The Hidden Prince

The Hidden Prince
Bertemu Dengan Renji Aizen


__ADS_3

Sore itu di kediaman Zaraki, terlihat Yoshi dan istrinya sudah menyambut kepulangan kakaknya-Tetsuya Zaraki yang baru kembali dari luar negeri.


Mereka terlihat baik dan ramah seperti biasa ketika di hadapan Tetsuya Zaraki. Namun rupanya mereka juga mulai melaporkan beberapa hal negatif tentang menantu mereka. Bahkan Yoshi dan istrinya juga sampai memperlihatkan beberapa foto Kyo saat berada di hotel dan mendatangi seorang gadis.


Tetsuya Zaraki tentunya yang sedang merasa cukup lelah karena baru kembali, seketika mulai terlihat murka karena melihat semua itu.


"Siapa wanita ini?! Dan mengapa menantu kita sampai mendatanginya di hotel?" tanya Tetsuya Zaraki masih mengamati beberapa foto itu untuk memastikan jika foto-foto itu adalah asli.


"Aku juga tidak tau, Kak. Tiba-tiba saja ada yang mengirim foto-foto itu untuk kami. Dan jujur saja kami juga sangat terkejut." ucap Yoshi yang sesekali melirik istrinya.


Tetsuya Zaraki menghempaskan foto-foto itu di atas meja dan mulai memijit keningnya. Namun belum sampai berkomentar lagi, tiba tiba saja Kana dan Kyo sudah datang bersama. Seperti biasa setelah pulang bekerja, Kyo akan menjemput Kana di kampusnya.


"Papa sudah pulang?" ucap Kana kegirangan dan segera mendekati papanya untuk memberikan salam.


Kyo juga segera mengikutinya dan membungkukkan badannya menghadap ketiga orang tua itu.


"Hhm. Papa baru saja tiba. Bagaimana kabarmu, Sayang? Dua pekan tidak melihatmu rasanya papa begitu merindukanmu." ucap Tetsuya Zaraki menatap hangat putri tunggalnya.


"Kabarku baik. Bagaimana dengan kabar papa?" ucap Kana berbalik bertanya.


"Seperti yang kamu lihat, Sayang. Papa juga baik-baik saja. Oh iya. Kamu segeralah mandi dan bersiap untuk makan malam bersama!" sahut Tetsuya Zaraki.


"Baik, Papa. Ayo, Sayang ..." ucap Kana beralih menatao Kyo dan bersiap untuk pergi ke kamarnya.


Namun belum sempat Kyo mengikuti Kana, tiba-tiba ada sebuah ucapan yang sukses menahannya.


"Kyo, tinggallah dulu. Ada yang sedang ingin aku bicarakan denganmu." ucap Tetsuya Zaraki.

__ADS_1


"Baik, Papa mertua." ucap Kyo dengan patuh.


Kana sempat menghentikan langkahnya kembali, namun beberapa detik kemudia dia mulai kembali menaiki tangga untuk segera ke kamarnya. Sementara Kyo mulai menghadap pria paruh baya itu lebih dekat lagi.


"Apa yang ingin papa mertua bicarakan denganku?" tanya Kyo dengan nada rendah dan penuh hormat.


"Dua pekan aku meninggalkan rumah. Apakah kamu bisa menjaga putriku Kana dengan baik saat itu?" tanya Tetsuya Zaraki memicingkan sepasang matanya menatap lekat Kyo penuh selidik.


"Meskipun aku tidak terlalu baik untuk menjaganya, namun aku akan selalu berusaha sebaik mungkin untuk menjaganya, Papa mertua." jawab Kyo dengan nada rendah.


"Begitu ya. Hhm ... lalu bagaimana kamu akan menjelaskan ini padaku?" kali ini Tetsuya Zaraki mulai menyodorkan beberapa foto untuk Kyo.


Kyo segera memeriksa foto-foto itu dan melihatnya. Sebenarnya dia tidak cukup terkejut saat ini, karena sudah menduga jika paman dan bibi Kana masih saja berusaha untuk membuatnya berpisah dengan Kana.


"Saat itu seseorang telah memintaku untuk mengantarkan beberapa berkas untuk wanita itu di Richmond hotel, Papa mertua. Tapi sepertinya dia memang ingin melakukan hal buruk padaku. Wanita itu menjebakku dengan sebuah cara licik sesuai dengan perintah dari seseorang." ucap Kyo yang sungguh membuat Yoshi dan istrinya terkejut bukan main.


"Omong kosong! Siapa yang meminta tolong kepadamu dan malah berniat untuk menjebakmu?! Kamu pikir kamu siapa? Kamu hanya menantu tidak berguna yang hidup seperti seorang benalu di keluarga Zaraki!" ucap Yoshi kehilangan kendali dirinya.


