
Apakah aku akan berakhir di sini? Jika aku mati di sini, siapa yang akan menyelamatkan mereka? Siapa yang akan menyelesaikan misi ini? Dan bagaimana dengan keadaan Yukina?
Aku tidak ingin menyerah! Aku terus mencoba untuk bangkit, namun tubuh ini tidak bisa.
Apa yang harus aku lakukan? Menyadari bahwa aku selemah ini, membuatku sangat kecewa. Aku yang sekarang tidak dapat melindung siapa - siapa. Sial! Sial! Sial! Bergeraklah tubuh brengsek!
"Sepertinya, cukup sampa di sini saja ya kemampuanmu? Jika iya, maka ini sedikit mengecewakan! Aku mendapatkan informasimu dari agent, namun sepertinya informasi itu terlalu berlebihan."
Agent? Siapa itu? Yang terpenting, mereka siapa? Apakah mereka merupakan sebuah organisasi yang sedang mengincar seseorang? Jika iya, aku harus mengalahkan orang ini, sebelum dia membunuh orang lain.
"Informasi apa yang kau ketahui tentangku, dasar brengsek?!"
"Dalam informasi itu, diceritakan bahwa ada 2 anak yang memiliki kemampuan yang sangat hebat. Itu adalah kau dan gadis yang menggunakan es tadi. Tapi, sepertinya kalian tidak sekuat yang ada dalam informasi. Aku sangat kecewa. Yang membuatku sangat tertarik adalah, kau anak dari Gladys bukan?"
Setelah dia mengucapkan nama dari ibu, aku sangat terkejut.
'Dia mengenal ibuku?'
"Kau pasti memikirkan bagaimana aku bisa mengenal ibumu, kan? Gladys adalah orang yang sangat kuat, bagaimana bisa dia melahirkan anak yang lemah sepertimu?"
Iya, aku tau bahwa ayah dan ibu adalah orang yang sangat kuat. Termasuk kakakku juga orang yang kuat. Melihat diriku yang sekarang, bagaimana seseorang yang lemah sepertiku bisa bersanding dengan keluargaku?
Lalu, Mr.5 semakin mendekat padaku.
Dia mengatakan, "Kalau begitu, apakah aku bisa membunuhmu sekarang?"
'Sial, apakah ini akhirnya?!' gumam dalam hatiku.
Namun, tiba - tiba muncul serangan es yang mengarah ke Mr.5.
Ya, serangan es itu pasti berasal dari kekuatan sihir milik Yukina.
Dia datang dengan napas yang terengah - engah, dan luka di tubuhnya.
"Ice Field!"
Yukina kembali menggunakan kemampuan medan es miliknya.
__ADS_1
'Aku harus menjauhkan orang itu dari Bryan terlebih dahulu.'
Yukina berlari menuju ke arahku, dengan melepaskan serangan - serangan dari sihir es miliknya tepat pada Mr.5.
Mr.5 yang mengetahui bahwa serangan - serangan itu mengarah kepadanya, ia langsung menjauhi Bryan dan menghindari serangan tersebut.
Namun, Yukina tidak menahan serangan yang ia keluarkan. Ia terus - menerus mengeluarkan es miliknya untuk menyerang musuhnya.
Hingga pada akhirnya, Yukina berhasil sampai ke tempatku.
"Bryan, apa kau baik - baik saja?" tanya Yukina kepadaku.
"Maaf, karena luka - luka ini, tubuhku sulit untuk bergerak. Bahkan, kemampuan regenerasiku tidak dapat bekerja dengan baik, karena luka yang disebabkan oleh serangannya."
"Oi gadis muda, aku tau kau bisa menggunakan sihir penyembuhan. Gunakan sihirmu itu untuk menyembuhkan temanmu itu! Jika hanya melawan kalian 1 lawan 1 itu akan membosankan. Jadi, aku lebih tertarik untuk melawan kalian berdua sekaligus."
Mr.5 menyuruh Yukina untuk mengobati luka - luka yang ada pada tubuhku. Sepertinya, dia benar - benar meremehkan kami berdua.
Lalu, tanpa berpikir panjang, Yukina langsung menyembuhkan luka - luka ini.
Karena dia meremehkan kami berdua, itu membuat kami memiliki waktu lebih untuk menyembuhkan luka.
"Terima kasih, Yukina!"
"Tidak apa - apa, Bryan. Untuk sekarang, kita harus fokus mengalahkan orang ini!"
