
"Heh bocil, ngapain lo" Tanya Rian saat melihat Chung ha didapur
"Nolongin tante bikin kue" Jawab Chung ha tanpa memandang rian
"Emang lo bisa. Ntar kaya nyokap gue lagi, bikin kue tapi ada cabe nya" Ucap rian
Mama jennie yang mendengar itu pun memandang sinis kearah putra keduanya itu " Namanya juga baru belajar bikin kue, gitu gitu juga kamu habisin"
"Iya karna terpaksa. Mama kan ngancem selalu potong uang jajan punya rian ataupun kak Reno" Ucap rian
"Emang tante bikin kue pake cabe? Itu gimana rasanya" Ucap Chung ha
"Gak pernah kok. Kamu itu dikibulin rian" Jawab mama jennie
"Ohh gitu," Ucap Chung ha seakan percaya
Kemudian beralih menatap rian" Kamu ngapain disini"
"Gue pengen minum" Ucap rian berjalan menuju kulkas. Namun dengan sengaja bahunya menyenggol pundak Chung ha yang sedang asik menggiling adonan.
"Riaaan. Bisa gak si jangan gangguin Chung ha" Ucap nya berteriak. Yang membuat mama jennie menutup kedua kuping nya
"Aduh rian. Jangan gangguin Chung ha dong, kan Chung ha lagi bantuin mama" Ucap mama jennie
"Gak sengaja mah" Jawab rian
"Apa kamu bilang. Gak sengaja! Kamu nabrak aku trus kamu bilang sengaja, rasain ini" Ucap Chung ha mencolekan adonan tepung wajah rian.
"Aish, kan jadi kotor wajah gue" Ucap rian
"Biarin wlee. Salah siapa gangguin Chung ha" Ucap Chung ha
Rian yang tak Terima pun. Ingin membalas perbuatan Chung ha namun justru Chung ha mengelak dan berlari mengelilingi meja. Aksi saling kejar mengejarpun tak bisa terelakkan lagi
"Gak enak wlee" Ejek Chung ha pada rian
"Asem lo! Sini gak lo. Gara gara lo wajah gue yang tampan nya seperti malaikat ini jadi kotor" Ucap rian lebar
"Iya malaikat, malaikat pencabut nyawa" Ucap Chung ha masih berlari
Sedang mama jennie dibuat pusing akibat ulah dia remaja yang tengah Sibuk kejar kejaran tersebut.
"Stooooppppp! " Teriak mama jennie begitu nyaring hingga suaranya kedengaran sampe keluar rumah
Rian dan Chung ha pun berhenti berlari. Dan memandang mama jennie " Udah selesai lari larian nya hmm" Ucap mama jennie
Rian dan Chung ha mengangguk. " Rian kamu keluar" Ucap tegas mama jennie
"Dan kamu cantik, bantuin tante bikin kue yang bener ya" Ucap mama jennie lembut pada Chung ha
"Siap tante" Ucap Chung ha memberi hormat
"Dengan anak sendiri, ngomong nya ngegas giliran ke anak orang lemah lembut" Ucap rian yang langsung ngacir dari dapur
"Dasar. " Ucap mama jennie geleng-geleng
****
"Gimana? Apa Chung ha udah ada kabar" Tanya aulia pada kyung Mi
Kyung mi menggeleng " Belum lia, ini semua salah gue. Gue pergi main sampe lupa jemput Chung ha "
__ADS_1
Saat ini reno dan aulia sudah tiba disekolahan, untuk mencari keberadaan Chung ha
"Lo tenang aja ya, gue yakin Chung ha pasti ketemu" Ucap aulia menenangkan Kyung Mi
"Maaf! " Ucap Sean menunduk
Reno aulia dan juga Kyung Mi menoleh " Maaf untuk apa Sean? " Tanya Reno
"Ini semua gara gara gue ren. Kalo gue gak ngajak Kyung Mi main bareng, ponakan gue! Mungkin Chung ha gak bakalan hilang gini" Ucap Sean
"Lo jangan salahin diri lo gitu. Ini bukan salah siapa siapa, namanya musibah gak ada yang tau" Ucap Reno
Yang lain mengangguk membenarkan ucapan Reno. Aulia terlihat seperti sedang berpikir. Sedetik kemudian ia menepuk jidatnya " Astagaa! Kok gue sampe gak kepikiran ya" Ucap aulia
"Kenapa sayang! " Ucap Reno heran
"Chung ha kan deket sama rian, coba telfon rian trus tanyain Chung ha lagi sama dia atau gak" Ucap aulia
Benar apa yang dikatakan aulia. Kenapa mereka tidak kepikiran soal rian yang deket dengan Chung ha
"Kalo gitu. Gue coba telfon rian dulu" Ucap Reno yang lain mengangguk
Drrrt.. Drrrt.. Drrrt..
