
Waktu sudah menunjukkan pukul 8 pagi, seorang wanita cantik dengan rambut hitam panjang terlihat masih bergelut dengan mimpi indah nya, entah mimpi apa yang sedang ia lihat tapi kenyataannya seperti ia tidak ingin meninggalkan mimpi itu.
Tok.. Tok.. Tok.. Suara Ketukan pintu terdengar dari luar, tapi si punya empunya masih nyenyak untuk tidur
Tok.. Tok.. Tok.. Lagi dan lagi ketukan pintu terdengar dari luar.
Karena merasa kesal tidak di buka kan pintu akhirnya seseorang yang mengetuk pintu meminta kunci cadangan hotel itu untuk membuka kamar wanita nya.
Ceklek terdengar pintu terbuka dari luar.
"Yaampun jnm segini masih belum bangun juga" ucap pria itu
"Intan sayang bangun dong, sekarang udah jam berapa?" ucap pria itu membangun kan intan
"eummm" hanya ucapan itu saja yang lolos dari bibir manis intan
"intan hey, katanya mau ketemu mertua mu ko belum bangun juga"
Mendengar kata mertua intan pun bangun, pertama kali ia membuka mata nya terlihat jelas wajah pria tampan yang sangat ia cintai.
"aaaaa" teriakan intan ketika sudah sadar bahwa rifal ada di depan nya
"ngapain kamu disini?" tanya nya lagi
"loh, aku bangunin kamu, aku udah beberapa kali mengetuk pintu kamar mu, tapi ga ada jawaban aja dari kamu, mangkanya aku masuk aja ke kamar mu"
"bukan pintu kamar nya aku kunci?"
"ya aku minta kunci cadangan hotel ini sayang"
"oh iya iya aku ngerti, yaudah sekarang kamu keluar aku mau mandi"
"yaudah iya, setelah mandi kamu hubungi aku ya, nanti kita langsung sarapan aja"
"oke"
Setelah kepergian rifal, intan langsung bergegas ke kamar mandi untuk menyegarkan tubuh nya.
15 menit sudah ia berkutat dengan mandi nya, sekarang ia sudah siap dengan gaun selutut tanpa lengan rambut di biarkan tergerai di tambah ia mengoleskan make up tipis di wajah nya menambahkan kesan cantik dan imut ketika melihat nya.
"hufft akhirnya selesai juga" gumam nya
"foto dulu ah, terus kirim ke grup"
Cekrek
Intan mengirim hasil jepretan nya ke grup yang terdiri dari dirinya, al dan juga kai dengan caption 'menantu idaman'.
Tak menunggu waktu lama, grup tersebut langsung ramai.
Raflesia Anggraeni Putri 🐰
✔️ aduh ibu negara ku sudah cantik ternyata
Mykaila Angelina Unggara 🐣
✔️ semangat emakkkk
Intan pratiwi mahardika
✔️ terimakasih anak anak curutkuh uuh aku sayang kalian. Doakan emak mu ini yak nak semoga lancar persalinan nya
Mykaila Angelina Unggara 🐣
✔️ lancar dapet restu mak bukan persalinan kek yang mau lahiran aja lo, hamil aha belom
__ADS_1
Raflesia Anggraeni Putri 🐰
✔️ iya lo, apa jangan jangan lo 5 macem ya semalem sama rifal. Hayo ngaku
Mykaila Angelina Unggara 🐣
✔️ hayo ngaku
Intan pratiwi mahardika
✔️ ish apa sih kalian, fikiran nya ngeres banget dih.. Gue ga ngapa ngapain ya sama su rifal. Kamar aja misah ko
Raflesia Anggraeni Putri 🐰
✔️ boong parah ya lo
Intan pratiwi mahardika
✔️ serius gue
Mykaila Angelina Unggara 🐣
✔️ aku tak menyangka ternyata kau diam diam
Intan pratiwi mahardika
✔️ ga beres nih, udah ah gue mau sarapan dulu deh sama yayang byeeee. I lope you muaaach 💋💋💋
Mykaila & Raflesia
✔️ happy sister muach 💋💋💋
Setelah membaca pesan terakhir dari al dan juga kai, intan langsung keluar dari kamar nya untuk sarapan bersama dengan rifal.
