Transmigrasi Anggota Militer Ketubuh Gadis Cupu

Transmigrasi Anggota Militer Ketubuh Gadis Cupu
#7 bukti


__ADS_3

Kini Aulia sudah tiba di apart, dan bergegas mencari laptop untuk mengetahui semua kebenarannya.


"Nah ketemu, " Ucap Aulia


Aulia pun mulai membuka satu persatu file dan membaca semua isi dari file tersebut, terkadang mata Aulia memicing tajam dan sesekali melotot, Aulia mengepalkan kedua tangannya,


"Brengsek, dasar manusia berhati iblis. Hanya demi harta kalian tak segan menghilang kan nyawa seseorang, dan ternyata  amel bukan lah anak tiri melainkan anak kandung papa? Anak hasil perselingkuhan papa dan si nenek lampir itu.. " Ucap Aulia menggeleng kan kepalanya


Ternyata ibu sudah tau sejak lama, kalo papa selingkuh dengan sahabat ibu, hingga melakukan hubungan terlarang. Karna ibu mengetahui perselingkuhan papa ibu pun berniat untuk menggugat cerai papa tapi sebelum ibu bertindak mereka sudah merencanakan semua nya dengan memasukan sesuatu kemakanan ibu. Sebab itu saat ibu melahirkan ku ibu lebih memelih dia yang pergi dan membiarkan dokter menyelamatkan ku, "batin Aulia


" Keparat, gue bakal bales semua perbuatan kalian dan gue bakal ambil semua harta yang menjadi milik gue.


"Andrew sialan laki laki brengsek, udah untung ibu gue mau nikahin lo dan memberikan kehidupan yang layak buat lo tapi apa ha. ini kah balasan kalian terhadap ibu gue" Ucap Aulia emosi


"Hmm, silahkan menikmati harta gue terlebih dahulu sebelum gue ambil alih semuanya, dan lo Andrew gue bakal bikin hidup lo kaya dulu jatuh miskin dan menjadi gembel dijalanan, " Ucap Aulia seraya tersenyum smirk


Drrrrt... Drrrrt.. Drrrrt


"Halo dek? " Ucap seseorang disebrang sana


"Ya mba Dewi ada apa? " Jawab Aulia


"Kamu bisa ke kantor sekarang? Ada beberapa berkas yang perlu kamu tanda tangani" Ucap mba Dewi sekretaris Aulia sekaligus orang kepercayaan Aulia


"Bisa mba," Jawab Aulia


"Baiklah, ada yang ingin mba bicarakan juga dengan mu" Ucap mba Dewi


"Baik, " Jawab Aulia kemudian panggilan pun terputus


Tuut... Tuut..


Baru saja Aulia meletakkan ponsel nya dan berniat untuk pergi. Ponsel nya kembali berdering dan ternyata Reno


"Ya Halo ren" Ucap Aulia


"Sayang kamu dimana? Kenapa aku kerumah Fadil bilang kamu gak ada?  Cepat kasih tau biar aku susul" Jawab Reno khawatir


Aulia hanya tersenyum mendengar kan celotehan panjang Reno


"Iya aku gak dirumah, aku diusir dan sekarang aku di apart" Ucap Aulia


"Oke, Sherlock sekarang juga" Ucap Reno kemudian mematikan ponsel nya sepihak


Kemudian langsung bergegas menuju apart Aulia. Saat Aulia sudah mengirim alamat nya


***


Triingg, " (Anggap lah bunyi bell ya hehe) 

__ADS_1


"Ceklek" Pintu terbuka memperlihatkan gadis cantik yang sudah rapi dengan pakaian nya


"Sayang kamu kemana? " Tanya Reno


"Aku mau ketemu mba Dewi, ada urusan yang harus aku kerjaan" Jawab Aulia


" Boleh aku ikut? "Ucap Reno


Aulia nampak berpikir sejenak, apakah ini saat ny Reno tau?" Batin Aulia


"Sayang! " Panggil Reno karna tak kunjung ada jawaban


"Eh I iyaa, kamu boleh ikut tapi ntar harus janji saat sudah tau semua tolong jaga rahasia ini, " Ucap Aulia


Reno pun mengerutkan alisnya tanda bingung, "kenapa? Rahasia apa, " Tanya Reno


"Ntar aja aku kasih. Sekarang ayo berangkat" Ajak Aulia


Reno mengangguk patuh kemudian pergi bersama Aulia


30menit berlalu sampai lah Reno dan Aulia di perusahaan milik Aulia.


