
Hari ini adalah tepat dimana hari pertunangan Reno dan aulia. Tentu atas permintaan dari aulia sendiri dikarenakan aulia belum siap jika harus menikah terlebih dahulu, tentu saja seluruh murid SMA pradipta diundang. Ada diantara mereka yang terkejut dan ada juga yang merasa suka dan tidak suka. Saat semua orang tengah sibuk dengan kegiatan nya masing masing tiba tiba terdengar suara ribut dari arah luar. Mereka semua pun berbondong bondong keluar untuk menyaksikan apa yang telah terjadi
" Maksud lo apa? Tunangan sama Reno, lo gak sadar kalo lo itu udah tunangan sama gue, " Ucap Bryan
" Gue sadar, tapi lo gak ada hak buat ngatur hidup gue. Apa salahnya gue tunangan dengan Reno? Secara Reno kan pacar gue, " Jawab aulia santai
" Lo tuh juga seharusnya mikir, lo punya otak kan? Seharusnya dipake. Siapa yang mulai duluan! Lo tau kita udah tunangan tapi lo malah pacaran sama si PPB (polos polos bangsat) ini, " Ucap aulia memandang rendah amel
Bryan terdiam. Bener apa yang dikata oleh aulia bahwa yang memulai semuanya adalah dia. Dan kemauan nya sendiri atas kehendak nya sendiri, tanpa paksaan dari siapa pun. Lalu kenapa Bryan tidak suka jika aulia lebih memilih laki laki lain ketimbang dirinya.
" Jaga mulut lo lia.! Lo itu harus ingat amel itu juga kakak lo, " Sarkas Fadil
" Kakak? Weell bukanya gue udah pernah bilang ke kalian, kalo gue itu gak punya siapa siapa bahkan gue udah anggap orang tua gue mati. "Ucap aulia lantang
Plaak
" Lo gak seharusnya bicara gitu lia, "ucap fadli tak Terima saat aulia mengatakan jika papanya tlah tiada
Bugh.. Bugh.. Bugh..
"Jangan pernah sentuh wajah cewe gue, " Ucap Reno tak Terima saat kekasih nya ditampar oleh fadli
"Lo gak ada hak buat larang gue lakuin apapun terhadap aulia, aulia itu adik gue! Adik kandung gue, " Ucap fadli menekankan kata adik kandung
" Adik? Lo bilang aulia adik? Heh sadar, buka mata lo lebar lebar. Dulu kalian kemana ha? Disaat aulia berpenampilan cupu dan selalu diperlakukan kasar oleh orang lain dan keluarga lo? Baru sekarang lo akuin kalo aulia adik lo ha. Dulu apaa dulu kalian gak pernah sama sekali ngakuin kalo aulia adik lo,bahkan marga keluarga lo juga gak tercantum dibelakang nama aulia, itu yang lo sebut sebagai adik. Gue ngundang kalian buat dateng ke acara gue, itu karena gue masih ngehargaiin kalian sebagai teman gue, bukan malah bikin rusuh diacara gue" Ucap Reno panjang lebar
__ADS_1
Mereka yang mendengar omongan panjang dari Reno hanya bisa diam dan berpikir dengan pikirannya masing masing. Terutama Fadil dan fadli yang merasa begitu bersalah terhadap aulia. Ingin meminta maaf akan tetapi kalah dengan gengsi mereka yang begitu besar terutama rasa benci masih ada terhadap aulia. Yang mereka yakini bahwa aulia lah penyebab meninggal nya ibu kandung mereka.
"Lo, mulai detik ini juga gue mau pertunangan kita batal" Ucap aulia menyerahkan sebuah kotak yang berisi cincin pertunangan nya dengan Bryan
"So. Nikmati lah pesta ini dengan nikmat oke" Lanjut nya kemudian pergi bersama Reno dan melihat Bryan seraya tersenyum smirk
****
"Maaf ya mah, ada masalah kecil, " Ucap aulia tidak enak hati
"Tak apa sayang, keputusan kamu emang udah bener. Sekarang ayo duduk dulu sebentar lagi acara kalian akan dimulai.