Mereka sangat terlihat romantis sudah seperti pasangan suami istri yang sesungguhnya, dimana mereka sarapan sambil di selingi dengan candaan yang receh.
Kedua orang tua rifal memang tidak mengenali intan, karena sewaktu mereka masih kecil, kedua orang tua rifal memang sangat sibuk jadi mereka berdua tidak tahu menau tentang intan tetangga mereka yang sudah mencuri hati anak nya itu.
***
Di dalam mobil
"Kamu tenang aja ga usah tegang begitu" ucap rifal menenangkan intan yang karena sudah terlihat sangat tegang
"gimana kalau mereka ga suka sama aku?"
"sssst kamu ga boleh ngomong gitu, aku yakin mereka pasti akan suka ko sama kamu, kamu tenang aja ya"
"tapi.. "
" ga ada tapi tapian, kamu harus yakin, selama masih ada aku kamu ga lerlu takut, semua akan baik-baik aja"
"baiklah" ucap intan sambil tersenyum ke arah rifal
"gitu dong itu baru tunangan aku" kata rifal sambil mencolek dagu intan untuk menggoda nya
"ih geli tau" ucap intan dnegan wajah nya yang merah
"hahaha, aku suka sama muka kamu yang kaya begini" goda rifal sambil mengedipkan mata nya
"ih apa sih, genit banget" kata intan
"gapapa ke kamu doang ini genit nya"
"ih rifal apa sih"
__ADS_1
"engga apa apa sayang"
"udah ah kamu terusin lagi aja nyetir nya yang fokus, aku mau menikmati keindahan di negara ini"
"aku akan bawa kamu ke tempat yang jauh lebih indah dari pada tempat yang kamu liat di jalan ini"
"kapan?"
"setelah bertemu dengan kedua orang tua ku"
"sungguh?"
"yaa"
"oke aku tunggu" kata intan dan hanya di jawab senyum manis oleh rifal
1 jam sudah berlalu, akhirnya intan dan rifal sampai di rumah keluarga rifal.
Mereka berdua pun turun dari mobil dan sudah di sambut oleh beberapa pelayan disitu.
"udah ga usah gugup" ucap rifal menenangkan
"iya aku usahain ya" kata intan
"ayo" ajak rifal kepada intan
Mereka berdua melangkah kan kaki nya untuk masuk kedalam rumah rifal.
Ketika masuk rifal tidak melihat kedua orang tua nya, hanya ada beberapa pelayan saja yang sudah berjejer di depan pintu masuk.
"selamat datang tuan muda" sapa kepala pelayan di rumah itu
"iya. Mama dan papah kemana bi?"
"tuan dan nyonya berada di taman belakang tuan muda"
"yaudah kalau begitu saya ke taman belakang aja"
"baik tuan muda"
"ayo sayang kita ke taman belakang" ajak rifal kepada intan dan di jawab anggukan oleh intan
***
Di taman belakang
Terlihat wanita dan pria paruh bayah yang sedang duduk berdua di gazebo, seperti sedang menikmati udara di pagi hari.
"mah pah" panggil rifal
"eh anak ku sudah datang, sini nak" kata sang mama
"mah pah bagaimana kabar kalian?"
"allhamdulilah nak sehat, kabar mu bagaimana?"
"sehat mah"
"apa yang membuatmu datang kemari?" tanya sang papa
"rifal kesini karena ingin mengenal kan seseorang kepada kalian"
"siapa?"
"selamat pagi om, tante" ucap intan
__ADS_1
Kedua orang tua rifal pun menoleh ke arah wanita cantik tersebut.