
"Kak Claudia, apa kamu baik - baik saja?" Baron menanyakan tentang keadaan Claudia sekarang.
"Ini sedikit menyakitkan, tapi aku baik - baik saja! Terima kasih, Baron!" Claudia berterima kasih kepada Baron, karena ia telah menyelamatkan dirinya.
"Baiklah, kalau begitu kalian pergilah dari sini! Aku tidak dapat melindungi kalian semua, sekaligus bertarung melawan para monster robot ini!" Baron menyuruh kepada semua orang yang berada di sana, untuk pergi menjauh.
"Ta-tapi, apa kamu yakin baik - baik saja bertarung seorang diri untuk melawan para monster ini?"
"Ya, aku yakin aku dapat memenangkan pertempuran ini! Percayalah padaku!"
Para penduduk yang sempat khawatir akan keadaan Baron pun langsung menjadi yakin, bahwa Baron dapat mengalahkan para musuh - musuh yang ada di depan dan melindungi tempat itu.
"Maaf, tapi aku serahkan hal ini kepadamu!"
"Ya, tenang saja dan serahkan padaku!"
Lalu para penduduk itu pun langsung pergi menuju ke tempat yang lebih aman.
"Baron, berhati - hati lah!" sebelum Claudia pergi, ia memberi peringatan kepada Baron untuk berhati - hati.
"Tenang saja, kak Claudia!"
Di tempat itu pun sekarang hanya tersisa para monster robot dan Baron seorang diri.
"Mari kita mulai pertarungan ini!" Baron mengatakan tanda pertempuran telah di mulai.
Sementara itu, di tempat Rouge dan kepala desa yang sedang bertarung melawan monster robot.
"Sial! Apa - apaan monster robot ini! Semakin lama bertarung, kecepatan dan juga kekuatan yang dia miliki semakin meningkat! Berbeda dengan monster - monster robot yang telah kuhancurkan sebelumnya!" Rouge mengatakan bahwa bahwa monster robot yang ia lawan sekarang lebih kuat daripada monster robot yang ia lawan sebelumnya.
"Nak Rouge, sepertinya dia adalah petinggi yang berada langsung di bawah kepemimpinan para monster robot. Jika pertempuran ini berlangsung terlalu lama, kita akan kehabisan tenaga dan kalah!" kepala desa mengatakan bahwa mereka akan kehabisan stamina jika bertarung terlalu lama.
(Itu benar, apalagi sihir amukanku menyerap stamina terlalu banyak. Jika pertarungan ini berlangsung terlalu lama, aku akan mati kehabisan tenaga, atau mati karena monster robot ini. Kami harus segera menyelesaikan yang ada di sini dan pergi membantu Baron!)
Lalu, Rouge langsung melesat menuju ke arah monster robot itu. Sedangkan kepala desa, melancarkan serangan jarak jauh miliknya.
Pukulan demi pukulan telah dilancarkan oleh Rouge. Namun, monster robot itu juga berhasil menangkis pukulan yang mengarag kepadanya, begitupun dengan tembakan yang meluncur dari serangan milik kepala desa.
"Sial! Apa aku harus mengalahkan dia dengan seluruh sisa energi sihirku?" Rouge bimbang.
"Terserah apapun itu, akan kulakukan!"
Rouge telah bertekad untuk mengalahkan musuhnya sekarang, dengan seluruh kemampuan nya.
"Meningkatkan seluruh kemampuan dari Rage Magic!"
Rouge menyebarkan energi sihir ke seluruh tubuhnya, dan itu membuat kemampuan dari Rage Magic miliknya pun meningkat, seluruh statistik ability juga ikut meningkat.
"Aku datang! Rage of Revenge!"
Rouge langsung menerjang ke arah musuhnya. Dia memusatkan energi sihir pada tangannya dan langsung menyerang tubuh dari monster robot itu.
__ADS_1
Dengan pukulan itu, Rouge mampu menghancurkan tubuh dari monster robot tersebut.
"I-itu luar biasa, nak Rouge!" kepala desa Rudy pun tercengang melihat serangan terakhir yang dilancarkan oleh Rouge.
"Hehe, itu masih belum seberapa jika dibandingkan dengan bocah Baron itu, paman!"
"Oh iya, kita harus segera pergi ke tempat temanmu itu!" kepala desa mengajak Rouge untuk segera pergi ke tempat Baron.
"Iya, tentu saja! Tapi, biarkan aku istirahat 5 menit terlebih dahulu, aku kehabisan energi sihir."
Mereka berdua pun beristirahat sejenak, setelah itu langsung pergi menuju ke medan pertempuran yang lain.
Di tempat Baron sekarang berada, sebuah monster robot berukuran sangat besar pun muncul.
"Monster robot ini sangat besar! Dia memiliki ukuran tubuh sebesar istana bangsawan!" Baron tercengang melihat ukuran dari tubuh monster robot tersebut.
"Aku adalah Mechanical Robot, pemimpin dari pasukan monster ini!"
(Apa? Pantas saja dia memiliki ukuran yang jauh lebih besar daripada monster yang lain, ternyata dia adalah pemimpin nya!)
"Hahaha, kalau kau muncul di sini sekarang, itu akan lebih memudahkanku untuk menyelesaikan misi ini!" Baron merasa dia akan memenangkan pertempuran.
