The Magic Knight

The Magic Knight
Chapter 7: Gadis Alam vs Gadis Bumi


__ADS_3

Petir dari langit datang menyambar tubuh Baron.


Tubuh Baron yang sebelumnya telah diselimuti sihirnya, sekarang warna kuning di tubuhnya semakin pekat.


Dan sekarang tubuhnya juga dialiri kilatan – kilatan petir.


“Apa itu tadi?” tanya Alexa.


“Apa Baron baik – baik saja ?” tanya Leon.


“Hoh kekuatan nya sekarang meningkat drastis.” Venuz merasakan peningkatan statistik pada Baron.


“Kalian tenang saja!" Yukina menyuruh mereka untuk tenang.


“Itu adalah teknik dari Baron, entah untuk sekarang dia bisa mengendalikan nya atau tidak, jika dia gagal mengendalikan nya maka tubuhnya akan mengalami luka yang sangat parah!” ucap Bryan. 


“Apa itu? Dan semua lukanya sembuh dalam sekejap."


Lightning Form “Thunderman.”


“Kau bilang kekalahanku sudah dipastikan ya? Kalau begitu biar kubalikkan kata – katamu, bukan Kekalahanku yang sudah dipastikan, tapi kekalahanmu yang telah ditakdirkan!" Baron sekarang meningkatkan kekuatan nya.


Inazuma no Yari.


Sebuah tekanan sihir yang hebat.


Petir berkumpul di satu titik dan sihir petir itu berubah bentuk seperti tombak namun berbeda dengan Gold Flame Javellyn milik Leon.


Serangan dari kekuatan baru Baron telah dikeluarkan.


Sihir petir dengan tipe menusuk langsung mengenai tubuh Windsor dengan sangat cepat, arena hancur.


Namun, sihir itu masih melesat dan menghancurkan gedung sesuai dengan kesepatakan mereka sebelumnya.


Gedung itu hancur, dan dari ledakan itu masih terpancarkan kilatan – kilatan petir yang menyambar di sekitar reruntuhan gedung.


“Pertandingan berakhir, pemenangnya Baron!"


“Apa ini sungguhan?” 


“4 – 0, orang – orang desa itu berhasil menyudutkan pihak bangsawan!” 


“HAHAHAHA, aku tidak peduli mereka berasal dari desa atau tidak, oi anak – anak desa tinggal 1 pertandingan lagi, buatlah kemenangan yang sempurna dan tendang pantat bocah bangsawan itu!”


Penonton bersorak pada pihak Bryan.


Apakah pihak anak – anak dari desa akan mendapatkan kemenangan sempurna nya? 


Pertandingan terakhir menyisakan pertarungan antara dua gadis.


Siapakah yang akan memenangkan pertandingan terakhir?


“Kau itu kuat, tapi karena aku yang lebih kuat darimu ini telah menjadi lawanmu, maka dari awal kekalahanmu ini tidak terelakkan HAHAHAHA." Baron menertawakan lawan nya.


Setelah mengucapkan kalimatnya, Baron langsung pergi menuju ke tempat teman – temannya.


“Kerja bagus Baron!”


“Tidak buruk juga!”


“Apa yang kamu lakukan Baron? Kamu tadi hampir kalah loh!” Alexa berkata.


“HAAAAAHHH?? Apa yang kamu bilang Alexa?” Baron tak menerima ucapan dari Alexa.


“Yaaa.... Baron kau tadi hampir mengalami kekalahan!" Alexa mengejek Baron.


“HAH? Aku tadi hanya memberi dia kesempatan untuk menggoresku, bukan berarti aku memberi dia kemenangan!"


“Ya ya ya ya ya, kamu banyak alasan Baron!"


“Apa maksudmu Alexa?" tanya Baron.


“Sudah akui saja bahwa kamu tadi hampir kalah!"


“HAAAAAAAAHHHHH?!!!” teriak Baron.


Dan seperti biasa mereka selalu berdebat. 


“Kalian berdua sangat berisik, jika kalian masih tetap bertengkar, maka aku akan membekukan tubuh kalian berdua lalu mengirimkan nya ke Museum untuk dibuat sebagai pajangan di sana.” Yukina sudah mulai kesal dengan mereka berdua.


“Ya, ya maaf!” Baron dan Alexa meminta maaf pada Yukina karena keberisikan mereka. 


