
Di cafe
"sini duduk" ucap al
"iya" jawab intan
"mau minum apa?"
"coffe latte"
"oke"
Al pun memanggil salah satu pelayan nya.
"mba?" panggil al
"iya bu al, ada yang bisa saya bantu?"
"tolong buat kan coffe latte untuk 2 orang"
"baik bu"
Pelayan tersebut melangkah kan kaki nya untuk membuat kan coffe latte.
"Yaudah ceritain, kenapa?" tanya al setelah pelayan tersebut sudah pergi
"jadi gini..." intan pun menceritakan semua yang terjadi tadi antara ia dan juga fikri, semua ia bicarakan tanpa ada lebih dan kurang.
"terus sekarang gimana?"
"yaa ga gimana gimana lah, gua tetep terus lanjut sama Fikri"
__ADS_1
"Yaudah deh kalo lu udah memutuskan ya itu lebih bagus"
"iya bener. Gue merasa tenang aja gitu hati gue"
"yaa gitu kalau misalkan lu udah jujur semua nih yaa pasti bakal ngerasa tenang gitu, kek semacam ga ada beban aja gitu"
"iya bener kenapa ga dari dulu aja ya"
"ya lu selalu kekeh aja gimana baik nya lu aja"
"hehe"
"Yaudah lu minum dulu dah tuh" titah al kepada intan, memang minuman mereka sudah tiba sejak tadi
"oke oke"
Setelah menghabiskan minuman nya, intan pun pamit untuk kembali pulang kerumah nya, karena hari memang sudah sore.
***
Rifal pun berangkat dengan asisten nya, sampai di kantor, seperti biasa, rifal yang selalu berkutat dengan banyak nya dokumen dokumen penting.
Ketukan pintu terdengar oleh rifal. Ia pun berteriak 'masuk' tanpa memalingkan wajah nya dari dokumen yang berada di tangan nya.
"permisi pak. CEO dari perusahaan RRY group sudah tiba" ucap sekretaris rifal
"biarkan mereka masuk. Dan kamu bisa panggil asisten fai"
"baik pak"
Setelah keluar nya sang sekretaris, CEO dari perusahaan RRY group pun masuk bersama dengan sekretaris nya. Dan tak lama mereka masuk, asisten fai pun ikut masuk kedalam ruangan tersebut.
__ADS_1
"selamat datang si perusahaan saya, pak Raihan Reynanda" sapa rifal sambil mengulurkan tangan nya untuk berjabat tangan dengan raihan
"senang bisa bertemu dengan anda pak rifal" jawab raihan sambil menerima jabat tangan dari rifal
"silahkan duduk" ucap rifal
"baik, terimakasih" jawab raihan
"Asisten Fai, tolong hubungi bagian OB, beritahukan surih bawakan 4 minuman ke ruangan ini" ucap rifal kepada asisten fai
"baik tuan muda" jawab asisten fai patuh
Tak lama seorang OB pun datang untuk membawakan apa yang sudah si minta oleh sang atasan nya itu.
Rifal dan raihan pun membahas tentang kerja sama mereka. Pembicaraan itu pun berjalan dengan lancar, dan di setujui oleh kedua belah pihak.
"senang bisa bekerja sama dengan perusahaan anda pak rifal"
"saya juga srnang bisa bekerja sama dengan anda pak raihan. Semoga kerja sama kita berjalan dengan lancar tanpa kendala ya pak"
"iya pak semoga ya pak"
"kalau begitu saya dan sekretaris saya permisi dulu, masih banyak pekerjaan yang harus di urus"
"baik pak. Semoga selamat sampai tujuan"
"terimakasih atas kerja sama dan maaf merepotkan anda"
"tidak masalah. Lain kali kita bisa atur pertemuan kembali"
"bisa pak bisa. Saya akan tunggu kesempatan itu"
__ADS_1
"baik"
Raihan dan sekretaris nya pun pergi meninggalkan perusahaan milik rifal, dan kembali ke perusahaan nya. Karena sudah banyak pekerjaan yang menunggu.