
"Huft,! Kenapa jadi runyam begini sih, dulu saat aulia asli masih ada semua pada gak peduli. Sekarang? Tinggal raganya doang mulai dah tuh pada sadar, " Gumam aulia
"Capek gue lama lama kalo begini. Kenapa waktu dimedan pertempuran waktu itu gue gak langsung isdet aja. Pake acara musti berpindah jiwa begini lagi, kalo dah gini gimana caranya coba..
"Ekhem. Kak rara, " Ucap aulia asli tiba tiba muncul
"Astaga! Lo ngagetin gue aja anjoy. Lo pikun apa gimana, sebelum nya gue udah pernah bilangkan, kalo nongol ituuuu jangan mendadak. Kalo gue punya riwayat jantung gimana, " Omel aulia
"Hehe, maaf.! Maaf karna aku kak rara jadi ikut ikutan dalam masalah ku, " Ucap nya
"It's oke. Terus sekarang gimana? Gue kudu ngapain! Gue bingung musti mulai dari mana dulu? Secara gue sekarang udah gak tinggal dirumah itu lagi. Sedangkan bukti yang gue dapet itu belum seberapa, "Jawab aulia
"Hmm, kalo gak salah kak. Waktu itu aku habis pulang dari kantor trus gak sengaja pas dilampu merah aku ngeliat amel bareng om om satu mobil, trus aku ikutin mereka. Dan mereka singgah ke sebuah club malam, yang ada dijalan xx, " Ucap nya
" Lo serius? Kalo gitu kemungkinan malam ini dia pasti berada disana lagi." Ucap aulia
Aulia asli hanya mengangguk
"Berarti cerita Reno waktu itu bener, fiks ini gak salah lagi gue harus gerak cepat biar gue bisa dengan cepat juga membongkar semua kebusukan tuh si nenek gayung dan mak Lampir, " Batin aulia
"Kalo gitu. Waktu ku udah habis kak. Aku pamit dulu, " Ucap nya kemudian pergi
" Sambil nunggu malam mending gue tidur dulu. " Ucap aulia mengantuk.
Tak lama kemudian aulia tertidur dengan pulas menyelami alam mimpi.
****
" Lo tenang aja. Gue malam ini akan bergerak, dan gue akan ngumpul semua kebusukan mereka, " Ucap aulia
Ceklek
Pintu terbuka dan terlihat lah pria tampan yang sedang memandangi wajah cantik tunangan nya itu. Ya siapa lagi kalo bukan Reno si bucin satu ini
"Cantik banget si, tunangan aku. Walaupun sedang tertidur dengan cara yang bisa dibilang tidak aesthetic gini, " Ucap Reno tertawa kecil kemudian memperbaiki cara tidur aulia. Setelah itu Reno pun ikut tidur disamping aulia, tak lupa mencium kening aulia. Seolah itu sudah menjadi hal yang begitu candu baginya
Bagaimana tidak aesthetic. Kaki satu turun kebawah yang satu tetap dikasur. Belum lagi dengan posisi kepala yang entah seperti apa ditambah dengan mulut yang terbuka,
Sementara ditempat lain amel sedang misuh misuh tidak jelas.
" Maa, mama. " Teriaknya
__ADS_1
" Apa si kamu ini. Teriak teriak begitu. Kamu kira lagi berada di hutan seenak jidat mu itu teriak teriak, sakit ni kuping mama lama lama bisa budeg tau gak, " Omel Ririn
" Mama ih, aku tu kesel tau gak mah. Mama tau? Reno itu tunangan sama si cupu itu, " Ucap amel kesal
" Reno? Siapa Reno trus hubungan nya sama si siculun itu apa?, " Ucap Ririn tak paham
" What! Mama gak kenal Reno? Ya ampun ma jelas dong ada hubungannya sama aku. Reno itu anak pertama dari keluarga pradiita mah praditaaaaa. Anak keluarga kaya raya nomor 1, jelas dong ada hubungan nya sama aku. Biar kita itu bisa ngambil semua harta nya. Kenapa aulia selalu beruntung ketimbang aku si mah, " Ucap amel kesal
" Apaaaa! Anak dari keluarga pradiita. "Ucapnya sambil melotot
" Gak, gak bisa, ini gak bisa dibiarin kamu harus bisa rebut Reno dari si culun itu, " Lanjut nya
" Susah mah, disekolah aku juga berusaha untuk ngerebut Reno. Tapi selalu gagal. Ditambah lagi aku selalu bersama Bryan dan yang lain nya. Jadi gak ada celah buat deketin Reno ma, " Ucap amel putus asa
" Soal itu gampang. Kamu tinggal atur waktu kamu ketemu dengan Reno. Trus sisa nya biar jadi urusan mama, " Ucap Ririn tersenyum simpul
" Mama serius?, " Tanya amel
Ririn hanya mengangguk sebagai jawaban nya,
" Udah sana. Mama mau pergi ke salon, " Ucap Ririn
" Oke mah. Oh iya malam ini aku keluar sama om bobi ntar kalo papa nanya bilang aja ku nginep dirumah sodara, " Ucap amel
***
"Eungh, hoammm jam berapa ini. " Gumam aulia dengan suara serak khas bangun tidur nya
" Pukul 6 sore sayang, " Jawab Reno yang sudah bangun terlebih dahulu.
