
Dan disini lah Aulia sekarang menatap kesekitar kamar menelisik dari ujung ke ujung yang dimana kamar tersebut begitu kecil dan pengap, bahkan kasur pun sangat keras. Dan tidak layak sama sekali untuk dipakai sungguh Aulia tidak habis pikir dengan keluarga pemilik tubuh ini
"Huft dasar keluarga sinting, kesian amat hidup lo selama ini.. Liat aja cepat atau lambat gue bakal ambil hak gue yang selama ini kalian nikmati" Gumam Aulia
"Dikarenakan sudah sangat lelah Aulia pun terlelap dan melewatkan makan malam nya.
" Keesokan paginya Aulia yang telah siap memakai seragam pun bergegas berangkat ke sekolah.
"Saat keluar kamar pemandangan pertama yang ia lihat adalah keluarga yang harmonis dan hangat.
" Cih sungguh menjijikkan bahagia diatas penderitaan orang lain,! "Batin Aulia
Kemudian Aulia pun pergi kedapur untuk berpamitan kepada bi ina.
" Bi aku berangkat sekolah dulu ya.!" Pamit Aulia serapa mencium punggung tangan bi ina
"I-iya Non hati hati dijalan, " Ucap bi ina kaget dengan penampilan nona nya itu
Saat melewati ruang makan sungguh mereka terkejut saat melihat penampilan Aulia yang berubah 180°
"Dasar anak kurang ajar dimana sopan santun mu Aulia.! " Teriak Andrew
Aulia yang mendengar teriakan papanya pun menoleh
"Oh maaf gue gak punya orang tua buat ngajarin gue apa itu sopan santun karna sedari kecil gue selalu diperlakukan tidak terhormat oleh bokap kandung gue sendiri ups! Maksud gue bokap tiri" Ucap Aulia
Mereka yang berada di meja makan melotot dan terkejut bagaimana mungkin Aulia yang mereka kenal cupu dan pendiam berani ngejawab sungguh perubahan yang diluar akal pikir mereka
"Jaga mulut lo dia ini bokap lo lia bokap kandung lo jadi gak seharusnya lo bicara begitu.! " Ucap fadil yang sudah naik pitam
"Apa gue peduli?. " Jawab Aulia kelewat santai kemudian berlalu begitu saja
Mang ujang ayo berangkat. "Ucap Aulia
Siap neng" Jawab mang ujang
"Sialan" Umpat fadil
"Udah udah mending kita semua lanjut makan dari pada kalian telat kesekolah. " Ucap Ririn
Kemudian mereka pun sarapan tanpa ada yang bersuara
10menit berlalu mereka pun telah siap sarapan dan segera berangkat ke sekolah
"Ma pah aku berangkat.! " Pamit fadli
"Kami juga ma pah.! " Ucap Fadil dan amel bersamaan
"Iya hati hati jawab mereka kompak
Papa juga berangkat mah" Pamit Andrew seraya mencium kening istri nya
Iya mas hati hati. "Jawab Ririn
*****
SMAN PRADITA DIRGANTARA
Aulia yang sedang melamun selama perjalanan pun dikagetkan oleh suara mang ujang
" Non sudah sampe.! "Ucap mang ujang seraya membuka kan pintu
" Aulia yang tersadar pun keluar dari mobil.! "Makasih mang
" Sama sama Non.!"jawab mang ujang
Kemudian Aulia memandangi gedung sekolah tersebut banyak sekali siswa siswi yang melihat nya bisik bisik pun mulai terdengar
Gilak cantik bener bening lagi,
Murid baru kah itu cantik banget,
__ADS_1
Iya ya pake skincare apaan ya,
Halah masih juga cantikkan gue kan,
Tapi muka nya kaya familiar gak si
Eh iya bukan nya itu si cupu ya
Gilak lama gak masuk makin glowing aja
Begitulah siswa siswi membicarakan tentang perubahan Aulia namun Aulia hanya cuek dengan wajah datar nya
Begitupun yang berada di parkiran yang datang sejak tadi dan memperhatikan semuanya
(Mari kita kenalan dulu sama anggota geng motor BLACK HUNTERS ya guys hihihi)
Bryan Wijaya ketua BH(Tunangan Aulia Salshabilla atmaja)
Sean Abimanyu( manusia kulkas)
Riko Abigail( somplak ceplas ceplos)
Fadli Cahya atmaja( abang kandung Aulia)
Reno Dirgantara(anak pemilik sekolah) muka tembok irit bicara cuek)
Rian Dirgantara (adik kandung Reno) somplak ceplas ceplos
Amel Atmaja(kakak tiri/adik tiri fadli Fadil dan Aulia) pacar bryan.
