
"Kamu tunggu disini dulu, aku ingin masak sesuatu" Ucap Aulia
"Jangan lama lama" Jawab Reno sambil mengusap kepala Aulia sayang
Aulia mengangguk berlalu dari sana
"Saayaang apa masih lama" Teriak Reno
Tak ada sautan dari arah dapur, Reno yang penasaran pun kemudian menyusul Aulia. Terdengar helaan nafas lega kemudian berjalan menuju aulia dan langsung memeluk nya dari belakang
"Kenapa lama sekali hmm, " Ucap Reno
(Jangan mikir kalo aulia bakal kaget ya pas dipeluk Reno dari belakang, soalnya aulia udah tau kalo Reno bakal nyusul karna pas Reno teriak aulia sengaja gak jawab hihi)
"Gak lama ini udah masak, kamu mau nyobain? " Ucap aulia sambil menyuapi Reno
"Buka mulutnya" Ucap aulia lagi
Suapan pertama masuk ke mulut Reno betapa kaget nya saat rasa masakan sang kekasih begitu nikmat
"Enak.kamu belajar masak sama siapa, " Ucap Reno
"Didunia ku yang dulu sebelum mommy ninggalin aku dia slalu ngajarin aku masak. Kata mommy biar ntar punya suami suami slalu makan masakan istri dirumah, agar pelakor tidak memiliki celah sedikit pun buat deketin suami kita, " Ucap aulia sendu membayangkan kehidupan sebelum nya
Reno jadi merasa bersalah, katanya sudah membuat pujaan hati nya menjadi sedih.
"Maafin aku honey, " Ucap Reno langsung memeluk aulia
"Gak papa, ayo makan keburu dingin
Mereka pun makan bersama sesekali diselingi canda gurau, beberapa menit berlalu mereka pun telah selesai makan malam bersama kini mereka berada diruang tamu sambil menonton film action
Sangking asik nya menonton tak terasa tengah malam pun tiba, Reno yang melihat aulia tertidur pun langsung menggendong aulia menuju kamarnya
"Good night baby" Ucap Reno sambil mencium kening aulia kemudian ikut merebahkan tubuh nya disamping aulia
****
Disisi lain lebih tepatnya markas BLACK HUNTERS
" Lo udah hubungi Reno belum?. "Tanya riko
" Udah tapi gak diangkat, " Jawab rian
" Kemana tu anak, "tanya fadli
__ADS_1
" Gak tau, semenjak kejadian tadi siang bang Reno gak keliatan lagi, bahkan pas gue sampai rumah gue cariin juga gak ada. Gue tanya sama pelayan mereka pada gak tau, "jawab rian panjang
" Kalian berdua lia ada dirumah gak?, "tanya riko ke si kembar
Kembar menggeleng pelan " Lia diusir bokap, " Jawab fadli
"Iya perkara kejadian tadi siang, " Sambung fadil
Riko rian Bryan membolakan kedua matanya, kemudian mereka bertiga saling lirik dan serempak mengehela nafas kasar
" Kenapa?, "tanya kembar hampir bersamaan
" Gue rasa Reno bersama aulia, "cetus riko
" Iya bener, soalnya dari tadi siang mereka gak keliatan bahkan sama sama bolos saat jam pelajaran "ucap rian membenarkan omongan riko
"Kenapa gue kaya gak rela gini sih kalo aulia pacaran sama Reno, bukannya emang ini yang gue mau hidup aman gak ada pengganggu, " Batin Bryan merasa tak iklhas
Sementara yang sedang dibicarakan sedang asik tertidur dibawah hangat nya selimut dan saling berpelukan
***
Keesokan paginya
" Ughhh, " Lenguhan aulia saat cahaya pagi menerpa wajahnya dari balik tirai kamarnya
Perlahan aulia membuka matanya dan hal pertama yang ia lihat adalah wajah tampan Reno yang sedang tersenyum padanya
"Morning honey, " Sapa Reno sambil menoel hidung aulia, ya Reno sudah bangun beberapa menit sebelum aulia bangun dan memandangi wajah cantik aulia, sambil memeluk perut aulia dan satu tangan lagi sebagai tumpuan kepalanya
"Pagi, balas aulia ikut tersenyum
