Transmigrasi Anggota Militer Ketubuh Gadis Cupu

Transmigrasi Anggota Militer Ketubuh Gadis Cupu
#1 permulaan


__ADS_3

"Non ayo bangun apa nona tidak lelah berbaring seperti ini terus," Gumam wanita paruh baya tersebut


"Eungh! " terdengar suara lenguhan gadis tersebut.


Perlahan ia membuka mata sedikit demi sedikit dan hal yang pertama ia lihat ruangan berwarna putih dan jelas sekali khas bau Obat-obatan yang ia yakini bahwa ia berada dirumah sakit.!


"Alhamdulillah non sudah sadar. Apa nona perlu sesuatu?" Tanya wanita paruh baya tersebut


" A-air,!"Jawabnya pelan


"Aku dimana dan maaf ibu siapa? " Tanya Rara bingung


"Nona sedang dirumah sakit. Apa nona lupa dengan saya? apa nona juga lupa dengan yang nona alami" Jawab bi ina beruntun


"Saya bi ina non. Saya mendengar kabar kalo nona kecelakaan beberapa bulan lalu saat nona pulang sekolah. Dan nona juga koma selama 3bulan" Lanjutnya


"Koma? 3bulan? Apa maksud nya ini semua bukan kah gue meninggoy akibat ledakan bom kemarin" Pikir Rara


"Akhh."ringis Rara sambil memegang kepala nya.


" Apa nona Baik baik saja." Tunggu disini bibi pangilkan dokter"


sekelebat ingatan muncul tanpa permisi kedalam kepala nya dan kemudian tidak sadarkan diri!


*****


Dialam bawah sadar disinilah Rara berada di sebuah taman yang begitu indah bunga dimana mana dan kupu kupu bertebangan. saat asik memandangi sekitar tiba tiba suara gadis nan lembut menyapa nya


"kak Rara.!"sapa gadis tersebut


rara yang terkejut pun menoleh ke belakang dan nampak lah gadis cantik yang sedang tersenyum kepadanya


" Ya siapa? dari mana lo tau nama gue?"


"Aku Aulia salshabilla atmaja kak. disini aku ingin meminta bantuan kepada kaka. "Ucapnya sambil tersenyum manis


" Bantuan apaan gimana ceritanya gue bisa bantu lo sedangkan gue sendiri ada disini."


"Biarkan aku jelaskan semuanya, ke kakak tapi. kakak jangan potong pembicaraan ku hingga selesai. "


Rara pun mengangguk mengerti

__ADS_1


"Aku Aulia salshabilla atmaja anak bungsu dari keluarga atmaja. Aku anak yang selalu dianggap pembawa sial sebab karna aku lahir kedunia ibu ku meninggal dan semenjak itu ayah dan kedua abang kembar ku membenci ditambah lagi hadir nya ibu tiri dan anak nya. Dan disini lah kehancuran ku dimulai dulu saat ibu ku meninggal ayah dan kedua abang ku tidak pernah main tangan maupun fisik tapi semenjak hadir nya ibu tiri entah mengapa mereka semakin membenci ku mulai dari kekerasan fisik mereka semua bahkan pernah mencambuk ku dan mengurung ku digudang tanpa diberi makan selama 3hari. Aku sendiri tidak tau dimana kesalahan ku hingga mereka memperlakukan ku layaknya binatang. Aulia menjeda sebentar melihat ke Rara yang hanya diam mendengarkan, menarik nafas kemudian melanjutkan apa kakak tau bukan hanya dirumah aku diperlakukan buruk disekolah juga begitu aku sering dibully hanya karna penampilan ku yang cupu padahal aku berpenampilan begitu hanya ingin mendapatkan perhatian yang tidak pernah aku dapatkan dari kecil. Bahkan kakak tiri ku juga merebut tunangan ku. "Ucap Aulia panjang lebar


Rara yang dari diam mendengarkan tak kuasa menahan air matanya bagaimana bisa orang tuanya memperlakukan anak nya sendiri seperti itu.


" untung gue orang tua gue dulu kagak begitu"batin Rara


"Disini aku ingin kakak membalas kan dendam ku kepada mereka semua dan bongkar semua kebusukan ibu tiri ku dan anak nya kak. Kakak bisa menempati ragaku selamanya


"Oke gue bakal bantu lo tapi dengan syarat semua harus dengan cara gue sendiri lo gak boleh ikut campur sama sekali. " Ucap Rara


"Baiklah kakak boleh melakukan apapun yang terpenting dendam ku terlaksana" Jawab Aulia bahagia


"Baiklah kak waktu ku sudah habis dan aku harus kembali " Lanjutnya


"Trus gue balik nya gimana ini? " Tanya Rara yang kebingungan


"Aulia hanya tersenyum kakak bisa pejamkan mata kakak dan fokus kan pikiran maka akan kembali


" Rara pun menurut kemudian mulai memejam matanya.!