"Ah kenapa si nelpon nelpon segala. Ganggu orang main game aja" Ucap rian kesal
Dirinya saat ini sedang berada dikamar, setelah ia diusir dari dapur ia pun menuju kamar untuk bermain game
"Paan" Jawab rian ketus
"Aelah biasa aja kali, judes amat mulut lo udah kaya mak mak" Ucap riko dari sebrang sana
"Lo ganggu aja tau gak. Gara gara lo gue kalah ni" Ucap rian
"Yaa." Jawab singkat rian yang langsung menutup sambungan telpon nya secara sepihak
"Buset ni orang. Pms kali ya marah marah mulu perasaan" Ucap riko yang langsung memerengkan HP nya. Ternyata yang menganggu rian tadi adalah riko
(Hayoo pasti mikir Reno ya yang nelpon hihi)
"Gimana? " Tanya Kyung Mi pada Reno
Reno menggeleng " Nomor rian gak bisa dihubungi " Ucap Reno
Yang lain menghembuskan nafas lelah " Lo udah telpon Chung ha? " Tanya aulia
"HP gue mati, gue lupa cas" Ucap Kyung Mi
Mereka pun hanya bisa diam. Diantara mereka tak ada satupun yang memiliki nomor hp Chung ha. Karna itulah tak ada satupun yang bisa menghubungi Chung ha
"Kalian udah cari kemana mana? " Ucap aulia
"Udah lia. Tapi tetep gak ketemu" Jawab Kyung Mi
"Lo yang sabar ya. Sekarang kan udah malem banget mending kita lanjutin nya besok aja, sekalian lapor polisi" Ucap aulia
"Lia bener. Mending kita istirahat dulu lanjutin besok aja" Ucap Sean
"Ya udah kalo gitu. " Ucap Kyung Mi menghembuskan nafas dengan kasar
Mereka pun pulang kerumah Masing-masing untuk mengistirahatkan diri. Kyung Mi memilih untuk pulang bersama aulia dikarenakan Kyung Mi tak ingin merepotkan Sean jika harus pulang pergi. Ditambah dengan Rafa yang tertidur dengan pulas
__ADS_1
****
"Dah lo gak perlu sedih gitu, besok kita lanjutin nyari Chung ha" Ucap aulia pada Kyung Mi
Saat Ini mereka telah tiba di apart aulia,
"Hufft! Iyaa, gue mandi duluan ya" Ucap Kyung Mi, tak lupa ia juga mengisi data batrai ponselnya
Aulia mengangguk, ia pun memilih untuk membersihkan diri di kamar mandi lain. Sekaligus berendan di bathup untuk merilekskan kan pikiran. Hal yang serupa pun dilakukan oleh Kyung Mi, agar otak nya sedikit lebih rileks karna memikirkan Chung ha yang entah dimana saat ini
Brum.. Brum.. Brum.. Suara deru mobil memasuki halaman rumah yang begitu mewah
Ceklek
"Sepi amat ni rumah. Orang orang dah pada tidur? Tumben banget" Ucap Reno saat memasuki rumahnya yang sepi. Biasanya jika masih jam 10 keatas orang rumah pasti pada asik menonton televisi
"Mungkin pada kecapean" Ucap Reno menghedikan bahu acuh. Saat dirinya hendak menuju tangga tak sengaja matanya melihat ke arah sofa. Dapat dilihat ada seseorang yang tengah tertidur,
