
"Pagi pah mah! sapa radit pada orang tuanya dan langsung mendudukan bokongnya di kursi meja makan.
"Pagi sayang!
"Pagi son! sapa kedua orang tuanya bersama'an.
"Kamu gak ke kantor son? tanya papa deny kala melihat radit yang memakai stelan kasual bukan stelan kantor.
"Mmm hari ini radit gak ke kantor dulu pah,paling sebentar lagi rey kesini ambil berkas penting! jawab radit.
"Emang nya kamu mau kemana son? tanya papa deny penasaran.
"Radit mau keluar sama lula!
"Mau kencan maksud kamu son? tanya mama widya.
"Mmm mungkin! jawab radit se'adanya.
"Loh ko mungkin sih!
"Ya mungkin gitu lah pokonya!
"Sudahlah mah,jangan terlalu kepo sama urusannya radit! ujar papa deny.
"Iishh,papa tuh yah!
"Permisi bos! ujar rey yang baru tiba.
"Oh kamu sudah datang rey? tanya papa deny.
"Iya tuan! jawab rey sopan.
"Sudah sarapan rey? kalau belum ayo sarapan bareng,kita juga baru mau sarapan! ujar mama widya.
"Tidak usah nyonya,saya sudah sarapan tadi! tolak rey sopan.
"Kamu langsung ke ruang kerja saya saja rey,sudah saya taruh di atas meja kerja saya! ucap radit.
"Baik bos,permisi! jawab rey sopan dan berjalan ke arah ruang kerja milik radit.
πππ
__ADS_1
"Bunga apa hari ini kamu tidak pemotretan nak? tanya papa anton.
"Tidak pah,hari ini bunga akan menemani mama pergi! jawab bunga.
"Pergi?
"Iya pah,bunga dan mama akan pergi bolehkan? tanya mama riska pada suaminya.
"Memangnya kalian akan pergi kemana? tanya papa anton penasaran.
"Biasalah pah,mama mau ketemu temen sekalian jalan2 gitu! jelas mama riska.
"Oh,cuma berdua? lula tidak ikut? tanya papa anton lagi.
"Mmm lula tidak mau ikut katanya iyakan nak? tanya mama riska pada lula.
"I iya pah,lula tidak mau ikut! jawab lula.
"Oh,ya sudah gapapa,papa juga gak ke kantor ko jadi kamu temenin papa di rumah yah! ujar papa anton pada lula.
"Mmm i iya pah! jawab lula.
"Iya mah! jawab papa anton.
"Kenapa kamu tidak mau ikut nak? tanya papa anton setelah kepergian mama riska dan bunga.
"Mmm gapapa ko pah,lula cuma gak mau ajah! jawab lula sembari tersenyum.
Padahal di lubuk hatinya,lula ingin sekali ikut bersama mereka,namun lula tau mereka tak ingin lula ikut dan sepertinya mustahil mereka mengajak lula juga.
πΉπΉπΉ
"Tin,tin
"Tolong buka pintunya pak! ujar radit sa'at melihat panjaga yang menghampirinya.
"Ma'af siapa yah? tanya penjaga itu pada radit.
"Saya radit kekasih nya lula! jawab radit dingin.
"Oh,ma'af tuan saya tidak tau! ucap satpam itu dan langsung membukakan pintu pagar nya.
__ADS_1
"Hmm! dehem radit dan langsung melajukan mobilnya setelah pintu gerbang terbuka.
Setelah memarkirkan mobilnya radit segera turun dan langsung menuju pintu utama untuk membunyikan bel rumah.
Ting nong,..
Tak lama setelahnya pintu pun terbuka.
Ceklek.
"Ma'af cari siapa tuan? tanya bi minah.
"Lula! ujar radit datar.
"Oh,non lula ada di dalam tuan,mari silahkan masuk dulu! ucap bi minah sambil mempersilahkan radit masuk.
"Silahkan duduk dulu tuan,biar bibi panggilkan non lula nya dulu!
"Emm,.. jawab radit.
πππ
Tok,tok,tok,..
Ceklek.
"Eh bibi,ada apa bi? tanya lula setelah pintu terbuka.
"Itu non di bawah ada yang cari non lula! jawab bi minah.
"Siapa bi? tanya lula bingung,karna selama inikan tidak ada yang mencarinya.
"Mm bibi juga gak tau non siapa,tapi yang nyari non laki laki ganteng lagi non,tapi sayang dingin cuek banget lagi! jelas bi minah.
"Laki laki? dingin? cuek? siapa? batin lula bertanya tanya siapakah.
"Ih si non,kok malah melamun disini ayo turun kasian si aa gantengnya nunggu! ujar bi minah membuyarkan lamunannya lula.
"Eh,iya bi ayo! ucap lula setelah kembali dari lamunannya.
Lula pun turun ke bawah di ikuti bi minah dari belakang menuju ruang tamu.
__ADS_1