The Legendary Spearman

The Legendary Spearman
BAB V Kunjungan Keluarga


__ADS_3

Yudha memutuskan untuk bermain game di ponselnya sembari menunggu kedatangan keluarganya. Hingga tanpa sadar, satu jam berlalu tanpa dia sadari.


Tok! Tok!


Yudha bergegas kearah pintu dan membukanya. Memperlihatkan sepasang orang tua dan seorang anak perempuan yang langsung memeluknya. Mereka tidak lain adalah keluarga Yudha sendiri.


"Oh, Raya? Bagaimana kabarmu? Sudah mendapatkan banyak teman disekolah?" tanya Yudha mengusap rambut adiknya yang bernama Raya Fitria.


"Sekolah.. teman.. gagal," lirih Raya menjawab pertanyaan Yudha.


Yudha mendorong pelan adiknya dan menatapnya dengan senyuman penuh kasih.


"Yosh~ Yosh~ Setidaknya kamu telah berusaha mendapatkan beberapa teman disana bukan?" ujar Yudha yang dibalas dengan anggukan dari adiknya itu.



"Ayah, Ibu. Bagaimana kabar kalian?" tanya Yudha yang mencium tangan kedua orang tuanya.


"Kabar kami baik, begitu juga dengan toko," jelas sang ayah.



"Senang mendengarnya," balas Yudha singkat.


"Daripada hal itu, Ibu lebih tertarik mendengar penjelasan tentang yang kamu bicarakan semalam," sahut sang ibu.



Mendengar itu, Yudha lalu mengajak keluarganya masuk dan menjelaskan semuanya saat berada di dalam. Sembari membiarkan Raya adiknya duduk bermain game di pangkuannya.


"Begitu yah, hanya sementara? Jadi ada kemungkinan kamu dipanggil lagi?" ujar Ayah Yudha.


"Ya, dari apa yang dikatakan Bang Agung sih, benar begitu," jelas Yudha.


"Kalau begitu, kenapa kamu tidak kembali tinggal di rumah sembari menunggu panggilan kerja?" ajak Ibu Yudha.


"Kakak.. akan kembali.. pulang?" lirih Raya menoleh bertanya pada Yudha.


"Sebenarnya aku ingin melakukan itu, tapi ada hal lain yang harus aku lakukan disini," jawab Yudha mengusap kepala adiknya.


"Tapi bukankah kedepannya akan jadi sulit tanpa pekerjaan? Terlebih lagi kamu harus membayar uang sewa kos. Bagaimana caramu mengatasinya tanpa pekerjaan?" tanya sang Ibu khawatir.


"Tenanglah, Bu. Aku masih memiliki tabungan jika itu memang akan terjadi," jawab Yudha.


"Selain itu, ada sesuatu yang ingin aku coba sementara," lanjutnya menatap sebuah perangkat RISE didekat komputer.


"Perangkat.. RISE?!" ujar Raya terkejut.


"Kamu berniat berjualan akun game seperti dulu lagi?" tanya sang Ayah memastikan niat anaknya.


"Tidak, bukan seperti itu yang aku maksud," balas Yudha yang mulai menjelaskan rencana ke depannya.

__ADS_1


***


"Kakak.. main bersama?" tanya Raya yang mengajak kakaknya bermain game bersama.


"Tentu! Ingin main game apa?" sahut Yudha.


"Glorious.. Legacy," balas Raya.


"Oke! Sekarang kamu Rank apa?" tanya Yudha yang membuka aplikasi Glorious Legacy.


Glorious Legacy adalah game MOBA yang cukup terkenal 4 tahun yang lalu. Game ini sempat dilirik oleh Federation E-Sport Internasional dan menjadi salah satu cabang Turnamen E-Sport hingga sekarang.


Pada saat Yudha dan Raya bermain. Ayah dan Ibu mereka saat ini tengah menonton Film melalui TV di tempat Kos Yudha. Yudha sendiri tidak terlalu memikirkan tentang biaya listrik atau semacamnya. Lagipula anak macam apa yang membuat orang tuanya membayar apa yang telah mereka gunakan?


Setelah makan siang dan membicarakan banyak hal dengan keluarganya. Kini sudah waktunya bagi mereka untuk kembali pulang ke rumah mereka. Raya sempat tidak ingin berpisah, tapi setelah Yudha berjanji akan mengunjungi mereka bulan depan. Raya pun akhirnya melunak.


"Kakak.. janji?" tanya Raya.


"Tentu! Memangnya kapan aku mengingkari janji dengan adik lucu nan imut ini?" balas Yudha.


Raya lalu berjalan menuju ibunya dan menggandeng tangannya. Keluarganya tersenyum melihat tingkah Raya yang pemalu tersebut. Bagaimanapun, besok dia harus sekolah. Inilah kenapa Raya tidak bisa menginap di tempat Yudha.


"Benar, Yudha. Apa Ayah bisa meminta bantuan?" tanya Ayah Yudha.


"Tentu, aku akan melakukannya sebisaku!" jawab Yudha.


"Ayah meninggalkan catatan di dekat komputer milikmu. Baca itu dan kamu akan mengetahuinya," bisik Ayahnya.


"Hati-hati di jalan!" ucap Yudha yang mengantarkan kepergian keluarganya.


