
"Mama! Maafin vio, " Ucap viona memandang sendu kearah sang mama
"Gak papa nak, ini bukan salah kamu. Ini semua sudah menjadi takdir! "
"Mama! " Ucapnys dengan mata yang berkaca kaca
"Sudah sudah, mama baik baik aja kok. Dokter bilang mama cuma kecapean aja, ditambah lagi syok dengan kepergian papa mu, "
"Mah, sekali lagi maafin vio. Vio janji akan dengerin semua omongan mama, vio gak akan ngebantah lagi mah. Tapi vio mohon izinin vio menikah dengan Andrew mah, "
Ada rasa tak Terima yang eliz rasakan. Sejujurnya eliz juga tidak merestui hubungan viona dengan Andrew. Tapi ini adalah menyangkut kebahagiaan sang anak, mau tak mau ia harus menerima keputusan viona, yaitu membiarkan ia menikah dengan pria pilihannya.
"Mama gak akan larang kamu vio, apapun itu semua terserah dengan mu. Tapi kamu harus janji sama mama, kamu harus selalu bahagia. "
Viona mengangguk "makasih mah! Vio janji vio akan selalu bahagia"
Eliz tersenyum, kemudian ia beralih menatap Andrew yang tengah menunduk
"Kamu, kemari lah, " Ucapnya
Andrew mendongak, kemudian menatap viona yang juga tengah menatapnya. Merasa dapat persetujuan andre pun mendekat
"Ya, tante. "
"Tolong kamu jaga viona, jangan sakiti dia apalagi membuatnya menangis, dan ingat jika suatu saat nanti kamu sudah berada diatas. Teruslah menundukkan kepala mu agar kamu ingat siapa dirimu yang sebelumnya, dan jangan pernah kamu meyimpan rahasia sekecil apapun pada istrimu kelak. Jika kau merasa bosan dengan istri mu pulangkan dia pada ku. Dan jangan sesekali kau berniat untuk selingkuh dari putri ku." Ucap Eliz pada Andrew
"Baiklah tante, saya berjanji akan selalu menjaga viona. Saya gak akan pernah menyakiti ataupun membuat nya menangis, saya janji itu" Ucap Andrew yakin
"Baiklah saya akan pegang semua perkataan mu"
Viona tersenyum senang mendengar nya, tanpa mereka sadari ada seseorang yang merasa begitu hancur mendengar nya, siapa lagi jika bukan Edward
Ya, Edward baru saja tiba dan tanpa sengaja ia mendengar semua percakapan tiga manusia didalam satu ruangan tersebut.
"Gue gak nyangka, lo lebih milih orang lain yang datang dikehidupan lo, ketimbang gue yang udah ada sedari lo kecil. Tapi gak masalah semoga lo bahagia dengan pilihan lo sendiri, kebahagiaan lo itu juga kebahagiaan gue. Gue pamit mungkin gue akan pergi jauh dari kehidupan lo, makasih karna selama ini lo selalu ngisi hari hari gue dengan candaan lo" Gumam Edward pelan kemudian langsung pergi begitu saja
***
Tak terasa sebulan telah berlalu, tepat dihari ini adalah hari dimana viona akan segera menikah. Semua orang terlihat begitu sibuk mempersiapkan acara tersebut.
"Kok Edward gak bisa dihubungi ya mah? Semenjak kejadian dirumah sakit itu Edward gak pernah muncul lagi ma, " Ucap viona ia merasa heran dengan Edward kenapa tiba-tiba menghilang. Bahkan sebulan terakhir ini Edward sama sekali tidak bisa dihubungi, pun dengan seluruh sosmednya miliknya
"Mungkin dia sibuk dan gak sempat ngabarin kamu sayang" Ucap sang mama
"Sekarang ayo cepat. Pak Penghulu nya udah dateng"
Mereka pun bergegas turun untuk segera memulai acaranya. Saat viona keluar seluruh pasang mata melirik kearahnya, mereka benar benar mengagumi kecantikan viona. Viona memakai make up yang natural ditambah dengan kebaya putih yang dipadukan oleh rok batik. Begitu manis saat dilihat. Andrew pun sampai ternganga melihat kecantikan viona,
__ADS_1
"Baiklah apakah kedua pasangan sudah bersedia, " Tanya pak Penghulu
"Bissmillah sudah pak, " Jawab Andrew dan viona kompak
Sang Penghulu pun mengulurkan tangan nya, dan disambut oleh Andrew
"Saya nikahkan sodara Andrew aksara dengan sodari viona putri atmaja dengan seperangkat alat sholat dibayar tunai! "
"Saya Terima nikah dan kawinnya Viona putri atmaja Binti Jordan atmaja dengan Mahar tersebut dibayar tunai "
"Bagaimana para saksi? Sah"
Saaaahhhh! Jawab Serempak semuanyaa tamu undangan
"Alhamdulillah. Dengan ini saya mengatakan kalian telah resmi menjadi pasangan suami istri. " Ucap pak Penghulu
Viona dan Andrew tersenyum. Kemudian viona pun mencium tangan andre setelah nya Andrew mencium kening viona. Dan para tamu undangan pun bersuka cita menikmati pesta tersebut..
