
Helena Vennamous tidak hanya mencari cara membuktikan identitas Arslan, ia juga memberi perintah agar para kesatria sihir miliknya pergi menangkap rekan pemuda bertubuh pendek itu. Dia ingat Arslan mempunyai dua teman lagi dan salah satunya memiliki rambut pirang.
Helena sendiri pergi ke tempat di mana Palu yang dibawa Arslan berasal. Itu merupakan kediaman Trian Shimmer Brown. Kedatangan Helena bersama dengan lima orang kesatria sihir miliknya membuat Tuan Trian tersentak.
Dwarf tersebut memperhatikan Helena Vennamous dan dengan dingin berkata, "Aku tidak membuat senjata untuk menjadi pajangan di tempatmu. Pergilah,"
"Hmph," Helena Vennamous melirik salah satu kesatria sihirnya dan pria tersebut melempar sebuah bungkusan ke atas meja.
Trian Shimmer Brown mengerutkan kening. Ia memperhatikan kain bungkusan tersebut dan kemudian membukanya. Benda yang dibawa oleh Helena Vennamous dan para kesatria sihir Lunar Orchis tidak lain adalah palu yang pernah diambil Arslan dari tempatnya.
"Aku yakin kau tahu benda itu." Helena berkata, "Palu yang dipakai untuk menempa Pedang Penakluk Naga, benda yang selama ini ingin kuminta darimu. Kenapa kau memberikannya... Pada pemuda itu?"
"..............." Trian Shimmer Brown menatap Helena dan berkata tanpa nada, "Aku tidak akan pernah membiarkan siapa pun memiliki benda yang bukanlah miliknya. Bukankah sudah berulang kali kukatakan ini padamu?"
"Pemuda yang sedang kau bicarakan itu... Tidak lain adalah pemilik asli dari pusaka ini." Trian Shimmer Brown menatap gadis berjubah putih dan bertudung di depannya dan kembali buka suara.
Trian Shimmer Brown berkata, "Kau sebaiknya kembalikan ini kepadanya."
__ADS_1
"Apa kau pikir aku akan percaya bahwa ia adalah Arslan Galie yang sudah membuat Pedang Penakluk Naga di masa lalu?" Helena mengepalkan tangan. Dia berjalan dan lantas melempar sesuatu ke atas meja. Helena berkata, "Orang itu... Sama sekali tidak seperti yang aku tahu."
Trian Shimmer Brown melihat bahwa yang ada di atas meja merupakan plakat yang bertulis nama Arslan Garielnains. Dia pun menatap gadis ini dan mendengar ucapan dingin dari Helena.
"Tuan Trian, apa sebenarnya rencanamu? Jika dia benar-benar Arslan Galie, maka tidak mungkin plakat ini menuliskan nama yang salah."
"Hobbit. Menyebutkan kata ini saja, maka mereka yang hidup di masa-masa tragedi itu dan orang yang mempelajari sejarah sepertimu akan langsung teringat pada Galie. Sosok pahlawan yang berada di baris terdepan dan menyelamatkan dunia,"
Trian Shimmer Brown berkata, "Namun karena keserakahan ras kalian dan ras dari kaum elf itu... Pahlawan yang harusnya disanjung kini hidup dalam penyesalan seumur hidup,"
"Tuan Trian, jangan berputar-putar. Arslan Galie sudah tewas-"
!!!
Kata-kata dari Trian Shimmer Brown membuat Helena membuat ia kembali mengingat ucapan dari kakeknya. Tidak ada catatan sejarah yang mengatakan bahwa sosok yang menempa Pedang Penakluk Naga tewas. Itu hanyalah anggapan orang-orang yang kemungkinan telah salah menafsirkan sejarah.
Helena menarik napas, mencoba tenang sebelum akhirnya bertanya. "Jika itu benar... Lalu kenapa dia bisa muncul kembali?"
__ADS_1
"Dunia sedang membutuhkannya dan juga karena permintaan Gearl Howl."
Mendengar nama 'Gearl Howl' membuat Helena tanpa sadar menahan napas. Dia melebarkan matanya seolah sangat terkejut dengan ucapan subjek di depannya ini.
"Arslan selama ini bersembunyi dan hanya Gearl Howl yang tahu keberadaannya. Aku sendiri awalnya tidak percaya dengan apa yang kulihat," Trian Shimmer Brown menarik napas dan berkata, "Aku percaya bahwa dia belum mati... Tapi selama bertahun-tahun aku menunggu... Dia tidak pernah kembali."
Trian Shimmer Brown melanjutkan, "Sekarang dia datang dan mungkin ini adalah takdirnya. Harus ada seseorang yang mencegah tragedi mengerikan kembali terulang dan dialah sosok yang tepat menghentikan ini semua."
Helena memperhatikan Trian Shimmer Brown sebelum menatap ke salah satu kesatria sihir miliknya. Dia pun berkata, "Kirimkan surat dariku untuk Tuan Gearl Howl."
"Baik, Nona." kesatria sihir itu berpamitan dan segera pergi.
Helena kembali menatap Trian Shimmer Brown dan berkata, "Kau melakukan hal yang berbahaya dengan masuk dalam perselisihan para ras yang memperebutkan pedang itu. Bukankah selama ini... Kau hidup dengan baik di tempat ini? Bahkan tidak terlihat apa pun dengan dunia. Kenapa sekarang..."
"Keseimbangan dunia sedang terancam dan butuh orang-orang yang peduli terhadapnya. Jika kau memiliki darah dari garis keturunan Vennamous, maka seharusnya kau tahu... Apa yang dapat kau lakukan." Trian Shimmer Brown berbalik dan berjalan pergi. Dia kembali buka suara tanpa menghentikan langkah atau pun menatap Helena.
Trian Shimmer Brown berkata, "Kau jangan pernah lupa bahwa hidupmu yang sekarang dan nama Lunar Orchis yang masih tetap ada... Semua itu karena bantuan darinya. Kakekmu selama hidup hingga akhir riwayatnya... Belum pernah membalas satu pun kebaikan dari Galie kepadanya."
__ADS_1
!!!
******