
"Kita tidak boleh melewatkan banyak waktu di sini, Bryan!" Yukina menyuruhku, untuk tidak membuang - buang terlalu banyak waktu dalam pertempuran ini.
"Aku tahu itu, Yukina! Kita harus bekerja sama, untuk melenyapkan mereka dalam satu kali serangan!"
"Serangan gabungan?"
......................
Di dalam ruang perawatan Akademi, terlihat Alexa yang baru terbangun dari tidurnya setelah pertarungan pada misi sebelumnya.
"A-apa? Di-dimana ini?" Alexa terlihat kebingungan.
"HAHAHA, KAMU YANG TERAKHIR BANGUN, ALEXA!" Baron mengejek Alexa, karena dia bangun terakhir.
"Tapi, jarak bangun antara kamu dan Alexa hanya beberapa jam saja!" kata Leon.
"Di-diamlah Leon!" Baron menyuruh Leon untuk diam.
"Jadi, bagaimana keadaanmu setelah bangun, Alexa?" Cherry menanyakan keadaan Alexa yang baru saja bangun.
"Ya, kepalaku masih sedikit merasakan pusing!"
"HAHAHA, ITU KARENA KAMU MENJADI YANG BANGUN PALING AKHIR!" Baron terus menerus meledek Alexa.
Alexa yang mendengar itu merasa kesal, namun ia tidak dapat meluapkan kekesalannya karena kepalanya yang pusing.
"Ngomong - ngomong, Bryan dan Yukina tidak ada di sini. Dimana kah mereka berdua?" Leon bertanya - tanya.
"Iya, aku tidak melihat mereka berdua sejak aku terbangun!" Baron juga bertanya - tanya.
Ria dan Fang pun ingin memberi tahu kepada mereka semua.
"A-anu... Bryan dan Yukina mendapatkan misi darurat!" Ria memberi tahu mereka.
"Apa, misi darurat? Misi apa yang mereka lakukan sekarang?" tanya Baron.
"Misi penyelamatan! Mereka melakukan penyelamatan kepada murid kelas C yaitu Zora, Rodeo, dan siswa B unggulan yaitu Regy!" jawab Fang.
Mereka yang mendengar itu pun terkejut.
"Menyelamatkan siswa B unggulan? Tapi, bukankah Bryan dan Yukina berada pada kelas D?" ucap Cherry.
"Mungkin kalian belum tahu. Tapi dengan kekuatannya, Bryan dan Yukina tidak seharusnya menempati kelas D!" ucap Leon.
"Sial! Aku juga ingin membantu mereka berdua!" Baron ingin membantu Bryan dan Yukina dalam misinya.
"Jika kamu pergi membantu mereka, kamu hanya akan jadi beban mereka berdua saja. Jadi, kamu tidak perlu datang, Baron!" Alexa meledek Baron.
Baron merasa kesal dengan Alexa, dan kembali berdebat.
"Kalian jangan terlalu khawatir, Bryan dan Yukina itu kuat! Seharusnya, Ria dan Fang telah melihat kemampuan dari mereka berdua kan?" ucap Leon.
"Ya, mereka sangat kuat!"
__ADS_1
(Aku harap, mereka berdua kembali dengan selamat!)
Dengan ekpresi penuh kekhawatiran, Ria dan Fang berdoa untuk keselamatan dari Bryan dan Yukina.
......................
Aku dan Yukina masih melakukan pertarungan dengan para monster.
"Gravity!" aku mengeluarkan kemampuan gravitasi, untuk menekan para monster ke atas tanah.
"Sekarang, Yukina!"
"Icicle!"
Muncul es yang sangat tajam, menjulang, dan menusuk tubuh semua monster - monster yang terkena gravitasi milikku.
"Kerja bagus, Yukina!" aku pun mendekat, dan memuji Yukina.
Tiba - tiba muncul sebuah portal dihadapan mereka berdua.
"Apakah ini portal menuju ke tempat dia?" tanyaku kepada Yukina.
"Dia bilang bahwa, dia akan menunggu di lantai selanjutnya. Itu berarti, hanya ada 2 lantai dalam dimensi ini. Maka, portal yang ada didepan kita ini adalah jalan menuju tempat orang itu!" jawab Yukina.
"Kalau begitu, ayo kita segera masuk kedalam!" aku menyuruh agar kami segera masuk.
Tanpa berpikir panjang, mereka berdua pun langsung masuk kedalam portal tersebut.
Tempat ini terasa sangat damai, dan juga indah.
Meskipun begitu, kami berdua tetap waspada akan serangan yang datang dari orang itu.
