
Aulia yang di tuduh pun menaikan sebelah alis nya kemudian mengalihkan pandangan nya ke Amel yang menundukkan Kepalanya, memang dilihat dari segi penampilan sungguh amburadul baju lecek rambut kaya sarang tawon. Sungguh Aulia yang melihat nya ingin sekali tertawa namun dia tahan.
"Habis dari mana ni nenek gayung lusuh amat bwahahahaha.! "Batin Aulia tertawa geli
" Emang lo punya bukti? Sampe nuduh ke gue,! " Jawab Aulia santai
"Parah ya lo gue kira penampilan berubah sifat lo juga berubah ternyata gak sama sekali.! " Cibir bryan menatap Aulia remeh
"Ngaku gak lo, lo gak ada jera jera nya selama ini apa hukuman yang gue dan bokap kasih kurang ha.! " Teriak fadli dan Fadil pun mengangguk membenarkan begitupun anggota BLACK HUNTERS lain nya
"Kak udah kak hiks Aulia gak salah hiks hiks.! " Terang Amel lirih
" Tu lo liat sendiri kan dalam keadaan begini Amel masih berbaik hati buat ngebelain lo jal*ng.! "Teriak bryan lantang
Aulia yang geram sedari tadi dituduh atas kesalahan yang bukan dia lakuin seketika naik pitam. Aulia maju dan
SEET.. BUGH.. BUGH..
KRAAKK.. ARRGG
Murka Aulia pada bryan dengan lantang nya mengatakan Aulia jal*ng
BLACK HUNTERS dan semua orang dikantin dibuat terkejut akibat ulah Aulia yang menghajar bryan membabi buta.
"Lo ngeliat gue ngejal*ng dimana ha. Dimana lo pernah liat gue ngangkang bangsat,! " Teriak Aulia murka
Bryan sendiri tidak bisa berkata apa apa lagi sebab sudah babak belur ditangan Aulia,
Murid² dikantin hanya menonton saja tanpa mau melerai karna mereka takut akan terkena imbas nya,
"Tolongin bryan kalo dibiarkan bisa mati anak orang.! " Ucap rian
Riko Fadli dan Fadil pun mendekat ingin membantu namun siapa sangka mereka berdua pun terkena imbas nya
Saat Fadil menyentuh pundak Aulia. Aulia langsung saja membanting tubuh Fadil kemeja siswi dan terkena kuah bakso yang panas.
Riko yang tadinya niat membantu pun mengurung kan niat nya dan menelan saliva dengan kasar kemudian mundur ke tempat semula. Tinggal lah Fadli yang menatap Aulia begitu pun Aulia yang juga mentap Fadli.
"Apa lo mau bernasib sama kaya mereka juga.! " Sentak Aulia dingin
"Fadli yang merasa diremehkan pun maju ingin menghajar Aulia yang tidak siap pun mendapatkan bogeman mentah dan mengeluarkan darah dari sudut bibirnya.
" Fadli yang melihat itu tersenyum miring. Makanya jangan sok kuat jadi orang.! "Ucap fadli
Aulia yang tidak Terima kemudian melompat kemeja lalu melakukan gerakan memutar dan menendang perut fadli.
" Gue peringatin ke lo semua kalo mau nuduh itu cari bukti dulu apa gunanya CCTV disekolahan ini..! " Teriak Aulia yang membuat mereka semua diam dan berpikir
"Dan lo tunjuk Aulia ke Amel berbisik. Seketika tubuh Amel tegang dan pucat pasi.
Kemudian Aulia pergi dari sana meninggal kan mereka semua yang menatap Aulia dengan kebingungan apa yang Aulia katakan sampai Amel pucat begitu. " Batin semua orang
__ADS_1
Reno yang melihat Aulia pergi pun menyusul dan mengikuti langkah Aulia. Namun sebelum nyusul Aulia Reno sempet berpesan pada rian dan Riko agar membawa mereka ke UKS.. Aulia yang sadar sedang diikuti pun berhenti kemudian melihat Reno
"Ngapain lo ngikutin gue.! " Ketus Aulia
Reno tak menjawab dia hanya menarik tangan Aulia dan berjalan terlebih dahulu
" Lepas! "seru Aulia.
Reno hanya diam sama sekali tak mengindahkan ucapan Aulia
Aulia sendiri hanya pasrah dan diam mengikuti langkah Reno,
Sampai didepan pintu UKS Reno langsung memerintah kan Aulia agar duduk.
