
Yuno terus berlatih tanpa henti di tempatnya berada sekarang. Dia hanya Logout ketika waktu di dunia nyata menunjukkan jam 12 siang. Dimana saat itu dia akan mandi dan makan selama satu jam, kemudian Login kembali. Sebelum melakukan Logout kedua miliknya untuk sekedar makan malam.
Hal itu ia lakukan berulang kali selama seminggu di dunia nyata. Lalu dalam waktu seminggu atau satu bulan di dunia game, Yuno akhirnya berhasil menyelesaikan ujian pertama miliknya.
Awakening of Guardian God - First Exam!
Anda adalah sosok yang terpilih oleh Guardian God Shiryuu untuk memiliki kekuatannya! Ikuti tiga ujian yang diberikan oleh Shiryuu untuk membuktikan kelayakan Anda! Lakukan latihan ditempat ini selama 30/30 Hari di dalam game! Logout dibatasi hingga 2 Jam di dunia nyata per hari! Lebih dari itu akan dikenakan pinalti dan dianggap gagal!
Hadiah Legendary Skill - Guardian God Spear!
Pinalti Kekecewaan Shiryuu dan Restriksi Login 1 Minggu!
Batas Waktu Tidak Ada!
Event Telah Diselesaikan!
Unique Skill - Dragon Spear akan Dikorbankan untuk Melakukan Evolusi ke Legendary Skill - Guardian God Spear!
Silahkan Pilih Satu Passive dan Satu Arts yang ingin Anda Pertahankan!
Memerlukan 500 EXP untuk Mempelajarinya!
Mendapatkan notifikasi tersebut, Yuno menghela nafasnya. Dia juga memeriksa Passive dan Arts apa yang ingin dipertahankan. Hingga akhirnya, Yuno memutuskan untuk mempertahankan Dragon Soul dan Dragon Soul Form yang menurutnya akan sangat berguna kedepannya.
Legendary Skill - Guardian God Spear LV 0 (0/2500)
Passive:
- Dragon Soul
Setiap kali melakukan serangan, akan mengumpulkan Dragon Soul Stack. Dragon Soul Stack saat ini: 0.
- Guardian God Blessing - Spear
Meningkatkan ATK +40%, DEF +30%, serta SPD +30% saat menggunakan tombak.
- Spear Flurry
Setiap mencapai 5 serangan, melepaskan 3 tusukan beruntun kearah target yang setara 65% STR.
Arts:
- Dragon Soul Form
Memasuki bentuk setengah naga dan meningkatkan seluruh status hingga 180% selama mungkin. Mengonsumsi 150 Dragon Soul Stack per 5 Menit, Cooldown 0 Detik, Batas Pemakaian 3 Kali Sehari.
__ADS_1
- Spear Guard
Melakukan parry dengan gagang tombak dan memberikan Stun selama 1 Detik pada penyerang, Cooldown 30 Detik.
- Supreme Guardian
Memancarkan aura kuning emas yang meningkatkan seluruh Status hingga 60% selama mungkin, Mengonsumsi 1% Max MP per Menit, Cooldown 0 Detik, Batas Pemakaian 3 Kali Sehari.
"Hebat! Jadi seperti ini Legendary Skill?" kagum Yuno ketika melihat informasi dari Skill baru miliknya.
"Tapi ini masih ujian pertama. Masih ada dua ujian lain yang harus aku selesaikan, bukan?" lanjut Yuno.
Benar saja, sesaat setelah menutup panel informasi tersebut. Event lain langsung terpicu dan yang membuat dia semakin terkejut adalah sebuah sosok yang sangat mirip dengan dirinya sendiri. Atau bisa dibilang, itu memang kloningan dirinya.
Sebuah Event Telah Terpicu!
Awakening of Guardian God - Second Exam!
Anda adalah sosok yang terpilih oleh Guardian God Shiryuu untuk memiliki kekuatannya! Ikuti tiga ujian yang diberikan oleh Shiryuu untuk membuktikan kelayakan Anda! Kalahkan diri Anda sendiri! Lampaui dan taklukkan kegelapan yang ada pada hati Anda!
Hadiah Guardian God Spear - Shiryuu (Artifact)!
Pinalti Kekecewaan Shiryuu, Restriksi Login 1 Minggu, Penghapusan Legendary Skill - Guardian God Spear!
Batas Waktu 30 Hari setelah menerima Event!
"Tetapi, penaltinya benar-benar buruk! Jika aku gagal, maka Legendary Skill milikku yang telah didapatkan dengan susah payah akan dihapus begitu mudahnya oleh sistem," ujar Yuno.
Yuno menatap dirinya yang lain sedang memegang tombak yang sama dengan miliknya. Tidak hanya itu, bahkan armor yang dikenakan juga sama.
"Aku memiliki dugaan kalau kali ini tidak ada batasan waktu untuk Logout. Tapi untuk sekarang, mari coba hadapi diriku sendiri!" ujar Yuno yang langsung bergerak menerjang dirinya yang lain.
***
Disebuah padang tandus, ada party 4 orang yang tengah bertarung dengan seekor Kalajengking Raksasa. Mereka adalah Stella, Roze, Silver dan Luke.
Swoosh! Prang!
