
"Sayang hei. ayo bangun apa kau tidak ingin pulang?" Ucap Reno yang masih asik memandangi wajah cantik kekasih nya ini
"Eungh! jam berapa ini."Tanya Aulia dengan suara serak nya
"Sudah pukul 15:25 menit"
Aulia yang mendengar nya terkejut dan bangun
"Apa aku tidur selama itu?"
"Iyaa"
"Huft sudah lah ayo pulang" Ajak Aulia
Kemudian mereka berjalan menuju parkiran meninggal kan sekolah yang sudah sepi.
"Apa kamu lapar"tanya Reno teriak dibalik hlem full face nya
" Iya "jawab singkat Aulia
Reno pun membawa Aulia ke caffe terdekat memesan makanan dan minuman 20 menit berlalu, dan disini lah mereka ditaman sambil menatap langit berwarna jingga
Hening itulah yang terjadi , diantara mereka berdua hanya ada pikiran masing-masing. Reno yang sedari memandangi Aulia pun berdeham mengusir kecanggungan
"Ekhem lia"
"Ya.kenapa" Jawab Aulia yang sama sekali tidak menatap Reno
"Pertunangan lo sama bryan gimana?
" Gue ada niatan mau batalin si tapi gue lagi nyari waktu tepat aja"jawab Aulia sambil tersenyum ke arah Reno
" Ren soal janji lo gimana"?
"Janji yang mana. " Gumam Reno pura-pura lupa
"Yang lo bilang bakal bantuin gue buat cari bukti tuh si nenek lampir dan nenek gayung" Ucap Aulia ketus
Reno yang mendengar nya hanya terkekeh kecil
"Gue udah ada bukti nya. "
"Tapi gue pikir itu belum terlalu cukup gue masih perlu beberapa bukti lagi."
"Gue juga lagi ngumpulin bukti soalnya dirumah itu gue belum dapat apa apa, betewe kok lo bisa si nyari bukti tentang tu si nenek gayung. Emang ada apaan"tanya Aulia penasaran"
FLASBACK ON
"Gue yang waktu itu mau ke toilet gak sengaja dengar pembicaraan Amel dan janjian ketemu di hotel."
"Halo om."
.....
" Iya om pulang sekolah aku kesana"
.....
"Iya om aku juga rindu banget sama om"
.....
" Baiklah om bye sampai bertemu nanti."
Kemudian aku pun nelpon anak buah ku"
__ADS_1
"Halo!? Tolong lo ikutin mobil plat xxxx"
......
" Hm
Kemudian sambung terputus"
"25menit berlalu anak buah ku mengirim kan sebuah video iya iya Amel dengan seorang lelaki paruh baya".
"Tuan video yang minta sudah saya kirim email anda"
" Hm baiklah"
Reno pun segera memeriksa video tersebut, Reno tidak menyangka kalo Amel bisa melakukan hal yang menjijikkan tersebut. Amel yang Reno kenal adalah gadis lugu dan juga polos ternyata tak lebih dari seorang pelac*r.
FLASHBACK OFF
"Oh astaga ternyata selama ini hanya topeng.! " Ucap Aulia yang tak habis pikir
"Hm, baiklah ayo pulang.! " Ajak Reno
" Ayoo"
******
"Makasih udah nganterin gue, mau masuk dulu?" Tanya Aulia basa basi
"Gak usah udah malem, good night honey" Ucap Reno mencium kening Aulia
" Good night to, " Ucap Aulia malu dan segera turun dari motor karena tak ingin Reno melihat wajah nya yang sudah merah
Reno hanya terkekeh kecil kemudian melajukan motornya meninggalkan halaman rumah Atmaja, baru saja aulia nginjak kan kaki dirumah itu dan
tamparan yang cukup keras, hingga sudut bibir Aulia mengeluarkan darah, Aulia hanya diam saja ntah mengapa ia merasakan sesak didada, mungkin ini perasaan Aulia asli pikirnya.