"Nak sekarang kamu sudah menjadi seorang istri. Berlaku lah baik terhadap suami mu, " Ucap Eliz pada viona
Saat ini mereka bertiga tengah kumpul diruang keluarga acara pernikahan telah selesai sejak beberapa jam yang lalu.
"Kamu bisa tinggal dirumah ini. Mama gak bisa menetap dirumah ini lagi, karena papa mu sudah pergi dan mama harus kembali keluar negri" Ucapnya
"Kenapa mama harus kembali. Mama bisa tinggal disini bersama kita. Iyakan mas" Ucap viona pada Andrew
"Benar ma. Inikan rumah mama kenapa mama harus pergi" Jawabnya
Eliz adalah warga asli itali. Ia bertemu dengan Jordan saat ia melakukan study tour ke Indonesia. Dan disitu lah ia bertemu dengan Jordan. Yang pada akhirnya memiliki perasaan dan memutuskan untuk menikah
"Kalo itu memang yang terbaik menurut mama, Vio gak bisa ngelarang mama. Tapi mama harus janji mama harus jaga kesehatan mama selama disana, dan vio akan berusaha jengukin mama tiap sebulan sekali" Ucap viona
"Baiklah. Makasi sayang, sekarang istirahat lah ini sudah sangat larut" Ucap Eliz membelai lembut pipi sang anak
Hari hari telah berlalu malam berganti siang, bulan selalu berganti kebulan yang satunya, viona juga tengah mengandung besar. Rumah tangga viona dan Andrew berjalan baik baik saja, tapi tidak dengan hari ini. Hari ini adalah kehancuran bagi viona dimana ia melihat sang suami tengah bercumbu mesra bersama wanita lain tepat didepan matanya.
Siang itu viona memutuskan untuk membawakan Andrew makan siang. Namun tak disangka ia justru diperlihatkan dengan kebusukan suaminya selama ini
"Sayang! Apa kau memastikan perempuan itu memakan makanannya" Ucap wanita yang tengah duduk dipangkuan Andrew
"Tentu saja! Aku yang selalu membuatkannya makanan, mana mungkin aku lupa memasukan racun itu" Jawab Andrew
"Baguslah. Tak lama lagi perempuan itu akan mati membawa anaknya" Ucap wanita itu lagi.
Wanita yang tengah duduk dipangkuan Andrew itu adalah ririn mantan kekasih andrew. Ririn meninggalkan Andrew dikarenakan Andrew miskin dan tak bisa memberikan barang barang mewah untuknya, karna itulah ririn meninggalkan Andrew dan lebih memilih pria lain yang jauh kaya raya dibanding Andrew.
Namun mereka kembali dipertemukan saat ririn melamar pekerjaan diperusahaan atmaja. Dan kebetulan sekali saat itu Andrew membutuhkan sekretaris. Ririn yang gila akan harta tentu saja menggoda Andrew dengan tubuhnya agar ia bisa mendapatkan seluruh kekayaan yang Andrew miliki. Ntah suatu kebetulan atau bukan Andrew tertarik dengan tubuh Ririn yang menggoda dibandingkan dengan tubuh viona. Bisa dikatakan tubuh viona tidak memiliki lekuk yang indah sedangkan Ririn memiliki tubuh bak gitar spanyol.