Roze menahan serangan dari ekor Kalajengking Raksasa tersebut dengan pedangnya. Merasa tidak mampu menopangnya lebih lama lagi. Roze mengangkat pedangnya sekuat tenaga dan melompat mundur untuk menghindari serangan lanjutan.
"Silver!" panggil Roze.
Wush!
Dalam sekejap, Silver telah berdiri dihadapan kalajengking raksasa tersebut dan bersiap memberikan tebasan miliknya.
__ADS_1
"Wind Sword Technique, Aero Slasher!!"
Zraassh! Zraassh! Zraassh!
Tebasan beruntun diberikan oleh Silver, membuat Kalajengking Raksasa tersebut kehilangan banyak HP. Luke telah bersiap dengan sihir tombak es miliknya dan meminta keduanya untuk menjauh dari sana.
"Ice Magic, Ice Javelin! Chain Link, Frost Bind!!"
Luke melemparkan tombak es berukuran besar kearah Kalajengking Raksasa dan ketika mengenainya, Luke mengubah tombak es itu menjadi sebuah gundukan es yang menahan pergerakan Kalajengking Raksasa.
"Stella, sekarang!!" pinta Luke.
"Serahkan padaku! Boost! Hammer Strike!!" sahut Stella menggunakan Boost dan melompat, sebelum memberikan hantaman kuat menggunakan palu besarnya.
"KIIEEK!"
Erangan tersebut menjadi kata-kata terakhir yang dikeluarkan olehnya, sebelum mati dan berubah menjadi Drop Item setelah 5 Menit. Stella yang menanti Drop Item segera memeriksanya, sementara Roze dan Silver tengah mengawasi keadaan sekitar. Luke juga mendatangi Stella untuk menanyakan apa yang mereka dapat.
"Apa kau mendapatkannya?" tanya Luke.
"Tentu! Dengan ini aku bisa membuat senjata Roze dan Luke! Aku pastikan akan membuatnya sangat bagus dan memuaskan!" jawab Stella.
"Tetapi mengalahkan Death Stinger hanya dengan 4 orang? Nampaknya Master memang tidak salah menilai bakat seseorang yah!" ungkap Silver.
"Benar juga! Bukankah ini sudah lebih dari seminggu? Harusnya Yuno telah kembali kan?" tanya Roze penasaran.
"Tidak. Dia mengatakan kalau itu adalah ujian pertamanya, bukan? Artinya masih ada ujian kedua dan ketiga," jelas Luke.
"Namun dapat bertahan hanya dengan Logout 2 Jam sehari? Aku benar-benar kagum dengan keteguhannya!" ujar Stella memasukkan Drop Item ke Inventory miliknya.
"Haha! Aku sih sudah tidak terlalu terkejut lagi dengan hal seperti itu," sahut Silver tertawa ringan.
"Kalau begitu, ayo kembali ke Kota Efraim!" ajak Luke.
Mereka pun segera berjalan kembali menuju Kota Efraim dimana Markas Legion Age of Revolution berada. Dimana saat ini, mereka berada di area baru setelah keluar dari gua didekat Desa Lakera berada.
Pada Update seminggu yang lalu bersamaan dengan dibukanya Legion, RYLO menambahkan area berburu baru bagi Player mereka. Dimana setiap Kota mendapatkan 3 area berburu baru dengan monster baru.
Kota Efraim sendiri mendapatkan The Barren of Death yang ada setelah Lakera Cave. Monster-monster yang mendiami tempat itu adalah Blood Viper yang merupakan ular dengan sisik merah darah, Death Vulture yang merupakan burung pemakan bangkai, dan Death Stinger yang baru saja dikalahkan oleh Stella, Roze, Luke dan Silver.
Kemudian ada Ancient Ruins - Fallen City yang berada setelah melewati Ancient Ruins dimana Altar Kuno yang dimasuki Yuno berada. Monster disana adalah Kaum Barbarian, Stone Guardian yang mirip Golem dengan inti biru yang berada di dadanya, serta Undead berupa Zombie dan Lich yang menjadi pemimpin Zombie sekaligus Field Bos ketika malam tiba.
Terakhir adalah Swamp of Misguidance. Sama seperti namanya, area setelah Hutan Timur adalah Rawa Penyesatan yang bisa membuat orang-orang menjadi tersesat. Banyak Player yang bisa keluar setelah memasukinya, tapi bukan berarti tempat itu sangat mudah untuk dijadikan tempat berburu.
Banyak sekali Player yang mencoba mencari cara untuk keluar dari rawa tersebut. Namun hanya Peta Sihir saja yang bisa membantu mereka mengeksplorasi tempat itu. Alasannya adalah karena tempat itu seolah-olah bergerak dan membuat rute yang telah dilalui berubah-ubah setiap waktu.
__ADS_1
Pernah ada sebuah ide dengan meminta salah satu anggota Party untuk menetap diluar Swamp of Misguidance, tapi hasilnya adalah kegagalan. Dimana ketika anggota Party lain memasuki Swamp of Misguidance, semua komunikasi diluar area terputus.
Monster yang mendiami tempat ini adalah Swamp Alligator, Giant Phyton, serta Treant sejenis monster pohon yang dapat menyerang dan agresif.