The Magic Knight

The Magic Knight
Chapter 32: Dunia Roh


__ADS_3

(Dryad? Bukankah makhluk seperti itu berada di dunia lain yang berdimensi tinggi?)


"Kau tidak perlu khawatir, aku juga telah melindungi 2 temanmu! Sekarang ini telah jadi masalahku untuk mengurus Roh Api itu!"


Lalu, tiba - tiba muncul Veron di tempat Alexa dan Dryad berada.


"Alexa!" Veron memanggil nama Alexa.


"Tuan Veron?"


"Apa yang telah terjadi?" Veron menanyakan keadaan.


"Kami melawan Roh Api - Salamander yang ada di sini!"


(Roh Api - Salamander? Mengapa Roh Api ada di sini?) Veron memikirkan hal ini.


"Tenang saja, Veron! Itu bukanlah Roh Api - Salamander yang asli," Dryad mengatakan hal ini kepada Veron.


"Iya, aku tahu itu bukanlah Roh Api yang asli, melainkan Roh Api buatan yang tercipta dari pecahan kekuatan dari Roh Api yang asli."


"Aku akan mengurus hal ini, kau pergi urus manusia yang kau panggil Alexa, dan juga teman - teman nya!" ucap Dryad.


"Sky Judgement!"


Hukuman langit telah di keluarkan oleh Dryad, langit menekan Roh Api - Salamander hingga menyentuh ke atas tanah. Dengan tekanan itu, bahkan membuat pulau di situ hancur karena ledakan yang tercipta oleh kekuatan Dryad. Namun, dengan cepat Veron membuat ulang pulau tersebut.


"Oi Dryad, kau menghancurkan pulau ini loh!" keluh Veron.


"Ya ampun, aku terlalu kesal karena makhluk tiruan ini telah membakar habis hutan di sini!"


Lalu, Dryad berjalan ke arah Alexa dan Veron.


"Kerja bagus, Alexa! Kau telah berusaha keras untuk menyelamatkan hutan ini, terima kasih!" Dryad berterima kasih kepada Alexa.


"Tidak, bukan hanya aku! Tapi bersama dengan teman - temanku. Meskipun begitu, tanpa kedatangan anda Nona Dryad, kami tidak akan bisa mengalahkan Roh Api itu." ucap Alexa.


"Oh iya, Tuan Veron! Tolong selamatkan 2 temanku yang terhempas karena serangan dari Roh Api itu!" Alexa meminta pertolongan kepada Veron.


"Ah, gadis yang bernama Pixie biar aku yang merawatnya!" ucap Dryad.


"Anu, Tuan Veron! Apa aku boleh pingsan sekarang?" tanya Alexa.

__ADS_1


"Hah?" Veron bingung dengan apa yang di katakan oleh Alexa.


Tiba - tiba Alexa tidak sadarkan diri.


"Tubuh dari gadis itu terkena serangan langsung dari Roh Api - Salamander, aku telah menekan api yang berada di dalam tubuhnya agar tidak menyebar. Namun, karena rasa sakit dan kehilangan banyak mana sihir, tubuhnya mencapai batas!" jelas Dryad kepada Veron.


Lalu, Veron menggunakan sihirnya untuk membangun ulang lengan dan kaki dari Alexa beserta struktur yang telah terbakar akibat api dari Roh Api - Salamander.


Dengan kekuatan Veron, ia mampu menghancurkan api yang dapat membakar konsep dan hukum alam tersebut.


"Luar biasa Veron!" puji Dryad.


"Aku akan membawa anak ini beserta dengan teman nya untuk kembali!" Veron akan segera meninggalkan tempat itu.


"Ya ampun, apa kau akan pergi begitu saja setelah melihat kobaran api di sekitar sini, Veron?"


"Bahkan dengan parallel existance yang kau gunakan untuk berada di sini, dan untuk berkomunikasi dengan makhluk di dimensi rendah ini, kau masih tetap bisa menghancurkan api - api itu!"


"Forest of Life!"


Dryad mengeluarkan kekuatannya untuk mengembalikan hutan yang telah terbakar habis. Tidak hanya itu, dia juga mengembalikan energi kehidupan, dan menghapus api - api yang disebabkan oleh Roh Api - Salamander.


"Seperti yang diharapkan dari Sang Penjaga Hutan! Kalau begitu, kau urus salah satu teman dari Alexa! Aku akan pergi!" Veron akan segera meninggalkan tempat itu.


