
Tubuh Fang pun terjatuh lemas diatas tanah dengan banyak darah yang mengalir dari punggung dia.
"Apa karena aku tidak memakai Full Body Black Dragonfish, sehingga itu mengakibatkan kecepatan bergerak dan juga kecepatan reaksiku menurun? Aku tidak menghindari serangan - serangan itu!"
Fang pun menutup kedua matanya.
"A-apakah hanya akan sampai di sini saja? Apa aku akan mati di sini?"
Fang mulai menyerah akan pertarungan nya ini, dan menganggap bahwa dirinya telah kalah dan akan segera gugur dari medan pertempuran.
'Apapun yang terjadi, kamu harus kembali bertemu denganku dalam keadaan hidup!'
Fang membuka kedua matanya kembali, ia teringat akan ucapan dari Yukina yang menyuruh nya untuk tetap bertahan hidup dalam keadaan apapun itu.
"Maafkan aku Yukina! Hampir saja aku menyerah dalam pertempuran ini, dan mengingkari janjiku padamu!"
Dengan luka di kaki kanan nya, Fang memaksakan dirinya untuk kembali berdiri dan tetap memilih untuk bertarung melawan Magma Salamander itu dengan kekuatan nya yang tersisa.
......................
"Lantai ini kan?" Yukina melihat ke arah bawah.
"Banyak tanah yang telah dilapisi oleh batuan yang terbuat oleh Magma. Jalanku sudah benar! Itu berarti aku sudah dekat dengan tempat utama dari Magma Pyre ini!"
Lalu Yukina pun kembali melanjutkan perjalanan nya. Namun, tak lama kemudian ia melihat ada banyak gunung yang berada didepan nya.
(Apakah seperti ini penampakan markas utama dari Magma Pyre? Tempat ini sangat dipenuhi dengan gunung berapi yang masih aktif! Lebih penting dari itu, aku juga harus segera menemukan para penduduk Magma Village!)
Yukina melihat - lihat keadaan wilayah disekitarnya secara perlahan - lahan agar tidak diketahui oleh Magma Pyre.
(Itu dia! Aku menemukan mereka! Bagaimana bisa mereka ditahan di dalam penjara besi itu? Dan apa yang dipakai di leher mereka itu? Apa itu sebuah kalung besi untuk tahanan? Sama dengan namanya, dia adalah monster!) Yukina merasa sangat kesal kepada Magma Pyre, ketika melihat para penduduk Magma Village diperlakukan seperti itu.
Yukina perlahan - lahan mendekati penjara besi itu untuk membebaskan para penduduk dari kurungan Magma Pyre. Ketika Yukina mulai mendekati penjara besi itu, salah satu anak kecil yang melihat adanya keberadaan Yukina pun mulai berteriak.
(Oh, tidak! Kenapa dia harus berteriak seperti itu? Aku harus segera menyembunyikan hawa keberadaanku, sebelum diriku diketahui oleh Magma Pyre itu!)
Karena Magma Pyre mendengarkan suara teriakan dari anak kecil itu, ia langsung menoleh ke arah sumber suaranya. Namun, sebelum Magma Pyre itu melihat, Yukina telah menghapus hawa keberadaan dan juga tubuh fisiknya. Dengan begitu tidak ada yang bisa melihat maupun merasakan hawa keberadaan dari Yukina.
(Hampir saja aku ketahuan, untungnya aku bisa melakukan skill itu, meskipun skill ini juga memiliki batasan tertentu. Cepat atau lambat skill ini pasti akan tidak aktif, dan ketika itu terjadi, aku akan ketahuan. Maka dari itu aku harus cepat menyelamatkan mereka sebelum hal itu terjadi!)
Lalu Yukina menggunakan kemampuan telepatinya untuk menghubungi dan berbicara pada salah satu penduduk yang berada di dalam penjara besi tersebut.
"Apakah anda bisa mendengar suaraku?" Yukina bertanya kepada salah satu penduduk itu.