" Duh jantung gue gak aman nih. Kalo setiap hari liat pemandangan begini bisa bisa awet muda gue, eh tapi kok Reno bisa ada dikamar bareng gue? Apa jangan jangan Reno udah lakuin yang gak gak ke gue ya, eh tapi kok gak ada rasa sakit gitu baju gue juga aman" Batin aulia berpikir yang tidak tidak sambil menggeleng kan kepalanya
Reno yang melihat aulia seperti itu tersenyum tipis sangat tipis sekali, seakan paham apa yang sedang dipikirkan oleh aulia
"Mikirin apa hmm, " Ucap Reno tersenyum jail
" Ha? Eng- gak kok, gak mikirin apa apa, " Ucap aulia malu karna sudah berpikiran yang tidak tidak
Reno hanya tertawa kemudian muncul ide jahil yang terlintas di otaknya
Eeh? Kaget aulia saat tiba tiba Reno sudah berada di atas tubuh aulia dan mengunci kedua tangan aulia
" Re reno ka kamu mau ng ngapain, " Ucap aulia terbata bata
__ADS_1
Reno tak menjawab terus menerus mendekatkan wajahnya ke wajah aulia
Aulia yang melihat itu pun langsung menutup matanya, saat hembusan nafas Reno masuk ke indra penciuman aulia aroma mint yang begitu menyegarkan
Reno yang melihat aulia memejamkan matanya pun tersenyum kemudian mencium kedua pipi, hidung, kening, dan terakhir kedua mata aulia. Kemudian berlalu dari sana sambil teriak " PERGI MANDI DAN TURUN LAH SETELAH NYA, AKU AKAN MEMASAK UNTUK KITA BERDUA, " Ujarnya
Aulia yang merasa dipermainkan oleh rmemasaknya, aulia yang merasa dipermainkan oleh reno pun kesal dan berteriak memanggil nama Reno, kemudian berlalu untuk segera mandi, Reno yang mendengar teriakan aulia hanya tersenyum kemudian melanjutkan acara memasak nya.
"Kamu masak apa? Kok wangi banget, " Ucap aulia yang baru datang setelah selesai mandi tadi
" Aku masak makanan spesial buat orang spesial, " Ucap reno
" Bisa aja, wah keliatan nya ini enak banget, " Ucap aulia antusias
" Tentu, siapa dulu yang masak, "jawab Reno membanggakan dirinya
" Udah yuk makan, ntar keburu dingin gak enak lagi, " Ucap reno
Mereka pun makan dengan khidmat tanpa ada suara sedikit pun, setelah beberapa menit berlalu kini mereka sudah berada diruang tamu.
"Jadi apa rencana kamu sayang, " Ucao reno
"Aku belum tau, tapi yang jelas aku bakal ambil semua hak ku yang sudah mereka gunakan selama ini. " Jawab aulia
" Tinggal bilang aja ke aku, aku bakal lakuin apapun itu buat kamu, " Ucap reno
"Makasi reno, " Ucap aulia
Setidaknya selama reno berada disisi aulia. Maka semua akan aman dan berjalan mulus, secara reno adalah orang begitu berpengaruh dikatanya saat ini.
" Sayang, apa kamu sudah siapa menikah?, "tanya reno pada aulia
Aulia yang mendengar kata nikah, sontak saja aulia tersedak air liurnya sendiri.
N-nikah? " Tanya aulia kaget
"Iya? Apa kamu siap, " Ucap reno
"Tapi ren, kitakan masih sekolah, kan gak lucu umur 17 sudah menikah" Jawab Aulia
"Gak papa, apa salahnya," Ucap reno
"Jika kamu siap, aku akan membawa mu bertemu dengan orang tua ku, aku tau ini terlalu cepat buat kamu, tapi aku beneran tulus sama kamu lia, aku bener bener gak mau kehilangan kamu, apalagi melihat kamu yang sedari dulu selalu berjuang sendiri tanpa ada seseorang yang berada disismu, " Ucap reno menatap aulia lekat
Aulia yang mendengar ucapan dari mulut reno tentu saja ia terharu, selama ia hidup ia belum pernah bertemu dengan seorang pria yang seperti reno, baik didunia nya dulu ataupun yang sekarang.
__ADS_1
"Aku juga takut kehilangan kamu ren, sungguh aku sangat beruntung memiliki mu, " Jawab aulia menangis
"Hey jangan nangis, oke justru aku yang paling beruntung bisa dapatin kamu, " Ucap reno menghapus air mata lia kemudian membawa aulia kedalama dekapan nya