"Kalau begitu aku akan pergi!"


"Sampai jumpa lagi, Veron!"


Lalu, Veron pergi untuk mencari Cherry dan memasukan mereka berdua ke dalam dimensi miliknya.


Veron pun langsung bergegas kembali menuju ke Akademi.


Setelah Veron melakukan teleport menuju ke Akademi, ia langsung menempatkan mereka semua ke ruang penyembuhan.


Leon, Elen, Baron, Rouge, Alexa, dan Cherry melakukan perawatan terhadap luka - luka serius yang telah mereka dapatkan, pada pertempuran sebelumnya.


Setelah itu, Veron pergi untuk menemui guru Delon yang sedang duduk di depan satu kelas.


"Oh, anda telah kembali Tuan Veron? Bagaimana dengan keadaan murid - murid yang lain?" guru Delon bertanya tentang keadaan para muridnya.


"Iya, aku baru saja kembali dari tempat penyembuhan. Untuk keadaan mereka, sekarang mereka sedang dalam perawatan karena luka yang mereka derita, bisa di bilang cukup serius untuk seukuran mereka."

__ADS_1


"Jadi, begitu ya. Aku akan segera menjenguk mereka, setelah selesai mendapatkan perawatan!" guru Delon ingin pergi menjenguk para muridnya.


"Sebelum itu, aku ingin menyampaikan laporanku terlebih dahulu!"


"Apa yang ingin anda laporkan?"


Veron pun melaporkan tentang kemunculan Roh Api - Salamander yang berada di dunia ini.


Di mana, seharusnya Roh Api - Salamander tidak meninggalkan dunianya, terkecuali jika telah melakukan sebuah kontrak. Walaupun yang muncul sebelumnya, itu adalah Roh Api - Salamander yang terbuat dari secuil kekuatan Roh Api yang asli.


"Apa? Jadi, muncul Roh Api - Salamander palsu yang terbuat dari kekuatan Roh Api yang asli?" guru Delon terkejut dan bertanya - tanya


"Iya! Aku mencurigai adanya seseorang adanya campur tangan dari seseorang." Veron curiga adanya campur tangan orang lain.


"Jika ada campur tangan dari seseorang, maka orang itu pasti makhluk dari dimensi setidaknya paling rendah adalah setara dengan dimensi dunia Roh."


"Iya, karena dia dapat membuat sebuah Roh Api palsu dari kekuatan Roh Api asli, maka dia pasti mencuri kekuatannya langsung dari dunia Roh itu sendiri."


Dunia Roh merupakan dunia dari dimensi yang berbeda dari dunia ini. Di mana dunia roh ini, berada pada dimensi yang telah melampaui kuantum ruang dan waktu.


Salah satu cara untuk mengakses dimensi, di mana dunia roh ini berada adalah dengan memiliki kemampuan bergerak bebas antara dimensi alternatif dan ruang dimensi yang telah melampaui ruang dan waktu. Seseorang juga dapat mengaksesnya, jika mereka pada level tersebut (makhluk berdimensi tinggi) di alam.


"Untuk sekarang, aku akan mencari tahu siapa dalang di balik kejadian Roh Api - Salamander ini!" Veron tetap akan melanjutkan untuk mencari informasi.


"Aku serahkan pada anda, Tuan Veron!"


......................


3 hari berlalu, semenjak Bryan dan Yukina di kirim untuk melakukan misi. Sekarang mereka telah tiba di Heat Island, tempat Zora, Rodeo, dan Regy sebelumnya melakukan misinya.


"Jadi, ini adalah tempat yang akan menjadi tempat kita untuk menyelesaikan misi?" Bryan memandangi sekitarnya.


"Ya, kita akan menyelesaikan misi di tempat ini, Heat Island!" ucap Yukina.


"Tempat ini sangat tidak bagus untuk di pandang! Tempat yang kering, tanah yang tandus, alam yang gersang."


"Mari kita telusuri tempat ini terlebih dahulu, Bryan!" Yukina mengajak Bryan untuk melakukan penjelajahan di Heat Island.


"Baik, Yukina! Kita harus melakukan pengecekan terlebih dahulu tentang tempat misi kita berada."


Bryan dan Yukina melakukan penelusuran di Heat Island.

__ADS_1


Rintangan apa yang akan mereka hadapi dalam misinya kali ini?


__ADS_2