****


Dunia yang sekarang disaat Rara terbangun ternyata hari sudah gelap dia melirik jam yang menunjukkan pukul 3 pagi.


Keesokan pagi nya Rara yang sudah terbangun pun pergi ke kamar mandi setelah selesai kemudian Rara berkaca


Dipikir pikir ni muka gak jelek kok kulit putih rambut panjang hidung mancung bulu mata lentik pipi chubby bibir mungil tipis dan pink alami,


"bodoh lo Aulia cantik begini kenapa harus berpenampilan cupu ada ada aja lo. Tapi tenang aja sekarang yang nempatin raga lo itu gue dan gue bakal ubah semua yang ditubuh lo ini.! " Ucap Rara didepan cermin


"Oke baiklah mulai sekarang gue ini Aulia salshabilla atmaja bukan Rara kusuma dan gue bakal kembali bocil lagi dimana umur gue yang dulu 27tahun menjadi 17tahun. Lo tenang aja semua akan dimulai" Ucapnya lagi kemudian keluar dari kamar mandi


"Loh Non sudah bangun. Bibi kira masih tidur ayo sarapan dulu Non.! " Ucap bi inah yang datang dari luar


(Oke disini kita panggil Rara menjadi Aulia agar kagak belibet hihihi) 


   


"Aulia mengangguk kemudian memakan sarapan     nya. Setelah 15 menit selesai Aulia pun bertanya


" Bi. Bi inah apa bibi bisa jelaskan semua nya? Tanya Aulia, ya walaupun udah tau semua tetep aja gue masih pengen tau biar bisa menyesuaikan kan"lanjutnya dalam hati

__ADS_1


Bi inah mengangguk kemudian menceritakan semuanya tanpa kurang sedikit pun karna dokter bilang Aulia mengalami amnesia sementara waktu


"Selama Non dirawat nyonya tuan besar dan tuan muda


Tidak pernah sama sekali menjenguk non. Jangankan menjenguk menanyai kabar non saja tidak pernah" Jawab bi inah senduh


"Tidak apa bi  aku sudah terbiasa. Oh iya kapan aku boleh pulang? "


"Kata dokter nona bisa pulang siang nanti karna koma nona 3bulan jadi luka luka di badan nona sudah mengering. " Jawab bi inah


"Tak terasa waktu berlalu begitu cepat kini aulia dan bi ina sudah berada di parkiran menunggu mang ujang supir rumah. 15 menit menunggu aulia pun masuk kemobil disusul oleh bi ina.


Selama perjalanan aulia hanya diam saja terus memandangi keluar jendela seraya berpikir licik kejutan apa yang akan mereka Terima, setelah 45 menit berlalu sampai lah dirumah yang super mewah dan besar.


"Gilak ni rumah gede amat walaupun gue orang kaya juga tapi rumah gue yang asli gak sampe segede ini. "Batin aulia memandang takjub rumah tersebut


Saat menginjak kan kaki dirumah itu tiba-tiba terdengar suara seseorang yang membuat bi inah dan aulia pun berhenti melangkah.


" Masih hidup ternyata. "Tanya papa aulia sinis


Aulia pun memandangi satu persatu wajahnya mereka yang Aulia yakini mereka adalah keluarga dari pemilik tubuh, oke kita ikuti permainan nya" Ucap aulia dalam hati serasa tersenyum sangat tipis


"Heh lo bisu apa gimana papa itu nanya. bukan nya jawab malah diem aja" Ucap Fadil anak kedua


"Tau ni apa karna kecelakaan itu selain lo amnesia lo juga bisu hah?" Sentak amel kakak tiri aulia


"Jadi anak jangan durhaka ya kamu kalo orang tua ngomong itu dijawab.! " Sarkas mama tirinya


Aulia yang dari diam pun membuka suara nya dan menatap dengan tajam mereka satu persatu


"Penting gue jawab? Bukan nya selama ini kalian gak pernah dengarin ucapan gue, Bahkan kalian memperlakukan gue layak nya binatang dirumah ini, gue durhaka itu juga karna kalian yang gak pernah ngedidik gue dengan baik. Jangan kan ngedidik nganggep gue anak aja gak kan jadi apa perlu gue jawab pertanyaan kalian! " Sarkas Aulia


Kemudian Aulia pergi kekamarnya disusul bi inah. Meninggalkan mereka semua yang  masih terdiam dengan pikiran masing masing


"Kamu udah berubah dek. " Batin Fadly yang hanya menonton perdebatan mereka


"Kok gue ngerasa liat orang lain ya dia berasa bukan Aulia. Kemana Aulia yang dulu yang slalu diam saat dibentak dan menundukkan kepala nya. " Batin Fadil


"Apakah itu anakku? Kenapa tatapan matanya begitu tajam. " Batin papa Andrew


"Sial udah berani aja tu anak, " Batin mama Ririn

__ADS_1


"Bangsat awas aja lo besok disekolah," batin amel


__ADS_2