Reno yang penasaran pun mendekat. Saat diliat dengan teliti ternyata Chung ha lah yang tengah tertidur dengan posisi memeluk kue coklat yang ia buat sore tadi bersama mama jennie. Tak lupa Chung ha juga masih menggunakan seragam sekolah miliknya
"Loh Chung ha, ternyata disini" Ucap Reno geleng geleng kepala
"Loh sayang, udah pulang? Tumben banget biasa jam segini masih keluyuran" Ucap mama jennie yang baru tiba dari arah dapur
"Iya mah. Seharian ini kita pada nyariin Chung ha. Tau taunya ni anak disini" Ucap Reno melirik Chung ha
"Oh iya sayang, rian yang membawa nya kesini. Katanya si karna gak dijemput sama kakaknya, jadinya ya dibawa kesini aja sama rian" Ucap mama jennie ikut melirik Chung ha
"Kesian, pasti capek bantuin mama bikin kue. Coba kamu liat sangking enaknya kue yang mama buat dia pun tidur sambil memeluk kue" Ucap mama jennie tertawa pelan
"Rian mana mah? " Tanya Reno
"Katanya udah tidur. Dari sore tadi gak keluar dari kamar! Tolong kamu gendong Chung ha ya ren. Kesian kalo harus tidur disofa" Ucap mama jennie
Reno mengangguk. Dengan hati hati ia pun menggendong Chung ha dan membawanya ke kamar tamu. Mama jennie yang melihat itu pun menuju ke kamar nya kembali.
Setelah selesai dengan urusan Chung ha. Reno pun menuju kamarnya untuk membersihkan diri beberapa menit berlalu. Reno pun mengambil ponsel nya kemudian mengirim pesan ke aulia berupa foto. Sebelum ia keluar dari kamar Chung ha Reno mengambil satu foto yang memperlihatkan Chung ha yang terlelap dengan memeluk setoples kue
Ting
Reno❤
(Send foto)
"Gak usah khawatir lagi. Chung ha ternyata disini dari balik sekolah tadi. Kata mama dia habis bantuin bikin kue" Pesan singkat dari reno untuk aulia. Kemudian ia menyimpan kembali ponsel nya diatas nakas dan memutuskan untuk tidur
Aulia yang telah selesai dengan acara mandinya pun, memeriksa ponselnya. Dan dengan segera membuka pesan dari Reno. Terlihat foto Chung ha yang Reno kirim dan hal itu membuat aulia bernafas dengan lega
"Kyung Mi. Lo gak perlu khawatir! Chung ha ternyata dari tadi siang dirumah Reno" Ucap aulia menyodorkan ponsel nya
Kyung Mi pun mengambil ponsel aulia dan menghembuskan nafas lega " Syukur lah, kalo gini kan gue gak perlu khawatir lagi" Ucap Kyung Mi
"Iya.. Mending sekarang kita tidur" Ucap aulia
Kyung Mi mengangguk, sebelum ia tidur Kyung Mi juga mengirim kan pesan pada Sean dan memberi taukan bahwa Chung ha sudah ketemu dan lagi tertidur
Ting
Calon istri❤
(Send foto)
__ADS_1
Sean dengan segera memeriksa ponselnya dan membuka pesan singkat dari Kyung Mi
"Adek gue udah ketemu. Gue senang banget" Ucap Kyung Mi dengan emot tertawa dan juga senyum. Sean tak membalas pesan dari Kyung Mi ia hanya membaca nya saja dengan senyuman yang menghiasi wajahnya