" Duduk.! "Perintah Reno
" Ha?.! " Cengo Aulia
"Huft gue bilang duduk biar gue obatin luka lo.! " Ucap Reno satu kali tarikan nafas
" Oh." Aulia hanya ber oh ria saja
"Gue bisa sendiri.! " Ketua Aulia
"Diem.! " Perintah Reno
Aulia pun langsung diam ntah mengapa dia menurut begitu saja.
Aulia menatap lekat wajah reno. Wajah tampan hidung manjung bibir sedikit tebal dan berwarna pink namun sexsi rahang tegas alis tebal memiliki netra mata berwarna zamrud. Kemudian tatapan Aulia turun ke jakun yang menonjol itu tanpa sadar tangan Aulia pun mengelus jakun Reno
Aulia yang sedang melamun tersebut pun kemudian tersadar dan menarik kembali tangannya
"Eeng-gak.? " Ucap Aulia terbata bata dan malu karna ketauan
"Duuh bodoh kenapa si ni tangan asal sentuh aja.! " Ucap Aulia dalam hati sambil merutuki dirinya
Reno sendiri hanya diam dan tersenyum ingin sekali Reno mencubit pipi nya chubby itu namun iya harus tau batasan
"Tahan ren tahan.! "Ucap Reno dalam hati
Ekhemm. Gue punya kok rekaman CCTV tentang kejadian tadi.! " Ucap Reno tiba tiba
"Lo punya? Boleh gue minta.! "Jawab Aulia penuh harap
Reno hanya menganggukkan kepala. "Gue bakal bantu lo buat bongkar semua kebusukan Ibu tiri lo itu tapi dengan syarat?"
" Ha lo tau?" Ucap Aulia tidak percaya
" Iya gue tau dan gue bakal bantu asalkan lo harus nerima syarat dari gue.! " Gumam Reno sambil tersenyum penuh arti
" Syarat apaan?.! "Ujar Aulia penasaran
__ADS_1
" Lo harus jadi pacar gue,
" Apaaa!" Teriak Aulia
"Gak gue gak mau. "Lanjutnya
" Kalo lo gak mau ya gue gak bakal bantuin lo. " Ucap Reno penuh ancaman
Aulia pun nampak berpikir sejenak kemudian menganggukkan kepala nya,
"Oke gue setuju.! "Ucap Aulia
"DEAL
" DEAL
Reno pun tersenyum tersenyum penuh kemenangan
" Ayo balik ke kelas." Ajak Reno
" Gak ah gue males pengen bolos aja sampe jam pulang.! "Ucap Aulia yang memang percuma juga karena balik ke kelas sudah pasti jam pelajaran sudah mulai
" Yaudah ayo". Ajak Reno
" Eeh mau kemana?.! " Tanya Aulia
" Rooftop.! *jawab Reno singkat
"Aulia hanya mengikuti langkah kaki Reno saja walaupun harus sedikit berlari, Reno yang melihat Aulia yang susah menyamakan langkah kakinya pun berjalan dengan pelan mensejajarkan langkah nya dengan Aulia
" Dasar pendek.! "Ucap Reno yang langsung dapat cubitan dipinggang nya
"AAKHH.! " Sakit sayang ringis Reno
Aulia yang panggil sayang dengan Reno pun seketika wajahnya memerah bak kepiting rebus. Namun cepat cepat ia netralkan kembali.
"Ya lo enak aja ngatain gue pendek tinggi gue itu 160cm ya sembarangan banget mulut lo.! " Omel Aulia
"Tapi kan tetap aja pendek bukti nya cuman sebahu gue.! " Ujar Reno tak mau kalah
Aulia hanya diam memang benar tinggi Aulia hanya sebahu sebab reno memiliki tinggi 189cm.
*****
Hening, disini lah mereka rooftop
Diam dengan pikiran masing-masing
"Gue ngantuk.! "Ucap Aulia tiba tiba
"Sini tidur.! " Ucap Reno sembari menepuk paha nya
__ADS_1
Aulia menurut dan merebahkan tubuh nya disofa berbantalkan paha Reno. Tercium lah aroma mint yang menenangkan dihidung Aulia yang membuat nya semakin menenggelamkan wajah nta di perut Reno, Aulia pun semakin mengantuk ditambah lagi kepalanya diusap usap Reno.
Reno yang melihat nya pun tersenyum dan mencium kening Aulia tak lama Reno pun ikut tertidur..