The Legendary Spearman

The Legendary Spearman
BAB VII Reruntuhan Kuno


__ADS_3

"Jadi ini yah, Altar yang dimaksud?" ujar Yuno setelah menemukan keberadaan Altar yang dimaksud oleh banyak Player.


Sebuah Altar dengan Hiasan Naga berwarna merah dan corak emas. Membuat siapapun yang melihatnya akan terpukau dan ingin menyimpannya untuk diri sendiri.


Yuno berjalan mendekati sebuah batu dengan catatan kuno di depan Altar. Dia berusaha membaca catatan tersebut, namun diperlukan Master Skill - Master Literation agar bisa membacanya. Membuat Yuno menyerah untuk membaca catatan tersebut dan berjalan memasuki Altar.


Unique Skill - Dragon Spear Telah Terdeteksi!


Memeriksa Level Skill! Selesai!


Level Tidak Mencukupi untuk Menjalankan Ujian!


Diperlukan Unique Skill - Dragon Spear LV 100 untuk Menjalankan Ujian!


Anda Telah Ditolak!


Yuno terhempas keluar seketika oleh energi misterius dari Altar. Membuatnya mati dan dikirim kembali ke Kota Efraim.


"Kugh! Kau serius?" ujar Yuno yang langsung bangun dari tempat tidurnya di rumah.


"Tetapi butuh level 100 untuk bisa menerima Ujian? Aku tidak tahu apa maksudnya, tapi akan aku coba lagi nanti," lanjutnya.


Mulai hari itu, selain olahraga pagi di dunia nyata. Yuno juga memutuskan untuk mulai menempa Skill Tombak miliknya, terutama Dragon Spear yang diperlukan untuk bisa menjalani Ujian dari Altar tersebut.


***


Dua minggu berlalu begitu saja di dunia nyata. Jika di dalam game, dua bulan terlewati. Fitur Legion yang dinantikan banyak orang, termasuk Yuno.


Untuk bisa mengakses fitur tersebut. Diperlukan Legion License yang bisa didapatkan dengan menyelesaikan Request dari Walikota. Request yang diberikan juga tidak sulit tapi juga tidaklah mudah. Yaitu menyelesaikan Dungeon yang muncul didekat kota.


Benar, selain fitur Legion. Dungeon juga mulai bermunculan disekitar kota. Bukan hanya di Benua Manusia, bahkan Benua lain juga mendapatkannya. Ini membuat para Player semakin bersemangat karena jika tidak ada Dungeon, bukan VRMMORPG Fantasy namanya.


Yuno sendiri lebih memilih untuk menyelesaikan Dungeon sendirian agar bisa mendapatkan Legion License. Alasannya adalah demi kepuasan dirinya sendiri dan merasa itu tanggung jawab sebagai Legion Master untuk mendapatkan Legion License dengan tangannya sendiri.


Selain Legion License, Yuno perlu mencari tempat yang akan menjadi markasnya. Dimana dia memilih sebuah gedung lantai 4 dengan harga 500.000 Emas atau jika di konversi ke Kredit sekarang adalah 748 Juta Kredit.


Harga itu sangat mahal, mengingat 1 Emas sekarang setara 1496 Kredit. Namun karena Yuno telah mengetahui hal ini akan terjadi sebelumnya. Karena itulah, ketika harganya mencapai 2000 Kredit lebih. Yuno segera melakukan Konversi di dunia nyata dan membeli Emas lagi saat harganya kisaran 500 hingga 700 Kredit.


Selain dua syarat diatas, Yuno juga harus mendaftarkan Legion miliknya di Ibukota. Setelah mendaftar dengan memasang logo yang dibuatnya ditempat yang akan menjadi Markas Legion, maka Legion telah resmi dibuka.


Legion Name: Age of Revolution


Legion Level: 1 (0/1000)


Legion Master: YUNO


Legion Vice Master: Aoi


Legion Member:



Felix (Senior)

__ADS_1


Silver (Senior)


Mike (Senior)


Stella (Senior)


Daisy (Member)


Luke (Member)


Sakura (Member)


Fina (Member)


Roze (Member)


Sylvie (Member)


Cynthia (Member)


Sarina (Member)


-


-


-


-


-


-


- Mia (Receptionist)


- None


- None



"Yahoo! Akhirnya Master membuat Legion lagi!!" ungkap Silver dengan senang.


"Kamu terlalu heboh, Silver!" sahut Daisy.


"Tetapi ini diluar dugaan. Siapa sangka kau mengundang kami ke Legion milikmu, Yuno!" ujar Mike.