Kami berdua terus melanjutkan perjalanan ditempat ini untuk menemukan orang itu, dan menemukan teman kami yang lain.
Namun, tiba - tiba terdengar suara yang berasal dari atas kami.
"Selamat datang di dimensi pribadiku, anak - anak!"
Aku dan juga Yukina terkejut melihat kedatangan orang itu dari langit - langit.
"Dimana teman kami yang lain?!"
Aku langsung menanyakan tentang keberadaan teman - teman kami.
"Teman kalian? Hmmmm..... Apa yang kalian maksud adalah 3 orang ini?"
Dia menunjukan tubuh Zora, Rodeo, dan Regy melalui portal miliknya.
"Apa? Dimana mereka berada sekarang?!"
Aku menanyakan sekali lagi dengan sedikit amarah.
"Dimensi ini memang memiliki 2 tingkat yang berbeda, mereka berada di dimensi ini juga!" ucap orang itu.
__ADS_1
"Apa?"
Aku dan Yukina terkejut!
Kami berdua telah menyelesaikan syarat untuk naik ke lantai ini. Tapi, dalam perjalanan itu kami tidak menemukan dimana mereka berada.
"Jangan bercanda! Aku tidak menemukan mereka di sini!"
"Tenanglah, Bryan!"
Yukina menyuruhku untuk menenangkan pikiran dan tubuhku.
"Ya, ya, ya! Kau harus tenang, anak muda! Seperti yang aku bilang bahwa, dimensi ini ada 2 lantai. Tapi, mengapa kalian tidak dapat menemukan mereka pada lantai 1 dan lantai 2? Kenapa ya? Apa kalian sadar sesuatu?" tanya orang itu.
Aku dan Yukina terdiam sejenak.
"Lantai 1.5?"
Aku dan Yukina terpikirkan dimensi yang berada diantara lantai 1 dan juga lantai 2, yaitu lantai 1.5!
"Wah, wah! Dari raut wajah kalian, sepertinya kalian telah menemukan jawabannya. Seperti apa yang kalian pikirkan, mereka berada diantara lantai 1 dan juga lantai 2, yaitu lantai 1.5!" jelas dari orang itu.
"Kalau begitu, kita tidak perlu membuang waktu di sini, dan ayo segera menyelamatkan mereka bertiga, Yukina!"
Itu lah yang aku katakan, namun.....
"Kalian tidak dapat pergi ke lantai 1.5, kecuali dengan seizinku. Atau, jika kalian memiliki skill untuk memanipulasi dimensi. Jika kalian tidak memilikinya, maka kalian tidak dapat membawa mereka bertiga keluar dari sana!"
Aku dan Yukina terkejut mendengar penjelasan dari orang itu. Karena, kami berdua tidak ada yang memiliki skill untuk memanipulasi ruang dimensi.
"Ah, iya! Kalian bisa memanggilku dengan sebutan Mr. 5. Aku tidak bisa menyebutkan namaku kepada kalian, karena kalian berdua bukanlah rekan yang berada pada kelompok denganku."
"Aku tidak peduli dengan apapun sebutanmu itu!" ucapku dengan sedikit amarah.
"Bryan, kita berdua tidak memiliki kemampuan untuk mengeluarkan mereka di lantai 1.5! Bagaimana ini?" tanya Yukina.
Aku juga kebingungan, aku tidak tau harus melakukan tindakan seperti apa untuk menyelamatkan mereka.
"Ji-jika kita mengalahkan dia...."
"Apa kita bisa menyelamatkan mereka?"
Aku dan Yukina memikirkan bahwa, jika kami berdua mengalahkan dia, maka portal dimensi 1.5 itu akan terbuka dengan otomatis. Karena, kami telah mengalahkan penciptanya. Namun.....
"Ah, itu juga tidak bekerja! Meskipun kalian mengalahkanku, itu tidak akan membuat portal menuju ke lantai 1.5 akan terbuka. Dan yang lebih penting lagi, apa kalian berdua berpikir bisa mengalahkanku?" Mr.5 mengatakan hal itu dengan tatapan yang tajam.
"Omong kosong! Kami berdua cukup untuk mengalahkanmu, dan menyelamatkan teman - teman kami!" ucapku penuh amarah.
"Aku sudah tidak tahan, aku ingin membekukan mulutmu yang banyak bicara itu!" Yukina mengarahkan ucapannya kepada Mr.5
"Kalau begitu, dengan senang hati aku akan menemani kalian untuk bermain!" Mr.5 memandang rendah aku dan Yukina.
Pertempuran untuk menyelamatkan teman - temanku akan segera dimulai.
__ADS_1