Baron pun langsung melesat dengan kecepatan yang sangat cepat, menuju ke arah pemimpin robot. Namun, dengan mudah tubuh dari Baron dihempaskan oleh lengan milik pemimpin monster robot tersebut.
"Ugghh... Sial! Aku tidak menyangka dia memiliki reflek yang bagus. Dia dengan cepat menghempaskanku hingga membentur ke tanah."
"Manusia yang sangat ceroboh! Kau tidak bisa bertarung dengan seperti itu! Setidaknya gunakan otakmu untuk mengatur strategi!" pemimpin monster robot itu meremehkan kemampuan dari Baron.
Pemimpin monster robot itu langsung mengeluarkan rantai dari tangannya, yang membuat tubuh dari Baron terikat.
"Sial! Rantai ini mengikatku dengan sangat erat," Baron terikat oleh rantai yang di keluarkan oleh Mechanical Robot.
"Kau akan mati! Rantai ini juga di lengkapi oleh elemen petir di dalamnya."
Tiba - tiba keluar sambaran petir dari rantai - rantai itu tersebut.
"Apa kau pikir, petir yang keluar dari rantaimu ini dapat melukai tubuhku?"
Terpancarkan energi sihir dari tubuh Baron yang cukup kuat untuk menghancurkan rantai - rantai yang mengikatnya.
Melihat hal itu, Mechanical Robot terkejut dan membuka celah pada dirinya sendiri. Baron yang melihat pemimpin monster robot itu lengah, ia langsung melesat dan menyerang lengan - lengannya.
Dengan serangan yang di berikan oleh Baron, membuat kedua lengan milik pemimpin monster robot itu hancur.
Tiba - tiba terpancarkan sebuah cahaya, yang datang dari mulut Mechanical Robot.
Baron yang menyadari hal itu pun langsung melihat cahaya itu datang.
"Sial! Aku tidak akan bisa menghindari serangan itu di udara!"
Sebelum laser yang di tembakan oleh Mechanical Robot itu mengenai tubuh Baron, Rouge datang menyelamatkan dia.
__ADS_1
"Terima kasih, Rouge! Untung kamu cepat datang."
"Tidak apa - apa! Tapi, apa - apaan monster ini? Ini sangat besar!" Rouge terkejut melihat pemimpin dari monster robot.
"Eh!"
Baron melihat ke arah lengan Mechanical Robot, dia melihat bahwa lengan yang telah ia hancurkan, sekarang telah kembali pulih.
"Tidak hanya besar, dia juga memiliki regenerasi. Ini akan menyulitkan!"
"Nak Baron, Nak Rouge! Kelemahan Mechanical Robot itu memiliki inti di dalam tubuhnya! Jika kalian dapat menghancurkan inti itu, maka tubuhnya juga akan ikut hancur!" kepala desa berteriak dari kejauhan.
"Baron, kamu dengar itu? Sekarang aku sudah kehabisan energi sihir. Sisanya kuserahkan padamu!" Rouge pun tiba - tiba terjatuh lemas.
"Kamu tidak perlu khawatir, aku akan memgerahkan sisa energi sihirku pada serangan terakhir. Aku pasti akan menghancurkan intinya!"
"Static Elect."
Seluruh statistik ability Baron meningkat.
Baron langsung melesat dengan kecepatan cahaya.
(Jika itu inti, maka itu terletak pada bagian seperti jantung manusia! Aku akan menyerangnya tepat di sana!)
"Lightning Spear!"
Dengan serangan itu, Baron berhasil menusuk dan menghancurkan inti dari Mechanical Robot. Setelah terkena serangan telak dari Baron, pemimpin robot itu pun langsung hancur berkeping - keping.
"Aku berhasil, Rouge!"
Baron pun juga terjatuh lemas, setelah mengeluarkan serangan barusan.
"Itu adalah penutupan yang luar biasa, Baron!"
Mereka tersenyum satu sama lain.
(Mereka berdua adalah anak - anak luar biasa. Dengan ini, keadaanya menjadi lebih baik!) kepala desa Rudy kagum terhadap Baron dan Rouge.
Namun, tiba - tiba keluar cahaya dari serpihan kepingan tubuh Mechanical Robot tersebut.
"Ini gawat!"
Dan terjadi sebuah ledakan yang besar di sana. Karena ledakan itu, membuat Baron, Rouge, dan juga kepala desa terluka dengan sangat parah hingga tak sadarkan diri.
Melihat dan mendengar adanya ledakan tersebut, para penduduk pun segera datang ke tempat itu. Mereka melihat, Baron, Rouge, dan kepala desa terjatuh dengan luka yang sangat parah.
"Semuanya, cepat kumpulkan mereka di sini! Aku akan segera menyembuhkan mereka!" Claudia menyuruh para penduduk untuk membawa tubuh Baron, Rouge, dan kepala desa padanya.
Para penduduk itu pun langsung bergegas mengambil tubuh dari Baron, Rouge, dan kepala desa, untuk di bawa ke Claudia.
(Mereka telah terluka sangat parah, bahkan dengan luka ini mereka dapat tewas! Bahkan aku tidak yakin dapat menyembuhkan mereka. Tapi, aku telah di selamatkan, sekarang giliranku untuk menyelamatkan mereka!)
__ADS_1
Lalu, Claudia pun segera menyembuhkan luka dari mereka bertiga.