“Pertandingan terakhir, kedua peserta dari pihak masing – masing dipersilahkan maju ke Arena pertandingan!”


“Waktunya giliranku!"


“Pastikan kamu menghancurkan musuhmu Alexa!" 


“Akan aku hancurkan sampai ke tulang sumsum nya!” ucap Alexa 


“Hahahahaha,” seperti biasa tawa jahat Baron dan Alexa


“Mereka berdua tidak sehat!" Bryan masih terheran dengan betapa idiotnya mereka.

__ADS_1


Alexa dan juga Metria telah berada di arena pertandingan.  


Pertarungan antara gadis alam dan gadis bumi.


Siapakah yang akan menjadi pemenangnya? 


“Aku Alexa” 


“Aku Metria” 


“Hoh Metria ya, nama yang bagus, salam kenal ya.” ucap Alexa.


“Jangan sok dekat denganku anak desa, itu menjijikkan!" Metria merasa jijik pada Alexa.


“Hah?”


“Baiklah pertandingan terakhir akan di mulai dalam hitungan ketiga.”


1...... 


2... 


3.....


Mulai!!! 


Earth Magic : Steep Cliff.


Kedua telapak tangan Metria menyentuh permukaan tanah.


Permukaan tanah yang semula rata, kini terdapat tanah yang menjulang dengan sangat tajam.


“Aaaarrrrggghhh.” 


Serangan dari Metria mengenai Alexa, lengan dan juga pipi nya tergores akibat serangan itu.  


“Tidak bisa, aku harus menyerangnya”


Hentikan dan hancurkan itu Natural Roots.


Alexa mengeluarkan akar – akar untuk menghentikan serangan sihir dari Metria.


Tidak hanya menahan serangan itu, akar – akar dari sihir Alexa juga langsung menghancurkan sihir milik Metria.  


“Terkurunglah dalam sihirku Earth Confinement.”


Metria mengeluarkan skill nya, yang dimana skill tersebut mengurung lawan nya dalam bulatan tanah sihir, dan tidak terdapat oksigen di dalam nya.


Roses Enroulees.


Tangkai berduri langsung menerjang kearah Metria.  


Namun......


Metria mampu menahan serangan dari Alexa dengan mudah.


"HAHAHA APA CUMA SEGINI KEMAMPUAN MU?"


"DIBANDINGKAN DENGAN KEEMPAT TEMANMU YANG LAIN KAU SUNGGUH LEMAH, KAU YANG TERLEMAH DIANTARA KALIAN BERLIMA!"


"DARI SIHIRMU INI, KAU PASTI ANAK DARI TOKO BUNGA DI PEDESAAN KECIL KAN?"


"ORANG TUA MU PASTI ORANG YANG LEMAH JUGA AHAHHAHA!!!"


Teriakan dari Metria langsung menusuk ke dalam hati Alexa.


“Hah? Barusan kau bilang apa?” 


Dari ucapan Metria, membuat dia terdiam dengan tatapan kosong.


“HAHAHA KENAPA BADANMU TERDIAM DENGAN TATAPAN KOSONG? APA YANG KUKATAKAN TADI ITU BENAR?” 


Metria terus menerus berteriak merendahkan Alexa. 


“Diamlah!” ucap lirih dari Alexa 


"Earth Arm."


Metria langsung menerjang kearah Alexa, dengan menggunakan Eart Arm, dia meningkatkan kekuatan pukulan nya, dan terus menerus memukul Alexa yang berdiam diri.


“HAHAHA KAU BENAR – BENAR MENYEDIHKAN!” 


Ada apa dengan Alexa?


Tetap diam disaat dia terus – terusan dipukul oleh lawan nya.


“SADAR LAH ALEXAAA!!!” Teriak Yukina.


“BERGERAKLAH ALEXAA!!” Teriak Bryan .


“KAMU AKAN TERLUKA PARAH JIKA HANYA DIAM” Teriak Leon.


“ALEXAA BUKANKAH KAMU BILANG AKAN MENGALAHKAN MUSUHMU DAN MENJADIKAN KEMENANGAN SEMPURNA KITA? MAKA DARI ITU KALAHKAN DIA SEKARANG!!” Teriak Baron.

__ADS_1


“HAHA APA KAU TIDAK MENDENGAR TERIAKAN DARI TEMANMU?” Metria berteriak kepada Alexa.