__ADS_1
Akhirnya Andrew pun tergoda dan mereka melakukan hubungan yang tak seharusnya mereka lakukan, hingga pada akhirnya Ririn hamil dan meminta agar Andrew bertanggung jawab. Jalan jalan satu satunya adalah memusnahkan viona agar ia bisa memiliki seluruh harta viona tanpa harus takut bahwa ia berselingkuh. Munculah ide ide jahat tersebut dengan memasukan racun kemakanan viona, yang akan mempengaruhi janin diperut viona..
Viona yang mendengar seluruh percakapan mereka pun langsung syok dan memilih untuk pergi dari sana. Viona terus berlari sekuat tenaga. Ia tak memikirkan lagi bagaimana nasib anak yang tengah ia kandung, ia benar benar merasa Kecewa dengan suaminya apakah Andrew melupakan janji nya dulu? Apakah ia juga lupa dengan semua perjuangan viona padanya selama ini
"Mas Andrew benar benar tega. Ternyata selama ini dia selingkuh dibelakang aku, " Ucap viona dengan air mata yang tak terbendung lagi.
Tin! Tin!
Aaaaaaaaa
Braaak!
Viona tertabrak oleh mobil yang tengah melaju kencang. Mobil yang menabrak nya pun kabur begitu saja, para warga sekitar yang melihat kecelakaan tersebut pun langsung menelpon ambulans dan membawa menuju rumah sakit.
Tok! Tok!
"Permisi bos. Saya ingin mengatakan bahwa nyonya viona mengalami kecelakaan" Ucap seorang karyawan dari arah luar
Andrew yang tengah asik berduaan dengan Ririn pun terkejut dan langsung dengan segera merapikan pakaian nya. Kemudian berpura-pura seolah-olah merasa khawatir
Ceklek
"Ada apa apa? " Tanya Andrew pura pura tak mendengar
"Maaf bos. Saya ingin memberi taukan kalo nonya viona kecelakaan dan sekarang berada dirumah sakit" Jawabnya
"Apaa! Baiklah saya akan segera kesana" Ucap Andrew
Kemudian ia pun bergegas menuju mobilnya, jangan lupakan Ririn yang selalu mengekor kemana pun Andrew pergi
"Kenapa aku senang sekali ya mas, semoga aja viona dan janinnya itu gak selamat" Ucap Ririn
"Mas juga berharap gitu sayang! " Jawab Andrew
Saat mereka tengah sibuk membayangkan bagaimana akhir dari kehidupan viona. Viona justru saat ini tengah berjuang antara hidup dan mati. Bayang bayang tentang dimana suami nya berselingkuh terus berputar di ingatan nya
"Vio lo kenapa, kenapa lo bisa kaya gini, " Ucap bastian dokter yang akan menangani viona.
Bastian adalah anak dari maikel, adik kandung Eliz yang kebetulan memiliki rumah sakit dijakarta.
"T-tian, gue minta tolong. T-tolong lo selamatin anak gue, gue udah gak tahan lagi" Ucap viona pada bastian
"Gue gak bisa kalo harus disuruh milih. Gue akan berusaha semampu gue vio" Ucap bastian
"Gak bisa tian. Selama ini gue makan makanan yang mengandung racun yang membunuh janin secara perlahan. Itu semua disebabkan oleh suami gue, jadi gue mohon selamatin anak gue. Trus lo urus semua harta warisan gue atas nama anak gue. Jangan biarin Andrew dapat menikmati seluruh harta gue" Ucap viona menghembuskan nafas terakhir nya
"Vio. Vionaaaa!, gue janji gue bakal menuhin semua amanah lo, " Ucap bastian kemudian ia pun dengan segera melakukan tugasnya. Ia terpaksa harus mengeluarkan bayi didalam perut viona sebelum waktunya tiba. Segala proses dilakukan dengan sangat hati hati
__ADS_1
Tuhan begitu baik terhadap hamba nya. Walaupun viona tidak tertolong setidaknya anak yang dikandung oleh viona dapat diselamatkan dan dengan segera mereka melakukan tindakan nya. Walaupun keadaan bayi tersebut prematur, itu semua dikarenakan ia harus lahir sebelum waktunya. Namun bastian akan terus berusaha agar bayi tersebut bisa hidup dengan selamat.
Jujur saja bastian merasa marah terhadap Andrew namun ia akan berusaha menahan nya sampai waktu yang sudah ditentukan tibaa