"Habis mendapatkan kunjungan keluarga yah?" sapa seorang pria berambut merah agak panjang di depan pintu.


"Apa harta karun milikmu aman?" lanjutnya mengejek.


"Sayangnya, aku sudah bukan remaja puber seperti dirimu lagi, Kelvin. Aku telah mengubur dan membakar harta itu sejak lama," jawab Yudha.


"Hey, aku hanya bercanda saja, oke?" sahut Kelvin.



"Aku juga hanya menjawabnya saja kok," ujar Yudha yang membuat Kelvin tertawa hambar.


"Apa kau tidak berniat memotong rambut panjang itu?" tanya Yudha.


"Apa kau sekarang menjadi ayahku?" balas Kelvin.


"Sebagai tetangga yang baik, sudah sewajarnya aku mengkhawatirkan kesehatanmu!" jelas Yudha yang sebenarnya hanya ingin membalas ledekan sebelumnya.


"Sudahlah! Lebih baik kau ikut aku dan temani aku bermain game! Kau tidak ada urusan lain kan?" ajak Kelvin.


Yudha menghela nafas sebelum akhirnya menuruti Kelvin masuk ke kos tempat Kelvin tinggal, yaitu tepat di sebelah kosnya Yudha.

__ADS_1


***


"Jadi, apa kau akan mencoba mengambil salah satu dari TOP Ranked?" tanya Kelvin sembari fokus dengan game fighting di hadapannya.


"Entahlah? Aku sendiri lebih tertarik dengan Tantangan Dunia Bawah daripada TOP Ranked," jawab Yudha yang juga fokus dengan game fighting di hadapannya.


"Begitu yah? Sebagai Felix aku jadi sedikit kecewa dan mengerti," balas Kelvin.


Benar, pria berambut merah sedikit panjang disebelah Yudha adalah identitas asli dari Felix. Yudha dan Kelvin bertemu di game terakhir yang Yudha mainkan sebelum bermain RYLO. Mereka bertemu di dunia nyata pada sebuah acara yang digelar oleh developer game tersebut dan akhirnya berteman di dunia nyata hingga sekarang.


"Yudha, apa aku bisa memberikan saran?" gumam Kelvin.


"Hmm? Seorang Gamer Akut ingin memberikanku sebuah saran? Tidak biasanya, haha," tawa Yudha.


"Aku serius, bodoh!" umpat Kelvin kesal.


"Maaf-maaf, aku tidak bermaksud meledek dirimu. Jadi saran apa yang ingin kau berikan padaku?" tanya Yudha.


"Lebih baik kau putuskan Rini dan berpacaran dengan Diana. Aku yakin kau mengerti apa yang ku maksud, kan?" balas Kelvin.


K.O!


P1 Wins!


Mendengar itu, Yudha terdiam dan menyebabkan karakternya kalah. Yudha juga mengerti apa yang dimaksud oleh Kelvin. Itu karena dia telah berkencan dengan Rini sebanyak 3 kali. Tapi berbeda dengan kencan pertamanya, Yudha merindukan sosok Diana dalam diri Rini.


Terlebih lagi, setelah kunjungan dan ciuman pertama mereka. Diana tidak pernah mengunjungi dirinya lagi, meskipun mereka sering bertemu dalam game. Yudha tidak menanyakan hal itu pada Diana.


Selain itu, Kelvin sebagai Felix yang melihat kedekatan Yuno dan Dahlia di game merasa kalau mereka berdua jauh lebih mesra daripada Yuno atau Yudha bersama dengan Shiina atau Rini. Bahkan Party Mike, Silver dan Daisy akan setuju setelah mendengar apa yang Kelvin katakan.


Reynaldi sebagai Kakak Rini juga telah memperingatkan Yudha. Jikalau Yudha memang tidak mencintai Rini dengan tulus, Reynaldi meminta Yudha menjauhi adiknya tersebut. Namun hingga sekarang, Yudha masih berhubungan dengan Rini dan berkencan sebanyak 3 kali.


"Maaf menyinggung urusan pribadi milikmu. Hanya saja, aku tidak tahan saat melihatmu melakukan hal bodoh yang sama seperti yang kenalanku lakukan," jelas Kelvin dengan ekspresi penuh penyesalan.


Menyadari siapa yang dimaksud Kelvin, Yudha hanya tersenyum untuk menutupi perasaan campur aduk miliknya saat ini.


"Tidak apa. Aku juga mengerti apa yang kau maksud! Terimakasih atas sarannya," ujar Yudha.


"Baiklah, ayo lanjutkan gamenya! Kau masih belum kena mental bukan?" ledek Kelvin.


"Siapa? Aku? Mana mungkin mentalku hancur karena kalah darimu? Lihat saja, aku bisa mengalahkan dirimu!" balas Yudha penuh semangat.


"Benarkah? Bahkan kau telah kalah sebanyak 5 kali dariku!" sahut Kelvin remeh.


"Heh! Aku baru saja pemanasan!" ungkap Yudha.


"Oh, gitu? Baik, aku juga tidak akan menahan diri! Jangan salahkan aku jika kau menangis!" tantang Kelvin.


"Itu seharusnya kata-kataku!" balas Yudha.


Mereka pun kembali bermain, sebelum berhenti satu jam sebelum Maintenance RYLO berakhir.

__ADS_1


__ADS_2