“Memang benar.” 


“Apa?” kaget Metria.


Alexa menghentikan pukulan dari Metria menggunakan 1 tangan nya.


“Memang benar, aku adalah yang terlemah diantara kami berlima.”


“Baguslah kalau kau menyadari kalau kau itu memang lemah” ucap Metria.


“Tapi...” 


“Tapi apa?”


“Tapi ini tidak ada hubungan nya dengan orang tua ku, kau boleh merendahkanku, tapi jangan berani kau MERENDAHKAN ORANG TUAKU!” 


Metria terdorong akibat tekanan sihir yang dikeluarkan oleh Alexa.


Dan amarah dari Alexa telah mencapai puncak nya.


"Keluarlah Earth Golem."


Metria mengeluarkan 20 golem nya untuk menyerang Alexa.


"Keluarlah Chomper Muscipula."


Alexa mengeluarkan tanaman pemangsa sejumlah golem yang dikeluarkan oleh Metria.  


“Chomper, kalian boleh melahap semua golem itu.” 


Para chomper langsung melahap semua golem – golem yang dikeluarkan oleh Metria dan energi sihir yang telah dilahap oleh chomper otomatis tersalurkan ke tubuh Alexa dan menjadi energi sihirnya. 


“Apa? Semua golem ku telah dihancurkan?” Metria terkejut melihat golem nya hancur semua.


“Gadis itu tidak hanya melahap golem nya, tapi energi sihir dari golem itu juga dijadikan tambahan konsumsi sihir milik dia, bagus!"ucap Venuz 


“Sialan! Akan kupukul kau!” 


Namun.... 


“Eh apa ini?”


Akar – akar telah melilit tubuh Metria.


“Hahaha tinggal aku hancurkan saja akar – akar tidak berguna ini.”


Metria berencana menghancurkan akar – akar yang dikeluarkan oleh Alexa, tapi.... 


Akar – akar ini berbeda dengan skill – skill yang telah dikeluarkan oleh Alexa sebelumnya.


Akar ini...... 


“A-apa? Earth Armku menghilang, ada apa ini?” ucap Metria 


Akar ini juga dapat menyerap energi sihir, energi Metria telah diserap dan disalurkan ke tubuh Alexa, dengan begitu sihir Alexa tidak cukup untuk membuatnya menggunakan Earth Arm karena dia kehilangan begitu banyak energi sihir.


“Kau telah menyerangku bertubi – tubi bukan, sekarang saatnya giliranku untuk menyerangmu!” 


Waktu giliran Alexa menyerang telah tiba


Apakah Alexa dapat mengalahkan musuh dengan serangan berikutnya? 


“Apa ini? Dari bentuk nya seperti jamur.” 


Metria terkurung dalam sebuah jamur yang sangat besar.


“Tunggu dulu, aku terjebak dalam jamur raksasa ini?" Metria baru sadar bahwa dia terkurung dalam skill milik Alexa.


“Kau tidak akan bisa keluar dari situ, dan kusarankan kau untuk jangan bernapas!”


Ada apa dengan ucapan dari Alexa tersebut? 


"Aku tidak boleh bernapas? Apa maksudnya aku disuruh untuk langsung menyerah? Tch, dasar anak desa sombong!"


"Tu-tunggu sebentar, gas apa ini?"


"I-ini kan? Racun? Sialan! Jadi itukah maksud dari dia untuk tidak bernapas?"


Di dalam sihir Alexa, seluruh areanya berisikan racun, tidak hanya gas saja, bahka dinding jamur itu dilapisi oleh racun dan itu telah menjadi penjara beracun.


“A-aku akan kalah?” ucap Metria.


“Ya, kau akan kalah! Mari kita akhiri ini!"


Poisonous Mushroom Boom.


Sebuah sihir area telah diluncurkan oleh Alexa, kurungan jamur yang digunakan untuk mengurung Metria langsung meledak, seluruh area seketika langsung hancur dan bertaburkan racun. 


“Pe-pemenangnya Alexa, dengan begini pemenang dari pertandingan ini adalah dari pihak Bryan!"


“WOAAAHH, sepertinya sudut pandangku terhadap orang desa sedikit berubah pengecualian untuk mereka berlima saja!” teriak penonton.

__ADS_1


__ADS_2