The Magic Knight

The Magic Knight
Chapter 19: Pulau Es


__ADS_3

Sementara itu, Fang masih bertahan dengan perlawanan nya melawan para Magma Salamander.


(Apa yang harus kulakuan? Jika ini terus berlangsung, aku akan kalah. Apalagi dengan luka yang kuterima.)


Magma Salamander bersiap melakukan serangan nya.


(Aku harus menghindarinya! Jika aku terkena serangan lagi, maka itu akan jadi akhir dariku!)


Lalu, sebagian dari Magma Salamander melakukan semburan lava dari mulutnya lagi.


Fang berhasil menghindari serangan itu. Setelah melakukan semburan lava, sebagian dari Magma Salamander yang belum melakukan serangan pun bergantian melakukan serangan nya sekarang.


Magma Salamader itu menyerang Fang dengan menggunakan cakar dan telapak kaki mereka yang panas. Namun, Fang juga berhasil menghindari serangan - serangan yang datang.


(Aku memang berhasil menghindari serangan - serangan mereka. Namun, aku telah mencapai batas! Aku tidak boleh hanya bertahan, aku harus menyerang!)


Fang akan memulai serangan nya.


"Water Tornado."


Fang mengeluarkan sebuah pusaran air pada para Magma Salamander, yang membuat mereka terjebak dalam pusaran air itu. Dengan tekanan air yang begitu kuat, itu mampu menggores dan membuat luka pada musuhnya.


Karena serangan itu, membuat para Magma Salamander tidak dapat melihat keadaan sekitar.


Dalam kesempatan ini, Fang langsung mendekati Magma Salamander itu. Setelah pusaran air itu menghilang, Fang langsung memegang salah satu dari monster itu.


(Panas! Aku pernah mempelajari teknik ini, aku tidak yakin bisa melakukan nya dengan sempurna. Tapi, aku harus melakukan nya!)


"Full Body Take Over: Magma Salamander."


"Bersiaplah monster sialan! Aku akan mengalahkan kalian menggunakan kekuatan kalian sendiri!"


Dengan perubahan baru yang dia dapatkan, Fang akan melakukan serangan balik kepada para Magma Salamander.


Magma Salamander mengeluarkan semburan lava kembali. Namun.......


"Lava Breath."


Fang mengeluarkan serangan yang sama. Namun, seranganya lebih besar dan kuat. Dan hal itu membuat sebagian dari monster itu musnah.


(Dengan perubahan yang aku dapatkan dari monster ini, aku mendapatkan resistansi terhadap suhu panas.) "Kalau begitu akan aku akhiri pertempuran ini!" Fang depan penuh keyakinan akan mengakhiri pertempuran.


Fang memanaskan tangan nya, lalu ia melakukan pukulan kepada para musuhnya. Satu - persatu Magma Salamander itu dikalahkan, dan hanya menyisakan 1 monster.

__ADS_1


"Tersisa 1 monster saja ya? Kalau begitu pertempuran ini telah berakhir!"


Tangan kanan Fang terlapisi oleh batuan magma, ia pun bergerak keatas monster itu.


"Magma Knuckle."


Fang melakukan pukulan pada punggung Magma Salamander. Dari serangan itu juga terdapat percikan - percikan lava. Pukulannya begitu keras, hingga membuat tanah disekitar hancur.


"Ini telah berakhir! Aku tidak tahu dengan keadaanku nantinya. Tapi, pastikan dirimu selamat, Yukina!" Fang mengucapkan hal ini dengan keadaan tubuh yang lemas.


Tiba - tiba, tubuh Fang terjatuh dan tergeletak diatas tanah dengan luka - luka yang ia dapatkan pada tubuhnya.


...****************...


Sementara itu, lubang tempat Yukina terjebak kini telah dipenuhi oleh banjiran lava.


"Tamat sudah riwayatmu gadis kecil!" Magma Salamander mengatakan hal itu dengan sangat percaya diri.


Tiba - tiba lava itu membeku.


Dan bekuan lava yang berada dilubang itu pun langsung hancur.


Bayangan dari seorang gadis melompat dari dalam lubang. Itu adalah Yukina yang berhasil bebas dalam lubang tersebut.


(Pada dasarnya ini adalah skill milik Bryan. Bisa dibilang aku mencuri atau menyalin skill miliknya, namun skill tersebut telah aku modifikasi ulang dengan sihir esku.)


"Knight Magic: Hundreds Blade."


Ratusan pedang itu langsung menerjang ke arah Magma Pyre dan juga para prajuritnya.