Back to topik
"Ternyata adek lo cantik juga ya, sabi kali buat gue.! " Ucap riko nyengir
"Ho'oh dibalik penampilannya yang cupu ternyata tersembunyi wajah bak bidadari.! " Ucap rian berbinar
__ADS_1
"Eh tapi kok tumben ya tu anak gak nempel nempel kaya perangko. Biasanya kan kemana dan dimanapun bryan masih tu anak? Lanjutnya
" Alah paling juga itu trik dia buat narik perhatian gue.! "Jawab bryan percaya diri
Amel yang ngeliat Aulia menjadii perhatian semua orang disekolahpun marah dan tidak Terima,
" Sialan seharusnya cuma gue yang boleh jadi perhatian disekolah ini bukan sijal*ng itu. Awas aja lo ntar.! "Murka Amel tanpa sadar mengepalkan tangannya
Dan tanpa disadari Amel Reno memperhatikan nya dan menyeringai
" Cabut.! Ucap Reno singkat padat jelas
Mereka pun menuju kelas masing-masing
*****
Kelas IPA tiga
Aulia duduk paling pojok sambil menelungkupkan wajah nya dimeja namun baru saja ingin tertidur seseorang datang dan mengebrak mejanya
"Braakk "
Kelas yang tadinya berisik seketika hening dan menyaksikan adegan didepan mereka
"Heh cupu kerjain tugas gue.! " Ucap siswi sambil melempar beberapa buku
"Aulia hanya diam dan melirik ke name tag (mona)
Batin Aulia tersenyum penuh arti
" Kalo gue gak mau lo bisa apa?
"Ohoo berani udah mulai berani ya lo.! " Ucap mona sambil mengelilingi Aulia kemudian tanpa ba bi bu langsung menarik rambut Aulia.
Aulia yang merasakan sakit di kepala nya pun langsung saja memutar tubuh kemudian membanting mona ke meja hingga kaki meja tersebut patah.
"BUGH"
Siswa siswi yang berada di kelas pun terkejut bukan main mereka mengira Aulia akan diam saja seperti yang sudah sudah namun ternyata salah,
"Akhh ringis mona kesakitan bahkan hidungnya pun mengeluarkan darah,
Bianca yang melihat mona kesakitan mendekat ingin membawa ke UKS namun sebelum itu dia maju Dan
PLAK.
satu tamparan mendarat di pipi Aulia namun bagi Aulia itu bukanlah apa apa. Aulia maju dan
PLAK... PLAK...
Aulia menampar dengan kuat hingga sudut bibir Bianca robek dan mengeluarkan darah.
"Itu bayaran buat lo yang berani beraninya nyentuh wajah gue.!" ucap Aulia dengan suara dingin nya
Mendadak kelas menjadi dingin dan membuat semua orang Bergidik ngeri.
Bianca yang sudah tidak tahan lagi pun langsung membopong mona ke UKS.
Aulia yang melihat itupun melanjutkan tidur nya. Karna hari ini memang jamkos dan murid murid tidak ada mata pelajaran,
Tak lama jam istirahat berbunyi para murid berbondong bondong menuju kantin, Aulia sendiri hanya diam menunggu kelas sepi baru keluar karna Aulia sendiri paling malas jika harus bedesak desakan.
Disepanjang koridor menuju kantin banyak sekali yang melirik Aulia dan mulai berbisik bisik. Ada yang membicarakan hal hal negatif dan positif juga. Namun Aulia sama sekali tidak menggubrisnya karna perut nya sudah sangat lapar akibat tadi pagi dia tidak sempat sarapan,
Saat tiba dikantin Aulia pun memesan bakso dan juga es teh kemudian duduk dipaling pojok. Berharap bisa tenang ternyata salah slalu ada saja yang menganggu nya
"BRAAKK"
seseorang mengebrak meja aulia dengan kuat hingga membuat kantin menjadi sunyi dan hening, mengalihkan semua atensi mengarah ke meja Aulia.
Aulia? Aulia sendiri hanya santai sambil terus makan dengan tenang
__ADS_1
Fadli yang dicuekin pun seketika emosi dan menumpahkan mangkok bakso tersebut ke lantai, ya fadli adalah pelaku pengebrakan meja tadi
"Gue udah bilang berapa kali sama lo hah, jangan pernah lo gangguin amel.! " Sentak fadli emosi