
"Kita mau kemana Sean" Tnaya kyung Mi sedikit canggung, bagaimana tidak canggung Sean sejak tadi terus menerus menggandeng erat tangan kyung Mi
"Kemana pun lo mau, gue ngikut" Jawab Sean
"Hmm. Gimana kalo kita main lempar bola itu" Tunjuk kyung Mi
"Boleh! " Jawab Sean
Mereka pun menuju tempat bermain bola lempar, saat tiba mereka mulai membeli dengan harga lima ribu dapat tiga bola. Dan siapa yang dapat menghancurkan tiga kaleng yang sudah disusun maka pemenangnya bebas memilih hadiah apa yang mereka inginkan
"Lo lempar duluan" Ucap kyung Mi
"Semangat lemparnya" Sambung kyung Mi
Sean pun mulai melempar bola tersebut ke kaleng yang sudah tersusun rapi. Percobaan pertama gagal namun dengan bantuan semangat dari kyung Mi Sean pun berhasil meruntuhkan 2 susun kaleng dengan lemparan yang tepat
Wush.. Ting.. Ting..
"Yeay.. Menang " Teriak kyung Mi kegirangan
Sean tersenyum tipis melihat kyung Mi begitu bahagia.
"Silahkan pilih hadiah nya mas, mau yang mana. " Ucap penjaga tersebut
"Pilih mana yang lo suka" Ucap Sean pada kyung Mi
"Haa serius? Tanya kyung Mi
Sean mengangguk. Kemudian kyung Mi pun memiliki bucket coklat dan satu boneka teddy bear yang besar
" Masih mau main? " Tanya Sean
Kyung Mi mengangguk " Ayo main lempar gelang"
Sean menurut dan membawa kyung Mi bermain lempar gelang
"Kali ini giliran aku, " Ucap kyung Mi semangat
"Pak mau main" Ucap kyung Mi memberikan pecahan uang sepuluh ribu
"Ini kak, silahkan semoga menang" Ucap sipenjaga
"Terimakasih." Kemudian kyung Mi pun fokus untuk melempar gelang yang baru saja ia beli. Namun sayang kyung Mi tidak terlalu fokus melempar dan alhasil hadiah yang dia dapatkan hanya Mi gelas cupp dan beberapa botol air
__ADS_1
"Yah, malah dapat ini doang" Ucap kyung Mi sedih
"Udah gak papa. Seenggaknya lo masih ada teddy bear dari gue" Bujuk Sean
"Yaudah deh thanks ya" Ucap kyung Mi kembali ceriaa
"Sama sama" Jawab Sean
Mereka pun lanjut berkeliling pasar malam. Tak lupa untuk membeli beberapa jajanan yang biasa berada disetiap sudut pasar malam. Kyung Mi sendiri membeli banyak sekali jajanan seperti kerak telor, telur gulung, takoyaki dan beberapa jenis minuman.
Sean yang melihat kyung Mi susah berjalan, akibat banyak makanan dan juga teddy bear yang ia pegang, Sean pun menawarkan diri untuk membantu nya
"Siniin boneka lo, " Ucap Sean dengan wajah datar miliknya
"Gak papa? Gak ngerepotin" Tanya kyung Mi
"Gak papa. Justru gue senang bisa lo repotin"sambungnya dalam hati..
" Oh yaudah, tolong ya"ucap kyung Mi
Tak lama. Datang lah reno, aulia, chung ha dan juga rian
"Ekhem. Cieee yang berduaan dari tadi" Ejek chung ha
"Loh kalian. Kemana aja mentang mentang punya pasangan, gue ditinggal sendiri" Ucap kyung Mi kesal
"Hehe sorry, kita sengaja ninggalin lo sendiri dan ngabarin Sean, biar lo ada pasangan nya" Ucap aulia
"Dasar." Ucap kyung Mi malu malu
Flashback off
"Heh, ngapain lo senyum senyum sendiri" Ucap aulia memandang aneh kyung Mi
Tak ada jawaban, kyung Mi sendiri masih sibuk senyum senyum tidak jelas
Bugh...