"Tentu saja! Lagipula, aku tidak ingin membuang aset bagus seperti kalian ke Legion lain," balas Yuno.


"Menyebut orang lain sebagai aset. Kau pria yang tak terduga yah, Yuno!" sahut Sakura.


"Haha! Memang begitulah sifat yang harus dimiliki oleh Legion Master! Jika hanya mengundang mereka yang kuat tanpa bakat, malahan akan membuat hancur Legion!" jelas Felix.

__ADS_1


"Sepertinya ada orang yang menjelaskan tragedi kelam miliknya," ledek Silver.


"Jika kau ingin mati sekarang, katakan sekali lagi!" kesal Felix mengancam.


"Maaf, tapi bisakah kalian lakukan itu diluar?" mohon seorang gadis yang ternyata adalah Mia.



Keduanya terdiam, tidak menduga seorang NPC akan menghentikan candaan mereka. Yuno hanya bisa menghela nafas melihat Felix dan Silver seperti itu, meskipun itu hanyalah sebuah candaan.


"Maaf, Mia. Membuatmu sampai keluar dari pekerjaan di Balai Kota hanya untuk keegoisan semata milikku," ujar Yuno.


"Jangan dipikirkan, Master Yuno! Lagipula ini sudah menjadi keputusanku untuk mengikuti Master!" balas Mia tersenyum.


Untuk naik level, diperlukan penyelesaian Request dari Legion. Sementara itu, untuk mendapatkan Request bisa berasal dari para NPC sekitar atau dari Balai Kota. Namun sayangnya, hanya ada tiga Request dalam satu hari yang diberikan Balai Kota kepada Legion. Jadi agak sulit untuk menaikkan Level Legion dengan cepat.


"Baiklah, semuanya! Beberapa dari kalian mungkin sudah saling mengenal. Tetapi aku harap kalian bisa saling akrab satu sama lain dan bisa bekerjasama dengan orang yang berbeda-beda," ujar Yuno yang menarik perhatian semua orang.


"Jika apa yang dijelaskan Patch minggu ini benar, maka semua hadiah yang didapatkan dari Request di Legion akan masuk ke pembukuan Legion. Aku sebenarnya ingin mempekerjakan satu orang lagi, tapi aku rasa salah satu dari kalian ada yang mengerti tentang pembukuan kan?" lanjut Yuno bertanya.


"Setahuku, Luke dan Fina mengerti tentang pembukuan?" sahut Mike.


"Aku memang mengerti sih, tetapi hanya dasarnya saja. Jadi aku pikir Fina lebih cocok karena dia menguasai pembukuan sederhana," jelas Luke.


"Fina, kau tidak masalah bekerjasama dengan Mia?" tanya Yuno memastikan.


"Tidak masalah!" jawab Fina singkat.


"Kalau begitu aku serahkan keuangan pada kalian berdua, Mia dan Fina!" pinta Yuno yang dibalas dengan anggukan keduanya.


"Anu, aku tidak yakin bisa menjadi wakil dengan baik," ungkap Aoi gugup.


"Jangan khawatir! Felix akan menjadi penasihat untukmu! Lagipula dia dulu pernah mengurus sebuah Legion," jelas Yuno.


"Oi! Kau sengaja melakukannya yah?" tanya Felix.


"Jawab napa!" kesal Felix yang tidak mendapat jawaban dari Yuno.


"Kalau begitu selanjutnya, kalian bebas mengisi gudang atau menggunakan barang-barang yang aku sediakan disana," ujar Yuno.


"Hey! Jangan alihkan topik pembicaraan, bang-sat!" umpat Felix yang ditenangkan oleh Aoi.


"Jangan khawatir dengan biaya sewa, selama kalian mengembalikannya sesuai dengan batas waktu yang ditentukan. Kecuali Potion, kalian bebas mengembalikannya kapanpun!" lanjut Yuno mengabaikan umpatan tersebut.


"Yuno, apa kau tidak mengundang Shiina kali ini?" tanya Silver.


"Aku sudah mengundangnya. Tapi belum ada balasan," jawab Yuno.


"Kalau begitu, aku ada urusan penting. Aku juga tidak tahu bisa kembali kapan? Jadi aku titipkan Legion sementara padamu, Aoi!" lanjut Yuno pamit.


"Eh?! Tunggu, kemana kamu mau pergi?!" tanya Aoi panik.


"Reruntuhan Kuno!" balas Yuno dengan tersenyum.

__ADS_1


Yuno segera pergi meninggalkan gedung Legion dan bergegas ke Reruntuhan Kuno yang ada di Hutan Selatan. Meninggalkan semua orang dengan pertanyaan dalam benak mereka.


__ADS_2