" Dari mana kau jam segini baru pulang.! "Ucap Andrew
" Bukan urusan anda,"
"Berani sekali kau, dasar anak durhaka tidak tau diri"
" Bukan kah udah gue bilang jangan urusin hidup gue, apa peduli lo bukan kah selama ini lo gak pernah anggap gue ada ha. Dan buat kalian semua bersenang-senang lah dulu jika waktu nya tiba gue harap lo semua akan menyesal, dan mengemis maaf ke gue. Gue bersumpah cepat atau lambat, saat itu juga gue gak akan menerima maaf kalian sampai gue mati sekali pun, dan gue akan ambil hak gue yang udah kalian nikmati selama ini.! " Ucap Aulia memperingati lalu pergi dari sana
"Duaaarr"
Petir menyambar bagaikan mendengar kan sumpah Aulia tadi, dan membuat mereka semua terkejut bukan main Apa ini apa yang anak itu maksud, batin mereka semua
"Tidak ini tidak boleh terjadi, " Batin Ririn
Dikamar Aulia hanya berbaring sambil menatap langit langit kamarnya,
"Kenapa gue ngerasa kalo dia bukan adek gue" Batin kembar
"Huft gini amat hidup lo" Batin Aulia frustasi
"Kak rara"
"Hua ngaketin aja lo bisa gak si kalo datang itu ngasih tau dulu jangan asal main nongol aja" Kaget Aulia
"Hehe maaf, aku cuma mau ngasih tau ke kakak, sebenarnya aku punya perusahaan, aku mau kakak besok temui mba Dewi karena dia orang kepercayaan ku kak, nama perusahaan ku ASA grup mereka tidak tau kalo punya perusahaan sendiri, itulah sebab nya aku tidak pernah meminta uang ke papa, dan kalo kakak tidak betah berada dirumah ini Kakak bisa pindah ke apart ku di jalan xxx, disana juga ada laptop dan lengkap semua nya jadi kakak tidak susah untuk mencari bukti, dan maaf karena ku kakak harus kenapa pukulan papa" Ucap Aulia panjang lebar
"Udah gak papa. besok gue bakal temuin mba Dewi sekarang lo pergi gue ngantuk,"
Aulia asli pun pergi seraya tersenyum manis
__ADS_1
Ting)
Reno❤
(udah malem ayo tidur)
Mee
(Iya ini mau tidur)
(Ting)
Reno❤
(Yaudah besok aku jemput oke bye)
(Read)
*****
Drrrrt
Drrrrt
Drrrrt
" Halo?" Aku udah didepan rumah kamu" Ucap Reno dari sebrang telpon
"Oke." Jawab Aulia kemudian mematikan sambung telpon
Saat melewati ruang makan tak ada satupun yang menegur mereka acuh tak acuh, bagi Aulia itu tak masalah bagus lah gk ada drama pagi ini, "batin Aulia
"Ayo ren berangkat" Ucap Aulia
"Iya, sini pake hlem dulu, " Ucap Reno memakai kan hlem
Reno pun membantu Aulia naik ke atas motor, sebelum itu Reno melepas cardigan nya untuk nutupin paha Aulia agar aman dari mata mata biaya hihihi,
" Kok gak jalan ren? "Tanya Aulia
" Gak papa.! "Singkat nya
" Loh kenapa si, yang ada ntar kita telat
"Pegangan!"
"Pegangan dimana? Tanya Aulia, pasalnya motor sport kan gak ada pegangan nya" Lanjut Aulia dalam hati
Reno pun narik pergelangan tangan Aulia agar memeluk nya
"Eeh" Kaget Aulia
"Udah diem ntar kamu malah jatuh" Ucap Reno sambil tersenyum karena berhasil nyuruh Aulia buat meluk
"Kamu? Beo Aulia
"Iya panggilan nya harus aku kamu jangan lo gue lagi Oke"
"Ha? O oke.! " Gugup Aulia
Reno pun mulai mengendarai motor nya dengan kecepatan sedang, sesekali Reno mengusap tangan Aulia yang masih setia memeluk ny
Tanpa mereka sadari tiga pasang mata sedari tadi memperhatikan interaksi mereka berdua dengan tatapan mata yang sulit diartikan,
20menit berlalu sampai lah motor sport hitam dimana memang murid murid sudah ramai tentu saja mereka tau siapa yang datang, justru mereka menerka siapa gadis yang beruntung bisa dibonceng oleh Reno PRADITA dirgantara seorang most wanted dan juga anak dari pemilik sekolah ini. Setelah turun dari motor Reno pun membantu Aulia membuka hlem nya berapa terkejut nya mereka semua tak terkecuali anggota BLACK HUNTERS yang sudah tiba terlebih dahulu begitu juga fadli fadil dan bryan yang baru tiba.
__ADS_1