"Sayang! Kita ngapain kesini? " Tanya Reno bingung


"Udah ikut aja nanti kamu juga tau, " Jawab Aulia


Reno hanya diam sembari mengikuti langkah kaki Aulia, dari awal masuk hingga saat Aulia memijakkan kakinya didalam banyak karyawan karyawan yang membukukan badan pertanda hormat,


Saat Aulia hendak membuka ruangan direktur tangan nya dicegat terlebih dahulu.


" Kamu ngapain mau masuk ke ringan direktur ini? Kamu selingkuh dari aku? Ha iya?, aku kurang kaya raya buat kamu sampai kamu selingkuhin aku gini, apa aku kurang tampan? Tapi mana ada yang bisa ngalahin ketampanan keturunan pradita dirgantara" Ucap Reno beruntun, dari segi suaranya terdengar ada rasa kesal didalam nya


"Haha kamu ini ngomong apa si, gak ada yang selingkuh udah diem dulu! Ayo masuk dan aku ceritainn semuanya" Jawab Aulia tertawa


Mereka pun masuk kedalam ruangan tersebut. Hanya ada seorang wanita dewasa yang diperkirakan oleh Aulia berumur 28 tahun.


"Mba Dewi" Panggil Aulia


Dewi mendongak dan tersenyum saat melihat Aulia  dihadapan nya bersama seorang lelaki.


"Sini dek duduk dulu, " Ucap mba Dewi ramah


Aulia dan Reno pun duduk. Reno duduk disofa dan Aulia duduk di kursi kebesaran nya.


"Jadi yang mana yang harus aku tanda tangani mbak, " Ucap Aulia


"Ini dek, " Jawab Dewi


Reno hanya diam dan memperhatikan semuanya dengan mata tajam nya, banyak sekali pertanyaan yang bersarang diotaknya, ingin bertanya tapi dilihat lihat Aulia sibuk. Jadi Reno memilih diam sampai waktunya bisa untuk bertanya

__ADS_1


"Ini semua mba, oh ya mba bilang ada yang ingin mba bicarakan ke aku? Apa itu" Tanya Aulia.


Namun sebelum mba Dewi menjawab pertanyaan Aulia. Reno sudah memotong terlebih dahulu


"Bisa kamu jelaskan maksud dari ini semua lia? " Tanya Reno penuh selidik,


Aulia dan mba Dewi pun menoleh kemudian tersenyum.


"Baiklah mari kesini akan aku cerikan semuanya, tapi kamu harus janji jangan menyela ucapan ku apa kamu mengerti, " Tanya Aulia


Reno mengangguk


"Jadi gini........."


Aulia menceritakan semua kejadian yang dialami oleh Aulia asli.. Dan Aulia pun menceritakan bahwa dia bukan lah Aulia melainkan rara kusuma, dan Aulia pun menceritakan kenapa Aulia bisa mengalami kecelakaan hingga meregang nyawa.


"Nah jadi gitu, apa kamu bisa menyimpan rahasia ini? Sampai waktu nya tiba" Ucap Aulia


Reno yang sedari diam menyimak dengan seksama pun rahang nya mengeras emosi nya sudah tak terbendung lagi namun berkat tangan nya digenggaman lembut oleh Aulia emosi Reno pun menurun


Mba Dewi? Jangan ditanya dia sudah menangis tersedu sedu akibat ulah keluarga nya yang memperlakukan Aulia layaknya binatang.


"Baiklah aku berjanji akan merahasiakan ini semua dari mereka. " Jawab Reno


Aulia mengangguk kemudian beralih menatap mba Dewi


"Jadi apa yang ingin mba bicarakan? " Jawab Aulia


"Begini dek, perusahaan Atmaja mengajak kita untuk bekerja sama, mba belum menyetujui nya karna mba menunggu keputusan kamu" Jawab mba Dewi


Aulia tersenyum smrik "trima aja mba kita biarkan mereka berada diatas terlebih dahulu sebelum mereka kita jatuhkan, " Jawab Aulia


.


"Ini waktu yang tepat, " Batin Aulia seraya tersenyum menyeramkan


Reno dan mba Dewi yang melihat Aulia tersenyum seperti itu pun seketika merinding


"Baiklah kalo begitu, dek mba keluar dulu ada beberapa pekerjaan yang harus mba kerjakan, " Ucap mba Dewi kemudian berlalu dari sana


"Iya mba, " Jawab Aulia


Tinggal lah Reno dan Aulia saja yang berada diruang tersebut.


"Sayang, " Panggil Reno manja


Aulia yang paham Reno seperti itu pun mendekat kemudian memeluk Reno.


"Kenapa hmm, " Jawab Aulia

__ADS_1


"Gak papa, ayo pulang" Ajak Reno


Aulia mengangguk kemudian mereka bergegas. Untuk pulang namun sebelum itu Aulia meminta Reno untuk mampir ke mini market terdekat,,


__ADS_2