memutuskan untuk membuat game dengan tema 'tanya jawab' dimana untuk semua para tamu undangan menuliskan pertanyaan dan akan dijawab oleh ferdi dan juga intan.


Tak menunggu waktu lama, semua tamu pun selesai menuliskan pertanyaan nya untuk ibu hamil tersebut. Rifal pun meminta mereka untuk mengumpulkan nya di tempat yang sudah ia sediakan, dan mengambil nya untuk di bacakan.


Rifal dan intan pun mulai mengambil satu persatu kertas yang sudah di lipat dan membacakan nya bersama dengan intan di depan para tamu undangan.


"Anaknya cewe apa cowok?" tanya Kai.


"Cewe" Ucap nya bersamaan.


Para tamu undangan pun bahagia setelah mendengar jawaban dari pasangan suami istri itu.


"Kalau anak. Nya cewe mau ga anaknya di jodohin sama aku?" tanya Rai.


"Ga!" jawab bersamaan kedua pasutri tersebut dan membuat semua orang yang ada di situ tertawa.


"Mau dikasih nama siapa?" tanya al.


Kedua pasutri tersebut saling lirik ketika mendapatkan pertanyaan dari al dan mereka pun menjawab "Panggilan nya Amel" ucap nya smabil tersenyum.


Tamu undangan yang mendengar nya pun tersenyum.


"Aku juga mau nikah dong" tulisan rayka.


Sontak membuat senua orang disitu tertawa, karena rayka bukan menulis sebuah pertanyaan melainkan harapan dirinya sendiri.


"Ya nikah lah" jawab rifal.


Mereka semua pun tertawa bersama.


Dan serangkaian doa yang di tuliskan oleh para tamu undangan yang lain nya.


Setelah selesai dengan membaca kertas yang di tulis dengan penuh harap dan doa, acara pun selesai karena memang waktu sudah menunjukkan pukul 10 malam.


Para tamu undangan pun pulang kembali ke rumah nya masing-masing, begitu pun dengan intan dan rifal mereka masuk kedalam kamar nya.


"Mas makasih" Ucap Intan.


"Untuk apa?"


"Untuk hari ini, pokok nya untuk semua nya aku bahagia"


"Ga perlu terimaksih sayang, ini sudah menjadi tugas ku untuk membuat mu terus bahagia"


"Terimaksih sayang, i love you"


"I love you too istri ku"


"Udah yuk kita tidur, udah malam"


"Iya mas"


Mereka pun tertidur bersama dengan persaan yang sangat bahagia.

__ADS_1


__ADS_2