"Ya-ya?" salah satu penduduk itu pun bingung karena dapat mendengar suara di kepalanya.
"Aku adalah Yukina, utusan dari akademi Iroas yang ditugaskan untuk menyelesaikan misi. Dan menyelamatkan pulau ini!"
__ADS_1
"O-oh. To-tolong selamatkan kami!" salah satu orang yang dihubungi oleh Yukina meminta pertolongan.
"Tenangkan diri anda! Aku pasti akan menyelamatkan kalian semua!"
Yukina bersiap - siap untuk membebaskan para penduduk Magma Village yang terkurung dalam penjara besi milik Magma Pyre.
Lalu Yukina menghubungkan telepatinya kepada semua orang dewasa yang ada dalam penjara besi tersebut.
"Tolong dengarkan! di sini aku akan membebaskan kalian semua! Ketika aku telah membuat dinding es, kalian lari lah sejauh mungkin dari tempat ini! Dan carilah tempat yang aman untuk kalian berlindung! Sementara aku akan bertarung dan mengalahkan monster ini!"
Itu adalah hal yang disampaikan oleh Yukina sebelum ia membebaskan mereka semua.
(Skill ini telah mencapai batasnya! Sekarang adalah waktunya untuk menyelamatkan mereka semua dalam kurungan ini!)
Hawa keberadaan dan tubuh fisik Yukina mulai dapat dilihat oleh semuanya.
"Sekarang!"
"Freeze."
Bersamaan dengan kemunculan hawa keberadaan dan tubuh fisik Yukina, ia langsung membekukan penjara sekaligus kalung besi yang mengikatkan leher para penduduk. Penjara besi dan kalung itupun seketika langsung hancur.
"Sekarang larilah dari sini!" Yukina berteriak kepada para penduduk, dan menyuruh mereka semua untuk berlari menjauh dari tempat ini.
"Ice Cliff."
"Gadis kecil, apa kau tahu apa yang telah kau lakukan barusan, hah?!"
Magma Pyre mengatakan hal itu kepada Yukina dengan sedikit adanya amarah darinya. Namun, Yukina bahkan tidak berkata apapun untuk menjawab pembicaraan dari Magma Pyre.
"Para penduduk dari Magma Village akan aku jadikan sebagai budak untuk melayaniku! Namun, kau datang dan menghancurkan rencanaku. Kau harus membayarnya! Kau akan aku jadikan sebagai budak!"
Magma Pyre kembali mengajak Yukina. Namun, lagi - lagi Yukina tidak tidak mengatakan apapun.
"Kenapa kau hanya diam saja? JAWAB AKU GADIS KECIL!!!"
Magma Pyre semakin marah kepada Yukina, karena dia tidak pernah membalas perkataan dari Magma Pyre.
Dengan ekspresi marah, Yukina berbicara.
"Diamlah! Semakin lama kau berbicara, semakin aku muak denganmu. Dasar makhluk hina!"
Setelah mendengarkan ucapan dari Yukina, itu membuat amarah dari Magma Pyre pun semakin memuncak.
Lalu Magma Pyre melakukan summoning untuk memanggil 10 prajurit Magma Salamandernya. Namun, Magma Salamander ini berbeda dengan yang dilawan oleh Fang. Ini jauh lebih kuat!
"Bahkan hanya dengan para prajuritku itu cukup untuk mengalahkanmu gadis kecil! Prajurit - prajuritku, serang dia!"
__ADS_1
Kemudian para Magma Salamander bergerak untuk menyerang Yukina. Para prajurit dari Magma Pyre ini memiliki statistik ability yang lebih kuat daripada Magma Salamander pada umumnya.
Dengan kecepatan yang tidak dapat diikuti oleh mata normal, mereka melakukan serangan kearah Yukina. Mereka mengayunkan tombaknya ke tubuh Yukina.
