
"aaaaargh..." teriak Jessica histeris
"aku benci padamu rifal, sungguh aku sangat amat benci kepada mu. Aku akan membuat wanita mu hancur rifal" ucap Jessica dengan mata yang sudah merah
Jessica yang kalap, membuat apartemen milik nya sudah seperti kapal pecah, yang dimana sudah acak-acakan.
Pranggg (suara gelas yang ia lempar)
Pranggg (suara kaca yang pecah karena ia tonjok)
"rifaaal... " teriak Jessica geram
Jessica pun mencari ponsel nya dan langsung menghubungi anak buah nya, untuk menculik intan.
Jessica : culik wanita yang bernama intan pratiwi mahardika. Aku akan mengirim kan foto nya kepada mu
Anak buah Jessica : baik
Setelah menghubungi anak buah nya, Jessica langsung mengirimkan foto intan kepada anak buah nya itu.
"hahahaha.. Kau tunggu saja pembalasan ku intan" ucap Jessica dengan wajah membunuh nya dengan disertai tawa yang penuh penekanan
***
Intan yang berada di rumah nya, merasakan hati yang tak enak, entah kenapa rasa itu tiba-tiba saja ada di dalam hati nya.
"ada apa ini, kenapa aku merasa tak enak begini" gumam nya dalam hati
"ah bukan apa-apa, siapa tau ini hanya perasaan ku yang lebay saja" intan pun menepis perasaan itu.
Tok.. Tok.. Tok..
Ceklek
"ka..?" panggil mona sambil mendekat ke arah kaka nya itu
"ya?"
"apakah kaka sibuk"
"tidak, ada apa?"
"hem aku hanya ingin mengajak kaka jalan-jalan saja, karena aku merasa sudah lama tidak berjalan-jalan dengan kaka. Tapi apakah kaka besok sibuk?"
"baiklah kaka akan ikut dengan mu, seperti nya besok kaka tidak sibuk"
"oke kalau begitu. Kaka boleh ajak ka fikri, aku akan mengajak miko"
"oke. Kaka akan memberitahukan fikri"
"baiklah, kalau begitu aku kembali ke kamar ku" ucap mona dan hanya di jawab anggukan saja oleh intan
Intan pun mengambil ponsel nya untuk menghubungi fikri.
Tuuuut... (nada panggilan tersambung)
Fikri : hallo sayang?
Intan : iya sayang
Fikri : tumben, ada apa kamu menghubungi ku? Apakah kau rindu kepada ku?
Intan : jangan menggoda ku fikri
Fikri : haish, wanita ku masih saja tidak mau di goda
__ADS_1
Intan : fikri
Fikri : iya sayang ada apa?
Intan : apakah kau besok sibuk?
Fikri : sebentar, aku lihat dulu ya
Intan : oke
(setelah 3 menit menunggu)
Fikri : aku tidak sibuk sayang
Intan : benarkah?
Fikri : yaa, memang nya kenapa?
Intan : mona tadi mengajak ku untuk pergi jalan-jalan besok, dan ia mengatakan bahwa aku suruh mengajak mu, dan dia akan mengajak miko
Fikri : oh seperti itu, baiklah aku akan menjemput mu besok
Intan : oke aku akan menunggu mu
Fikri : jam berapa?
Intan : jam 10 pagi sayang
Fikri : oke, aku akan datang
Intan : oke
Fikri : yasudah sekarang lebih baik kamu beristirahat, agar besok tidak ada mata panda ketika bertemu dengan ku
Fikri : baiklah tuan putri, hamba akan mematikan sambungan telpon nya
Intan : hahaha iya baik raja, silahkan
Fikri : oke selamat malam tuan putri, selamat beristirahat semoga mimpi indah bersama dengan ku
Intan : selamat malam juga raja. Amiin semoga doa mu terkabul semua raja
Fikri : amiin bye sayang
Intan : bye
Tut.. (sambungan pun terputus)
Intan pun mulai merebahkan tubuh nya, agar besok bisa terlihat lebih fress..
***
Keesokan hari nya
Intan dan mona yang tengah bersiap-siap untuk pergi pun sudah selesai, mereka pun turun dari kamar nya masing-masing untuk menunggu sang pujaan hati nya, mereka berdua pun duduk di ruang tamu rumah nya.
Sedang asik menunggu sang pujaan hati nya, mama nya datang menghampiri mereka berdua.
"waduh waduh waduh, lara anak gadis mama mau pada kemana nih, udah pada cantik dan wangi wangi begini"
"kita mau jalan-jalan dong mah" jawab mona
"wah, jalan jalan kemana nih? Ko mamah dan papah engga di ajak sih"
"rahasia" jawab mona
__ADS_1
"lagian mama dan papah kan sudah pernah muda, masa mau ikut anak muda lagi sih" timpal intan
"oh jadi sekarang sudah bisa ya meledek mamah nya" ucap sang mama membuat gelak tawa di antara mereka bertiga
Tak lama menunggu fikri pun datang "pagi tante" sapa fikri
"pagi.. Eh ada nak Fikri, sini nak duduk"
"iya tante terimakasih"
"yasudah mama tinggal dulu ya"
"iya mah" ucap mona dan intan bersamaan
"miko mana sih ko lama banget" gerutu mona
"sabar, mungkin dia lagi di jalan" ucap intan menenangkan
Tak lama miko pun datang "maaf aku telat" ucap miko
"gapapa" Jawab intan
"Yaudah yuk kita berangkat sekarang aja" ajak intan
"ayo. Kita satu mobil aja ya ka" ucap mona
"boleh"
"pake mobil ku aja sayang" timpal fikri
"Yaudah yuk"
Mereka berempat pun masuk ke dalam mobil fikri. Fikri yang mengambil alih stir mobil nya, intan duduk di sebelah nya. Sedangkan mona dan miko mereka duduk berdua di jok belakang.
Fikri pun melajukan mobil nya.
"kita mau kemana?"
"kita piknik saja bagaimana?" tanya mona
"bosan" ucap intan
"kita ke tempat wahana bermain saja kalau begitu"
"boleh tuh" ucap mereka bertiga secara serempak
Fikri pun melajukan mobil nya ke area wahana bermain.
Dua jam perjalanan, akhir nya mereka sampai di tempat tujuan.
"laper" ucap intan
"yaudah yuk kita cari makan dulu"
"oke"
Mereka berempat pun sampai di salah satu restoran yang ada di dekat situ, mereka pun masuk. Dan mereka sangat takjub ketika melihat desain dari restoran tersebut. Tidak salah jika disini banyak pengunjung, karena desain dan letak restoran yang sangat strategis mampu membuat restoran ini menjadi ramai pengunjung.
"ayo kita cari tempat sebelum tidak kebagian" ucap miko dan di angguki oleh ketiga nya
Setelah melihat lihat akhirnya mereka dapat Juga tempat nya. Yang letak nya pojok dekat dengan kaca, mereka bisa melihat jalanan yang di lalui oleh kendaraan.
Mereka berempat pun memesan makanan kepada pelayan restoran yang ada disitu.
Setengah jam sudah mereka menunggu akhir nya pesanan mereka tiba juga. Mereka pun menyantap makanan dengan sangat lahap.
__ADS_1