Dalam pertarungan ini, kami berdua benar - benar memfokuskan pandangan pada musuh yang ada didepan kami sekarang. Karena, musuh kali ini benar - benar diluar batas kemampuan kami berdua.
"Benar, seperti itu lebih baik. Karena ini 2 lawan 1, aku juga akan memanggil para monster - monsterku!"
Tiba - tiba Mr.5 melakukan summon dan memunculkan Magma Pyre, Ghost Shade, King Lizardman, dan juga Mechanical Robot.
'Aku tidak bisa menciptakan Roh Api - Salamander buatan, karena untuk menciptakannya membutuhkan sebagian kecil kekuatan dari Roh yang asli. Itu karena, Roh Api buatanku telah dilenyapkan oleh Dryad dan si Veron, brengsek!' gumam dalam hati Mr.5 yang merasa kesal.
Melihat dia melakukan summon boss monster, membuat kami berdua terkejut.
Pertarungan ini, benar - benar sangat menyusahkan. Tidak hanya melawan orang itu, kami juga harus melawan para boss monster.
__ADS_1
Lalu, Magma Pyre langsung mengeluarkan meteor yang sama, ketika bertarung melawan Yukina sebelumnya.
Aku yang belum pernah melihat meteor secara langsung, dengan ukuran sebesar itu pun terkejut.
Karena Yukina telah melihat skill itu sebelumnya, ia tidak ragu - ragu dan bersiap untuk melakukan serangan balasan.
'Aku tidak perlu merubah meteor itu menjadi es. Aku akan menghancurkan meteor itu secara normal!'
Yukina pun langsung melesat ke arah meteor tersebut. Dengan pedangnya yang dilapisi sihir es miliknya, ia menebas dan menghancurkan meteor tersebut.
"Itu luar biasa gadis kecil, kau bisa menghancurkan meteor yang memiliki diameter 3.500.000m. Namun, jika Magma Pyre mengeluarkan meteor itu sekali lagi dan posisimu masih berada di udara. Apa yang akan kau lakukan?" ucap Mr.5
Magma Pyre mengeluarkan meteor yang sama sekali lagi.
Yukina yang melihat itu pun terkejut. Ia tidak menyangka, bahwa skill seperti itu dapat dilakukan terus - menerus.
Aku yang melihat hal itu, langsung bersiap melakukan serangan. Aku melapisi pedang kakufuku dengan sihir api hitam kebiruanku dan gravitasi. Aku langsung melesat menuju meteor tersebut, "Gravity Flame Blade!" aku menebas meteor itu, hingga hancur lebur.
"Terima kasih, Bryan!" Yukina berterima kasih padaku, karena telah menyelamatkan dirinya.
"Tidak masalah. Kita di sini bertarung sebagai tim, sudah sewajarnya kita saling melindungi satu sama lain."
"Luar biasa! Aku tidak menyangka, pria muda itu juga mampu menghancurkan meteor itu," Mr.5 mengatakan hal itu dengan tertawa.
"Diamlah! Jangan berani kau meremehkan Bryan. Kau dan pasukanmu telah melakukan serangan, sekarang giliranku!" ucap Yukina.
Aku menanti apa yang akan Yukina lakukan sekarang, hingga aku terus memperhatikannya.
Sesuatu yang tak pernah aku bayangkan ada didepan mataku. Yukina mengeluarkan meteor yang sama dengan yang dimiliki oleh Magma Pyre.
"Berbeda dengan sebelumnya. Dalam serangan ini, aku tidak memodifikasi skill yang aku ke copy kedalam bentuk es!"
"Itu sangat luar biasa! Kau mampu mengeluarkan kemampuan seperti itu. Tapi, sayangnya kemampuan itu masih dapat dijangkau oleh bos monster di sini."
"Lava Nuclear Cannon!"
Magma Pyre mengeluarkan salah satu dari skill ultimate menuju arah meteor yang dikeluarkan oleh Yukina. Dengan skill itu, Magma Pyre mampu menghancurkan meteor tersebut dengan mudah.
__ADS_1
"Sudah aku bilang, bukan? Para bos monster ini memiliki kemampuan yang setara satu sama lain. Jadi, bagaimana cara kalian untuk menghadapi mereka?" tanya Mr.5
Melawan 1 bos monster saja sudah lumayan menyulitkan. Tapi, sekarang kami berdua harus berhadapan dengan 4 bos monster sekaligus dan juga orang itu. Bagaimana cara kami mengalahkan mereka semua?