"Ma-maaf, Kak. Maksudku adalah ... untuk apa orang itu melakukan hal tak berguna seperti itu? Dan apa tujuan dia melakukan itu? Sungguh membuang-buang waktu dan tenaga bukan?" ucap Yoshi dengan cepat.


Tetsuya Zaraki mulai beralih menatap Kyo lagi masih dengan tatapan penuh selidik, "Siapa orang yang memerintahkan kamu untuk menemui wanita itu, Kyo?"


Kyo terdiam selama beberapa saat dan mulai menghela nafas. Dia beralih menatap Yoshi datar. Namun yang ditatap seketika terlihat mulai panik.


"Dia adalah ..."


"Kakak, siapapun itu aku tak akan bisa membiarkannya begitu saja! Dia sudah berusaha untuk menghancurkan rumah tangga keponakanku! Ayo, Kyo!! Katakan semua kepada paman! Paman akan memberikannya pelajaran!!" ucap Yoshi dengan cepat dan segera menggiring Kyo untuk meninggalkan ruang utama.

__ADS_1


"Kakak ipar, sudahlah. Biarkan saja semua itu diurus oleh Yoshi. Kakak ipar sebaiknya segera beristirahat saja, karena pasti merasa sangat lelah setelah melakukan perjalanan yang cukup panjang." ucap bibi Kana dengan manis dan berharap Tetsuya Zaraki tak akan mencurigai suaminya.


"Baiklah, aku harap Yoshi bisa mengatasi semua ini dengan baik. Biar bagaimanapun Kyo adalah menantu kita. Dan siapapun yang sudah berusaha untuk menjatuhkannya, maka dia harus berhadapan dengan keluarga Zaraki!" tandas Tetsuya Zaraki lalu bangkit dari tempat duduknya dan melenggang ke kamarnya.


...🍁🍁🍁...


Hampir seluruh pekerja yang bekerja di Aizen Group seluruh cabang dihebohkan oleh kabar yang mengatakan kembalinya Renji Aizen. Bahkan hampir di seluruh media juga menayangkan berita besar ini.


"Wow tuan muda Renji Aizen yang sudah menghilang 25 tahun yang lalu kini sudah kembali lagi. Ini sungguh sangat mengejutkan!" ucap seorang pekerja di salah satu kantor cabang Aizen Group prefektur Kanagawa.


"Tapi bagaimana kali ini mereka bisa sangat yakin jika pria itu adalah tuan muda Renji Aizen? Bukankah selama ini sudah terlalu sering ada beberapa orang yang mengaku sebagai tuan muda Renji Aizen?" tanya salah satu pekerja pria lainnya.


"Aku dengar-dengar pemuda ini memiliki bukti yang sangat kuat."


"Bukti kuat seperti apa itu?" tanya pekerja itu penasaran.


"Sebuah kalung berliontin batu permata biru yang hanya dimiliki oleh ketiga keluarga Aizen saja." jawab pekerja berkacamata itu.


"Wah! Apakah ini artinya posisi tuan muda Ryuma akan tergantikan begitu saja dengan kembalinya tuan muda Renji Aizen?"


"Sepertinya memang begitu. Sebuah wacana tentang penurunan ahli waris sudah keluar. Tapi tuan muda Ryuma sungguh sangat baik dan berhati lapang. Dia tidak terlihat membenci tuan muda Renji Aizen. Bahkan dia juga terlihat bahagia karena melihat tuan Renji Aizen telah kembali."


Saat itu mereka berjalan di salah satu koridor kantor perusahaan, dan tak sengaja Kyo yang sedang berpatroli di wilayahnya mendengarkan semua itu.


Apa? Renji Aizen sudah kembali dan dikabarkan adalah sebagai calon pewaris tunggal dari seluruh Aizen Group? Dan sebuah wacana dia akan mengambil alih semuanya sudah tersebar?


Batin Kyo dengan kening berkerut karena sangat kebingungan. Sebenarnya Kyo cukup curiga jika kalung yang mereka maksud adalah kalunh miliknya yang sudah dicuri oleh seseorang. Dan kini orang itu mulai menggunakannya untuk memanfaatkan kesempatan ini.

__ADS_1


"Semuanya!! Nyonya besar Mamo Aizen dan tuan muda Renji Aizen telah datang. Berikan sambutan dan penghormatan untuk beliau!" seru seorang pria dengan suara tegas dan menggelegar di seluruh lantai 1.


Semua orang segera membungkukkan badan menyambut kedatangan mereka berdua. Termasuk Kyo. Namun sesekali Kyo juga menengadahkan wajahnya, karena dia merasa sangat penasaran dengan sosok pria yang mereka sebut-sebut sebagai Renji Aizen.


__ADS_2