Satu lemparan bantal melayang ke arah kyung Mi, dan tepat terkena wajah kyung Mi
"Aduh, liaaaa lo apa apaan sih. Ngapain lo lempar bantal ke gue" Ucapanya kesal seraya mengusap wajahnya
"Lo yang apa apaan. Dari tadi gue panggilin bukan nya nyaut lo, malah senyam senyum kaya orang gila" Marah aulia sambil berkacak pinggang
__ADS_1
"Tapi gak harus lempar dengan bantal juga kan" Ucapnya
"Harus. Lo kalo gak digituin gak bakal sadar, cepet sana mandi terus turun kebawah makan. Kesian no adek lo udah kelaparan" Ucap aulia kemudian berlalu dari sana
"Dasar cerewet, ganggu orang ngehalu aja. Eh, tapi kan itu gak halu. orang Sean beneran pegang tangan gue" Ucap kyung Mi
"Duh gue kenapa si. Ada ada aja ni otak, " Gumamnya lagi kemudian berlari menuju kamar mandi, namun saat hendak membuka pintu justru ia tak sengaja terpeleset mengakibatkan bokong nya menciun lantai
"Sshh, ah sakit. Siapa si yang bikin ni lantai licin begini, dimana mana tu kalo bikin keramik kasar bukan mulus! gini kan jadi licin. Udah lah gue tepos ditambah habis cium lantai makin tepos ni ah" Ucap kyung Mi mengusap bokong nya
(Aduh kyung Mi. Yang salah itu kamu bukan lantainya, salah kamu sendiri kenapa gak hati hati. Besok besok kalo kamu kejedot pintu apa harus pintu nya juga yang kamu salahkan hihihi)
*****
"Loh kak, kenapa jalan nya begitu? " Tanya chung ha saat melihat kyung Mi
"Kenapa lo? Asem urat" Ucap aulia
"Enak aja lo. Kamar mandi lo tu yang bikin gue jadi gini" Ucap kyung Mi masih kesal
"Kenapa kamar mandi gue" Tanya aulia
"Iya kak. Emang kamar mandi nya kenapa" Ucap kyung Mi
"Lantai nya tu licin. Ganti aja deh tu lantai, bilang sama tukangnya bikin keramik itu jangan licin licin. Untung gue yang kena, kalo orang lain gimana? Kan gak lucu kalo ada berita, bilang telah terjadi korban jiwa terpeleset dikamar mandi akibat, si tukang bikin nya licin gak kasar" Ucap kyung Mi
Aulia dan chung ha yang sebelumnya memasang wajah heran kini merubah raut wajahnya menjadi datar
"Kenapa muka lo berdua? Ada yang salah dengan cerita gue? Kan bener dong, seharusnya si tukang bikin keramik itu jangan bikin yang licin licin. Kan jadi makan korban" Ucap kyung Mi
"Gak gitu konsep nya ege! Tu keramik emang bentukan nya begitu, bukan salah si tukang nya. Lo nya aja yang gak hati hati" Ucap aulia berusaha sabar
"Iya kak, bukan tukang nya yang salah. Tapi emang kakak aja yang gak hati hati" Ucap chung ha
"Loh loh. Kalian berdua kenapa nyalahin gue si. Udah jelas lantainya yang salah" Ucap kyung Mi bersikeras
Yang lain hanya memutar mata dengan lelah
"Bukan kakak chung ha" Ucap chung ha melirik aulia
"Tau ah kesel gue. Mending lo cepat makan keburu dingin ntar" Jawab aulia
Kyung Mi hanya menatap mereka dengan heran "bukan salah gue kan? Salahin si tukang nya dong" Batin kyung Mi
__ADS_1
Mereka pun mulai makan dengan tenang dan khidmat hanya terdengar dentingan sendok dan garpu yang saling bersahutan. 15 menit berlalu acara makan malam pun selesai, kini mereka tengah berada diruang TV menonton acara kesukaan masing masing. Hanya chung ha dan kyung Mi lah, sedangkan aulia ia tengah berkutat didepan laptop nya, memeriksa beberapa kerjaan kantor Atmaja dan juga kantor miliknya sendiri yaitu ASA Group