Aulia terkejut saat mendengar suara yang sangat familiar menurutnya. kemudian menoleh kesamping dan langsung melotot saat melihat Reno yang juga tiduran disamping nya
" Loh kok, kamu bisa ada disini" Ucap aulia bingung
" Jadi aku harus tidur dimana? Kamu lupa kalo kita itu masih di hotel tempat acara kita pagi tadi, otomatis kita kan akan istirahat disini., " Jawab Reno
Aulia melihat kesekitar benar kalo ia masih berada di hotel,
" Trus kenapa kamu disini? Dikamar aku? Kenapa gak tidur dikamar kamu aja" Jawab aulia
Reno hanya memutar bola matanya dengan malas " Aku kan gak bisa jauh jauh dari kamu, jadi mana bisa aku pisah kamar. " Jawabnya
__ADS_1
" Huft, sudah lah aku ingin mandi, "ucap aulia kemudian ngacir menuju kamar mandi, dan tidak mendengar teriakan Reno
" Hey aku ikut, " Ucap Reno menyusul aulia. Namun saat baru tiba didepan pintu aulia dengan sengaja menutup pintu dengan kencang hingga menimbulkan bunyi yang cukup keras, dan mengenai kening Reno
" Daaam"
" Auch" Ringis Reno mengusap kening nya
" Hilang sudah ketampanan gue kalo benjol begini, " Ucap Reno mengusap kening nya dan merasakan sedikit benjolan
Sedangkan aulia yang berada di dalam kamar mandi hanya senyum senyum sendiri. Tentu saja ia tau apa yang telah terjadi dengan Reno
Setelah beberapa menit aulia pun sudah siap dengan pakaian serba hitam nya, tak lupa menggunakan masker dan juga topi
" Sayang. Kamu mau kemana?, "tanya Reno
" Club "jawabnya singkat
" Apaaa! Ngapain ke club. Mau ketemu siapa? Cowok? Gak. Gak boleh. Kalo kamu kekeh ingin tetap pergi aku ikut pokoknya, gak ada tapi tapian titik, " Pungkas Reno
" Apa sih, aku emang mau pergi ke club tapi bukan ketemu dengan cowok. Ada ya orang pergi ke club pake pakaian begini?, " Ucap aulia menunjukan dirinya
Reno memperhatikan aulia dari atas sampai bawah. Bener dari penampilan aulia tidak mungkin ingin bertemu dengan pria lain memakai pakaian serba hitam ditambah lagi dengan rambut yang digulung hingga tak terlihat, persis seperti pria
" Trus? Ngapain, " Tanya nya lagi
" Ketemu amel. Kalo gak salah malam ini dia akan ke club dijalan xx"Jawab aulia
" Ohh, aku ikut. Tunggu sebentar, "ucap Reno kemudian bersiap dan bergegas untuk pergi
" Ayo kita pergi, "jawab Reno yang sudah rapi dan berpenampilan sama seperti aulia
Setelah beberapa menit diperjalanan mereka pun tiba di sebuah club yang dimaksud oleh aulia.
" Ren disini ada penjaga nya, kita gak bisa masuk pasti harus ada kartu pengenal nya" Jawab aulia
" Kita gak perlu pake benda itu, sekarang ayo turun " Jawab Reno. aulia hanya menurut kemudian mereka pun masuk ke dalam club
" Maaf, apa kalian membawa kartu pengenal " Ucap seorang bodyguard
" Tidak, " Jawab aulia
__ADS_1
" Jika kalian tidak memiliki kartu pengenal maka kalian dilarang masuk, " Ucap bodyguard nya
Kemudian Reno membuka maskernya, dan bodyguard tersebut langsung memberi jalan agar aulia dan Reno dapat masuk. .