(Apa - apaan dengan mereka ini?! Kecepatan pergerakan dan juga kecepatan menyerang mereka sangat berbeda dengan Magma Salamander yang aku temui dengan Fang. Tubuh mereka juga berbeda, mereka berdiri dengan menggunakan 2 kaki mereka selayaknya seorang manusia.)
Meskipun dengan kecepatan itu, Yukina mampu dan berhasil menghindari semua serangan yang telah dilancarkan oleh para Magma Salamander. Bahkan Yukina juga dapat melakukan serangan balik dengan melayangkan tendangan nya kepada beberapa musuhnya.
"Gerakanmu tidak buruk juga gadis kecil! Tapi, apa kau mampu bertahan dengan ini?" Magma Pyre bersiap - siap melakukan serangan.
Tiba - tiba tubuh dari Magma Pyre membesar. Tubuh itu terus - menerus membesar, sampai seukuran gunung. Dengan tubuhnya yang sebesar gunung, ia juga memiliki sebuah gunung berapi berukuran sedang yang berada pada punggungnya. Itu adalah bentuk asli dari monster Magma Pyre.
(Aku tahu bahwa bentuk asli dari tubuhnya itu besar. Magma Pyre adalah salah satu monster yang memiliki kemampuan dapat mengubah ukuran dari tubuhnya. Dia dapat mengecilkan tubuhnya sampai seukuran manusia, dan dapat membesarkan hingga seukuran gunung. Namun, bukan berarti kekuatanku berada dibawahnya!" Yukina merasa bahwa ukuran tubuh tidak menjamin perbandingan antar kekuatan.
Tiba - tiba para Magma Salamander mundur dan menjauh dari sekitar Yukina.
"Earthquake."
Magma Pyre menginjakan salah satu kakinya ke tanah, dan itu membuat getaran yang mencakup seluruh pulau.
...****************...
"Ge- getaran apa ini?" Fang merasakan getaran yang dibikin oleh Magma Pyre.
Lalu Fang yang masih bertarung melawan Magma Salamander pun membalikan badan dan melihat kearah belakang. Dia melihat adanya Magma Pyre yang berukuran sangat besar.
"A-apa itu? Apa itu juga monster? Aku tidak dapat melihatnya dengan jelas, karena jarak yang jauh. Tapi, aku dapat merasakan auranya. Apa itu adalah monster yang sedang dilawan oleh Yukina? Aku tahu Yukina itu kuat. Jangan mati, Yukina!"
Fang yang merasakan aura dari Magma Pyre itu pun merasa terintimidasi dan juga takut.
Berbeda dengan Yukina, Fang yang merasa terintimidasi dan ketakutan karena adanya aura hawa keberadaan Magma Pyre. Namun, hal itu tidak berlaku untuk Yukina. Bahkan setelah melihat langsung didepan matanya, ia tetap biasa saja tanpa merasa terintimidasi maupun rasa takut.
"Dengan adanya getaran ini, aku harus menguatkan pijakanku!"
Lalu Yukina membekukan tanah yang ada disekitarnya, dan membungkus kakinya dengan es untuk menguatkan pijakan nya.
Namun, tiba - tiba pijakan yang ada dibawah Yukina runtuh, dan membuatnya jatuh kedalam lubang runtuhan tersebut. Pijakan itu runtuh dengan cukup dalam, dan membuat lubang besar. Sehingga itu membuat Yukina terjebak di dalamnya.
Magma Pyre menundukan badan nya, lalu kembali mengeluarkan serangan nya.
"Volcano Strike."
Letusan gunung berapi yang berada dipunggung nya pun terjadi. Lava yang berasal dari letusan itu langsung mengarah ke lubang tempat Yukina terjebak.
Dan lubang itupun sepenuhnya tertutupi oleh lava yang dihasilkan oleh serangan dari Magma Pyre.
"Wajahmu itu cantik. Namun, sepertinya kecantikanmu itu hanya akan menyisakan tulang - belulang," ucap Magma Pyre.
__ADS_1