Kemudian mereka semua pun kembali dengan aktivitasnya masing masing,
****
" Lia, jujur sebenarnya gue ngerasa gak ikhlas kalo lo batalin pertunangan ini, "batin Bryan memandang cincin yang diberikan oleh aulia tadi
" Brengsek lo lia, kali ini lo bisa bahagia dengan Reno. Tapi tidak untuk selanjutnya gue bakal bikin Reno gak bakal percaya dengan lo lagi, dan saat itu tiba lo akan nangis darah, "batin amel
" Lo bener ren, kenapa gue gak pernah ada saat adik gue dibully oleh orang orang, bahkan gue gak ngakuin dia adik gue" Batin fadli merasa bodoh
"Seharusnya sebagai kakak gue bisa ngebedain mana yang baik dan benar, tapi kenapa seolah-olah mata gue tertutup dengan itu semua, " Batin Fadil memandang Bryan dan amel
Saat semua sibuk dengan pikiran nya, terdengar suara hemsi yang begitu kuat dan mengalihkan atensi mereka
__ADS_1
" Ekhem, cek cek satu dua tiga cek cek. Oke pada sore hari ini kita akan melangsungkan acara pertunangan kepada saudara/saudari Aulia salshabilla dan Reno pradipta, baik untuk kedua pasangan dipersilahkan untuk naik ke atas panggung dan mulai untuk saling bertukar cincin
Reno dan aulia pun naik keatas panggung dan mulai memasang cincin di jari manis mereka.
" Aulia salshabilla mau kah kau menerima cincin ini sebagai tanda bukti cinta ku padamu, dan siap untuk segera menikah dengan ku, Terima lah cincin ini jika kau bersedia menikah dengan ku, dan Terima lah bunga ini jika kau tidak menginginkan pertunangan ini. " Ucap Reno bersimpuh lutut.
Aulia mengambil sebuah bucket bunga, dan meletakkan nya ditangan kirinya, Reno yang melihat aulia lebih memilih bunga justru hilang semangat, akan tetapi aulia dengan cepat mengulurkan tangan kanan nya untuk menerima cincin itu.
"Maksudnya? Ini apa? bukanya kamu menolak lamaran ini" Tanya Reno tak mengerti saat aulia mengulurkan tangan nya.
"Aku mau bunga ini. Dan aku juga mau menerima lamaran ini. Aku sengaja mengambil bunga nya terlebih dahulu agar nanti saat kamu masangin cincin ke aku kamu tidak kesulitan, " Jawab aulia tersenyum manis
"Benarkah, " Ucap Reno bahagia
Aulia mengangguk terharu. Kemudian dengan cepat mengulurkan tangan nya, tanpa menunggu lama Reno pun memasang kan cincin tersebut ke jari manis aulia,
Kemudian berlanjut aulia memasang kan cincin kejari manis Reno.
Semua yang menyaksikan acara ini meneteskan air mata, terharu akan omongan manis Reno yang ketika melamar aulia begitu romantis. Banyak diantara mereka yang iri terhadap aulia, sebab berhasil menaklukkan si kulkas. Setelah selesai dengan acara pertukaran cincin pun Reno mencium lama kening aulia, hingga banyak diantara mereka terpekik tertahan.
Prok. Prok. Prok.. Suara riuh tepuk tangan
"Wah sungguh Romantis sekali pasangan kita hari ini. Jujur saya sebagai hemsi merasa iri dengan ke uwu an mereka Ini, baiklah karna acara yang kita nantikan telah usai maka dari itu kita nikmati pesta selanjutnya. Silahkan berdansa bagi yang memiliki pasangan, dan bagi yang tidak memiliki pasangan silahkan duduk dipojokan " Ucap hemsi tersebut
Yang mengundang tawa kecil dari para tamu undangan, sedangkan disisi Bryan ia sudah pulang sejak tadi saat dimana Reno mencium kening aulia. Sungguh Bryan bener bener merasa menyesal telah menyia nyiakan aulia.
__ADS_1