Seluruh tubuh dari prajuritnya tersebut langsung tertembus oleh pedang - pedang yang dikeluarkan oleh Yukina, dan membuat seluruh prajurit itu musnah. Namun, serangan itu masih belum cukup untuk menghancurkan kulit yang sangat keras dari Magma Pyre.


"Skill yang lumayan. Dapat mengeluarkan dan mengendalikan ratusan pedang sekaligus"


Yukina kembali mengeluarkan skillnya.


"Icycle Winter."


Sebuah badai es telah tercipta! Seluruh pulau tertutupi oleh badai es yang telah dikeluarkan dari skill milik Yukina. Bahkan terdapat bongkahan - bongkahan crystal es cukup besar yang berterbangan.


"Badai es ini menghalangi pandanganku, dan es - es yang berterbangan ini sangat mengganggu!" Magma Pyre kerepotan dan merasa kesal menghadapi skill dari Yukina ini.


Lalu Yukina menciptakan sebuah pedang dari sihir es nya. Dan tanpa basa - basi, ia langsung bergerak menyerang Magma Pyre.

__ADS_1


Meskipun dengan badai es yang menghalangi pandangan nya, Magma Pyre mampu merasakan hawa keberadaan dari Yukina. Dengan reaksinya yang sangat cepat, ia langsung melancarkan pukulan nya pada Yukina dengan sangat keras.


Yukina yang terkejut dengan kecepatan reaksi dari Magma Pyre pun terkena pukulan nya. Yang mengakibatkan dia terdorong jatuh ke tanah. Dengan power yang dikeluarkan oleh Magma Pyre dalam pukulan nya, membuat tanah itu hancur dan skill Icycle Winter pun menghilang.


(Bagaimana monster yang sangat besar sepertinya memiliki reaksi yang begitu cepat dengan kecepatanku tadi? Dan pukulan nya juga mengandung percikan lava di dalam nya, yang membuat satu kakiku hancur.)


......................


Para penduduk dari Magma Village yang sedang kembali ke desanya bertemu dengan Fang yang tergeletak di tanah.


"Siapa dia? Apa dia teman dari gadis yang menyelamatkan kita tadi?" ucap salah satu penduduk itu.


"Kalau begitu kita harus cepat menolongnya! Luka yang dia dapatkan itu cukup serius."


Lalu para penduduk itu pun mengambil perban dan mulai menutup luka dari Fang yang sedang tidak sadarkan diri.


......................


Meskipun kaki Yukina hancur terkena percikan lava dari pukulan Magma Pyre. Namun, dalam sekejap kaki Yukina itu pun langsung tumbuh kembali.


"Regenerasi super cepat ya?" (Gadis itu memiliki skill yang lumayan mengagumkan. Ya, meskipun aku juga memiliki skill regenerasi itu juga.) Magma Pyre memuji skill regenerasi milik Yukina.


"Aku sudah tidak peduli lagi! Akan aku hancurkan pulau ini!" Magma Pyre akan melancarkan serangan nya.


"The Mad Of Volcano."


Seketika semua gunung berapi meletus dan mengeluarkan banyak lava. Tanah tempat mereka berpijak pun retak dan hancur. Pulau ini pun mulai runtuh.


Yukina yang melihat pandangan pulaunya yang hancur, membuat ingatan traumanya muncul kembali. Ia teringat ketika pulau tempat tinggalnya dimusnahkan.


"JANGAN BERCANDA! AKU TIDAK AKAN MEMBIARKAN PULAU INI LENYAP BEGITU SAJA! MESKIPUN INI HANCUR, AKU AKAN MEMBUAT ULANG PULAUNYA!" teriak Yukina dengan penuh amarah.


"Ice Magic: Island."


Dengan kekuatan nya tersebut, Yukina menciptakan pulau dari sihir es miliknya dengan luas mencapai 1.000.000km.


"Aku tidak menyangka gadis kecil itu mempunyai kekuatan yang lebih besar diantara manusia seumuran nya." Magma Pyre terkejut melihat Yukina mampu menciptakan pulau yang seluas itu.


"Pulau tempat tinggalku dulu lebih besar dari ini. Namun, dengan kekuatanku sekarang, aku bahkan dapat menciptakan pulau yang jauh lebih besar daripada pulau tempat tinggalku dulu!"


"Dengan kekuatan yang telah kau keluarkan, aku cukup yakin bahwa kau pasti kehilangan banyak mana sihir untuk membuat pulau itu. Lalu bagaimana kau akan menangani seranganku yang selanjutnya?"


Setelah melihat Yukina yang telah mengeluarkan banyak mana sihir, itu membuat Magma Pyre percaya diri untuk bisa mengalahkan Yukina.

__ADS_1


__ADS_2